Kiriman dibuat oleh Sisnawati 2213053244

Kelas 2E -> FORUM JAWABAN POST TEST

oleh Sisnawati 2213053244 -
NAMA SISNAWATI
NPM 2213053244
KELAS 2E

Jurnal ini telah menjelaskan bahwa, Identitas adalah wadah pembentukan pola pikir masyarakat yang diperlukan adanya suatu kesadaran nasional yang di perkuat dengan menanamkan gagasan nasionalisme dan pluralisme. Kesadaran nasional selanjutnya menjadi dasar dari keyakinan adanya integrasi nasional yang mampu memelihara dan mengembangkan harga diri bangsa, harkat dan martabat bangsa sebagai upaya melepaskan bangsa dari subordinasi(ketergantungan, ketertundudukan, keterhinaan) terhadap bangsa asing. Dengan demikian, integrasi nasional sebagai suatu kesadaran dan bentuk pergaulan yang menyebabkan berbagai kelompok dengan identitas masing-masing merasa dirinya sebagai satu kesatuan: bangsa Indonesia. Untuk menciptakan pergaulan dalam pembentukan integrasi nasional tersebut identitas justru berfungsi secara ganda.

Integrasi Nasional juga dapat terjadi karena terbentuknya kelompok masyarakat yang dipersatukan oleh suatu isu bersama, baik yang bersifat ideologis, ekonomis, maupun
sosial. Misalnya, kelompok pedangang kaki lima (PKL) membentuk jaringan mereka ketika menghadapi Perda yang dikeluarkan Pemda atau ketika mereka harus menghadapai operasi Satpol PP. Demi kepentingan tersebut, seorang PKL yang beretnik Minang akan bersatu dengan PKL- PKL beretnik lain. Singkat kata, integrasi pada dasarnya menyatukan lintas identitas
untuk satu kepentingan bersama.

Kelas 2E -> FORUM ANALISIS DISKUSI KELOMPOK

oleh Sisnawati 2213053244 -
Nama sisnawati
Npm 2213053244
Kelas 2E

yang pertama adalah identitas nasional dan yang kedua adalah integrasi nasional bangsa Indonesia yang kedua karena bangsa Indonesia terdiri dari banyak suku bangsa yang berbeda budaya ras, maka upaya untuk menyatukan
Integrasi Nasional adalah nilai budaya yang berkembang di dalam macam-macam aspek kehidupan bagaimana kita mengumpulkan sekumpulan dari budaya tersebut untuk menjadi satu seperti Indonesia adalah Pancasila hakekatnya Pancasila disini merupakan aktualisasi yang tercermin dalam penataan kehidupan
identitas nasional yang pertama adalah suku bangsa Indonesia terdiri dari ratusan suku bangsa dari Sabang sampai Merauke, berikutnya agama-agama ada berbagai macamnya antara Islam Hindu Budha protestan.

identitas instrumental undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 Pancasila dan lagu kebangsaan jadi dengan identitas instrumental kepulauan agama dan kepercayaan itu keadaan alam Indonesia yang awalnya agama budaya dan bahasa.
1. cinta tanah air
2.rela berkorban

kesepakatan nasional tentang faktor yaitu Pancasila dan UUD 1945 yang pertama ada heterogen karena terlalu banyaknya suku bangsa agama bahasa ini kepentingannya sendiri sehingga muncul konflik kemudian yang disebut dengan sentrisme saya lebih baik daripada suku yang lain adalah ketimpangan ketidakadilan antara satu kelompok masyarakat dengan masyarakat yang lain

asimilasi asimilasi itu adalah pembauran kebudayaan kebudayaan asli makanya ada yang disebut dengan budaya nasional kalau bisa kan presiden kita keluar negeri maka dia bangun budaya.
Kemudian yang kedua adalah bentuk integrasi nasional akulturasi itu penerimaan sebagian unsur-unsur Asing Tanpa menghilangkan kebudayaan aslinya

definisi integrasi menurut myron weiner. Bagaimana caranya menyatukan kelompok budaya masyarakat?
Pembentukan wewenang kekuasaan jadi dengan adanya kekuasaan setelah itu mampu menyatukan masyarakat tersebut kemudian menghubungkan pemerintah dan yang diperintahkan untuk melayani masyarakat yang diperintahkan berupaya untuk memberikan kontribusi kepada pemerintah yang disahkan yang diperintahkan memberikan pajak membayar pajak yang memerintah tentunya harus melayani yang diprint kan dengan baik kemudian konsensus.

Kelas 2E -> FORUM JAWABAN POST TEST

oleh Sisnawati 2213053244 -
Nama sisnawati
Npm 2213053244
Kelas 2E
Analisis jurnal

Identitas bangsa
Identitas masa dan ruang mempunyai
makna penting dalam permasalahan
kebudayaan. Bagi sebuah negara modern
seperti Indonesia ,Multikulturalisme dapat dimaknai sebagai sebuah kepercayaan yang menyatakan bahwa kelompok-kelompok etnik atau budaya (ethnic and cultural groups) dapat hidup berdampingan secara damai dalam prinsip coexistence yang ditandai oleh kesediaan
menghormati budaya lain.

KERANGKA KONSEPSUAL DAN
TEORETIK
Kebudayaan tradisional menjadi mitos
sebagai sosok kebudayaan yang arif. Mitos itu
sesungguhnya mengusung kelestarian dan
jagadhita. Namun secara realitas di tengahtengah gelombang perubahan akibat
kapitalisme, modernisme, dan globalisme,
konflik antar budaya tradisional dan budaya
modern tidak dapat dihindarkan walaupun
sinergi dan adaptasi unsur tradisional dengan
unsur modern merupakan fakta kultural yang
tidak terbantahkan.

KEARIFAM LOKAL SEBAGAI
PEREKAT IDENTITAS BANGSA
Huntington (2003:5-11) meramalkan
bahwa masa depan politik dunia akan
semakin mengarah kepada benturan antar
kebudayaan.