Posts made by Sisnawati 2213053244

Nama: Sisnawati
NPM: 2213053244
Analisis vidio 2
dari vidio diatas menjelaskan terjadinya peristiwa pemboman kota hiroshima pada tanggal 6 agustus 1945 dan di kota nagasaki pada tanggal 9 agustus 1945. peristiwa ini terjadi karena penyerangan Jepang terhadap pangkalan Amerika serikat pada tanggal 7 Desember 1941. negara sekutu jajahn Jepang pun bersatu untuk bersama-sama menyerang Jepang. dan akhirnya setelah penjatuhan bom di dua kota besar di Jepang, negara Jepang menyerah. menyerahnya Jepang kepada sekutu menandakan berakhirnya perang Dunia II. lalu Indonesia tak hanya diam menyaksikan kejadian tersebut, Indonesia memanfaatnkan menyerahnya jepang untuk bisa memerdekakan diri dan keluar dari penjajahan Jepang. pada akhrinya pada tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.
Nama : Sisnawati
NPM : 2213053244
Analisis Vidio ke-1

Menurut analisis saya tentang video diatas yaitu ada ratusan warga dari desa Pegaden Tengah kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah sedang melakukan aksi unjuk rasa tentang saluran limbah dari pabrik pakaian yang langsung di buang ke sungai. Banyak warga yang merasa tidak nyaman dengan adanya pembuangan limbah pabrik ke sungai yang mengakibatkan sungai menjadi bau dan tercemar. Warga meminta kepada aparat desa untuk menutup lubang saluran pembuangan limbah yang mengalir langsung ke sungai. Ibu Khaeriyah sebagai kepala desa Pegaden Tengah itu pun langsung mendiskusikan hal tersebut dengan aparat pemerintahan yang lainnya. Hal itu pun membuat pemilik pabrik pakaian itu pun pasrah atas keinginan warga setempat. Jika saluran pembuangan limbah tidak segera ditutup maka terus menerus akan terjadinya pencemaran, selain pencemaran terhadap lingkungan itu bisa saja menjadi sebagai tempat saran terjadinya sarang penyakit. Diharapkan kepada pihak aparat pemerintahan bisa menemukan titik terang tentang kejadian ini agar tidak adanya pihak yang dirugikan sebagaimana yang telah dijelaskan dalam Pancasila dalam keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Nama Sisnawati
Npm 2213053244

Pancasila adalah dasar negara, atau prinsip dasar negara, yang mendasar dan sekaligus cinta hukum negara Indonesia, karena berakar pada pandangan dan filosofi kehidupan yang mendalam.
1. Konsep dasar nilai-nilai pancasila sebagai pengembangan ilmu pengetahuan
Nilai-nilai pancasila meliputi:
1.) nilai inti, yaitu asas yang berkaitan dalam waktu dan tempat, yang meliputi cita-cita, tujuan, dan tatanan dasar.
2.) nilai instrumental, yaitu terjemahan nilai-nilai inti menjadi orientasi hasil untuk waktu dan keadaan tertentu, termasuk politik, strategi organisasi, lembaga administrasi publik.
3.) nilai praktis memadukan identitas dan realitas ke dalam realitas sehari-hari sebagai perwujudan nilai-nilai Pancasila, agar perkembangan iptek Indonesia tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, seluruh pengembangan ilmu pengetahuan dan keilmuan. teknologi harus dilandasi nilai-nilai pancasila, nilai pancasila merupakan tanda normatif perkembangan iptek indonesia, semua pengembangan iptek harus berakar pada budaya dan ideologi bangsa indonesia.
2. Pancasila sebagai sumber nilai
dan moralitas dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi

1.) pada urutan ke-1 terwujudnya ilmu pengetahuan, yaitu yang mempertimbangkan akal antara akal dan kehendak.
2.) Urutan ke-2 yaitu menciptakan landasan moral bagi masyarakat dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
3.) Urutan ke-3 memberikan rasa nasionalisme kepada bangsa Indonesia karena sumbangsihnya, sehingga agar terjalin persaudaraan dan persahabatan antar daerah.

.) Menurut urutan ke-
, dalam pembangunan iptek yang berlandaskan kepentingan demokrasi, setiap warga negara berkewajiban mengembangkan iptek, menghormati dan menghargai kebebasan bertingkah laku orang lain dan terbuka terhadap masukan. dan kritik. dan saran.
5.) Sesuai dengan amanat kelima, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus mampu menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusia
3. Sumber sejarah, sosiologis dan politik
Pancasila sebagai dasar - nilai-nilai Pancasila.
2.) sebagai sumber sosiologi Pancasila sebagai dasar nilai-nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknis terletak pada sikap masyarakat yang peka terhadap ketuhanan dan kemanusiaan di balik peristiwa masyarakat.
3.) Sumber politik Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dilihat dalam berbagai kebijakan ketatanegaraan.
Nama sisnawati
Npm 2213053244

Ilmu pengetahuan dan teknologi adalah hasil karya manusia yang digunakan untuk membantu pekerjaan manusia dalam menghadapi kehidupan atau kepentingan yang berdampak positif atau negatif.
Pancasila pada dasarnya merupakan rancangan dan pedoman hidup bagi seluruh rakyat dan negara Indonesia.
Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Sila-sila Pancasila yang merepresentasikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah:
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa: Menyempurnakan Ilmu Penciptaan.
2. Tatanan manusia yang adil dan beradab: terciptanya landasan moral dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang beradab.
3. Ordonansi Persatuan Indonesia: Tambahan Keuniversalan dan Kebangsaan (Kemanusiaan) dalam Ordonansi Lain.

. Tatanan populis yang dipandu oleh kebijaksanaan negosiasi perwakilan: pedalaman perkembangan demokrasi ilmu pengetahuan dan teknologi.
5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia: perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus diimbangi dengan keadilan manusia
Nama Sisnawati
Npm 2213053244
Analisis jurnal
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mata kuliah pengembangan kepribadian Pancasila dalam menyikapi IPTEK. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 103 orang. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah proporsional cluster random sampling, dalam hal ini tiap kelas diambil 70% sehingga jumlah mahasiswa yang dijadikan sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 orang.
Di era globalisasi, banyak aspek-aspek yang mengalami perkembangan yang signifikan.Perkembangan yang terjadi tentunya membawa suatu kemajuan bagi segala aspek yang mendapat dampak adanya globalisasi. Sebagai proses, globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa, yaitu dimensi ruang dan waktu. Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia.
Mata Kuliah Pendidikan Pancasila merupakan pelajaran yang memberikan pedoman kepada setiap insan untuk mengkaji, menganalisis, dan memecahkan masalah-maslah pembangunan bangsa dan Negara dalam perspektif nilai-nilai dasar Pancasila sebagai ideology dan dasar Negara Republik Indonesia. Dalam pelaksanaannya Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi memunyai dasar-dasar, yaitu (Kemendikbud, 2013): (1) Dasar Filosofis; Ketika Republik Indonesia diproklamasikan pasca Perang Dunia kedua, dunia dicekam oleh pertentangan ideologi kapitalisme dengan ideologi komunisme. Kapitalisme berakar pada faham individualisme yang menjunjung tinggi kebebasan dan hak-hak individu; sementara komunisme berakar pada faham sosialisme atau kolektivisme yang lebih mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan individual. Kedua aliran ideologi ini melahirkan sistem kenegaraan yang berbeda. Pertentangan ideologi ini telah menimbulkan ‘perang dingin’ yang dampaknya terasa di seluruh dunia.
Simpulan Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara umum responden dalam penelitian ini mempunyai pengembangan kepribadian Pancasila yang baik. Hal tersebut dapat dilihat pada indikatornya hasil kuisioner dengan skor di atas 80. Menurut responden mahasiswa perlu memiliki sikap jujur dalam kehidupan sehari-hari, perlu mempunyai toleransi yang tinggi akan adanya perbedaan ras dan agama dan perlu memiliki pemahaman yang mendalam tentang pendidikan Pancasila. Untuk itu Pendidikan Pancasila penting dalam kehidupan bermasyarakat dan harus ditetapkan sejak dini.Saran Mahasiswa sebagai generasi muda sebaiknya menjaga kepribadian bangsa dalam menghadapi tantangan perkembangan Iptek, serta bisa menyeleksi pengaruh buruk kebudayaan baru, sehingga budaya yang masuk tidak merugikan dan berdampak negatif kepada bangsa Indonesia dan harus tetap berpegang teguh kepada Pancasila sebagai dasar negara sehingga perkembangan Iptek bisa membantu pembangunan dan perkembangan Negara.