Nama : Fadhila Cahya Ningtyas
Npm : 2213053271
Kelas : 3G
Analisis Jurnal 1
Identitas Jurnal
Judul Jurnal "Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Siswa di SD Negeri Lampeuneurut"
Penulis: Ruslan, Rosma Elly, Nurul Ain
Volume, Nomor dan Halaman: Vol. 01, No. 01, Hal 68-77
Tahun : Agustus 2016
Kata kunci: Penanaman, Nilai-nilai moral.
Abstrak
Abstrak jurnal ini membahas tentang penanaman nilai-nilai moral pada siswa di SD Negeri Lampeuneurut dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Penelitian ini melibatkan wawancara dengan 10 orang guru kelas dan observasi non-partisipasi. Temuan dari penelitian ini mencakup guru yang menyisipkan 10 nilai moral ke dalam mata pelajaran mereka, siswa yang umumnya jujur kepada guru, hubungan positif antara siswa, serta praktik memperdalam ilmu agama di sekolah dan tempat pengajian. Penelitian menyimpulkan bahwa penanaman nilai-nilai moral di SD Negeri Lampeuneurut telah berjalan baik, walaupun ada beberapa guru yang belum sepenuhnya paham nilai-nilai yang harus ditanamkan. Dalam keseluruhan, siswa memiliki tingkah laku yang baik berkat penanaman nilai-nilai moral.
A.Pendahuluan jurnal ini membahas tentang pentingnya penanaman nilai-nilai moral di Indonesia, terutama dalam mengatasi kemerosotan moral yang melibatkan kejujuran, kebenaran, dan keadilan. Kemerosotan moral generasi muda menjadi perhatian utama, dan penelitian ini fokus pada penanaman nilai moral sejak dini. Pendidikan moral dianggap sebagai pendekatan utama dalam penanaman nilai moral pada anak. Lingkungan dan individu yang membentuk anak memiliki peran besar dalam pembentukan karakter mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai moral ditanamkan pada siswa di SD Negeri Lampeuneurut. Penelitian ini merinci bahwa kebanyakan guru di SD Negeri Lampeuneurut belum sepenuhnya menyadari dan menerapkan penanaman nilai-nilai moral, karena mereka tidak memiliki pandangan yang jelas tentang nilai-nilai moral yang harus diajarkan. Hal ini merupakan rumusan masalah dalam penelitian ini. Dalam penanaman nilai-nilai moral, nilai-nilai seperti religiusitas, sosialitas, gender, keadilan, demokrasi, kejujuran, kemandirian, daya juang, tanggung jawab, dan penghargaan terhadap lingkungan alam dianggap penting. Penanaman nilai-nilai moral diharapkan dapat membentuk generasi muda yang memiliki moral yang baik dan mencegah kemerosotan moral di masa depan.
Metode Penelitian
Jurnal ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk menjelajahi penanaman nilai-nilai moral di SD Negeri Lampeuneurut. Poin penting tentang metode penelitian meliputi pendekatan kualitatif yang memungkinkan pemahaman mendalam, lokasi penelitian yang relevan, pemilihan subjek guru dengan teknik purposive sampling, penggunaan observasi dan wawancara dalam pengumpulan data, serta analisis data kualitatif yang membantu mengorganisasi temuan penelitian. Metode ini memungkinkan pemahaman yang mendalam tentang proses penanaman nilai-nilai moral di sekolah dasar oleh guru.
Hasil dan Pembahasan
Hasil penelitian dan pembahasan dalam jurnal ini membahas penanaman nilai-nilai moral pada siswa di SD Negeri Lampeuneurut. Dalam penelitian ini, ditemukan beberapa aspek penting:
Pertama, guru-guru di sekolah tersebut mendorong siswa untuk mendalami ilmu agama, tidak hanya dalam pelajaran di sekolah, tetapi juga melalui kegiatan di luar seperti pengajian dan TPA. Ini sesuai dengan pentingnya pendidikan agama dalam membentuk moral siswa. Kedua, tingkah laku siswa yang beragam, termasuk perilaku nakal, dianggap sebagai peluang untuk mendidik mereka agar bertingkah laku lebih baik, mencerminkan pendekatan pembimbingan dalam pendidikan moral. Ketiga, penanaman nilai-nilai moral dilakukan melalui berbagai cara, termasuk integrasi nilai-nilai moral dalam mata pelajaran, memberikan nasihat, memberikan contoh, dan mendorong penghargaan terhadap perbedaan pendapat. Keempat, pentingnya nilai-nilai seperti kejujuran dan tanggung jawab yang ditanamkan pada siswa, serta kesadaran mereka tentang konsekuensinya. Kelima, penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru telah berhasil menanamkan beragam nilai moral, termasuk nilai agama, kejujuran, kemandirian, tanggung jawab, dan menghargai perbedaan. Ini sejalan dengan pandangan bahwa pendidikan moral harus mencakup berbagai aspek nilai-nilai moral. Terakhir, penelitian ini menyoroti perlunya pelatihan dan pemahaman yang lebih baik tentang pendidikan moral di kalangan guru yang mungkin belum sepenuhnya sadar akan nilai-nilai moral yang perlu ditanamkan.
Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya pendidikan moral yang berkelanjutan di dalam dan di luar kelas dalam membentuk karakter siswa di sekolah dasar.
Kesimpulan
Berdasarkan temuan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa guru-guru di SD Negeri Lampeuneurut telah berhasil menanamkan sepuluh nilai moral yang mencakup nilai religius, sosialitas, gender, keadilan, demokrasi, kejujuran, kemandirian, daya juang, tanggungjawab, dan penghargaan terhadap lingkungan. Cara yang digunakan untuk penanaman nilai-nilai ini melibatkan penyisipan nilai-nilai tersebut ke dalam semua mata pelajaran yang diajarkan, serta melalui lingkungan sekolah dan kerjasama dengan orang tua siswa. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa siswa di SD Negeri Lampeuneurut memiliki perilaku yang baik, yang sebagian besar dapat dihubungkan dengan pemahaman nilai-nilai moral yang mereka miliki, yang kemudian memudahkan guru dalam mengembangkan dan melanjutkannya.
Npm : 2213053271
Kelas : 3G
Analisis Jurnal 1
Identitas Jurnal
Judul Jurnal "Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Siswa di SD Negeri Lampeuneurut"
Penulis: Ruslan, Rosma Elly, Nurul Ain
Volume, Nomor dan Halaman: Vol. 01, No. 01, Hal 68-77
Tahun : Agustus 2016
Kata kunci: Penanaman, Nilai-nilai moral.
Abstrak
Abstrak jurnal ini membahas tentang penanaman nilai-nilai moral pada siswa di SD Negeri Lampeuneurut dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Penelitian ini melibatkan wawancara dengan 10 orang guru kelas dan observasi non-partisipasi. Temuan dari penelitian ini mencakup guru yang menyisipkan 10 nilai moral ke dalam mata pelajaran mereka, siswa yang umumnya jujur kepada guru, hubungan positif antara siswa, serta praktik memperdalam ilmu agama di sekolah dan tempat pengajian. Penelitian menyimpulkan bahwa penanaman nilai-nilai moral di SD Negeri Lampeuneurut telah berjalan baik, walaupun ada beberapa guru yang belum sepenuhnya paham nilai-nilai yang harus ditanamkan. Dalam keseluruhan, siswa memiliki tingkah laku yang baik berkat penanaman nilai-nilai moral.
A.Pendahuluan jurnal ini membahas tentang pentingnya penanaman nilai-nilai moral di Indonesia, terutama dalam mengatasi kemerosotan moral yang melibatkan kejujuran, kebenaran, dan keadilan. Kemerosotan moral generasi muda menjadi perhatian utama, dan penelitian ini fokus pada penanaman nilai moral sejak dini. Pendidikan moral dianggap sebagai pendekatan utama dalam penanaman nilai moral pada anak. Lingkungan dan individu yang membentuk anak memiliki peran besar dalam pembentukan karakter mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai moral ditanamkan pada siswa di SD Negeri Lampeuneurut. Penelitian ini merinci bahwa kebanyakan guru di SD Negeri Lampeuneurut belum sepenuhnya menyadari dan menerapkan penanaman nilai-nilai moral, karena mereka tidak memiliki pandangan yang jelas tentang nilai-nilai moral yang harus diajarkan. Hal ini merupakan rumusan masalah dalam penelitian ini. Dalam penanaman nilai-nilai moral, nilai-nilai seperti religiusitas, sosialitas, gender, keadilan, demokrasi, kejujuran, kemandirian, daya juang, tanggung jawab, dan penghargaan terhadap lingkungan alam dianggap penting. Penanaman nilai-nilai moral diharapkan dapat membentuk generasi muda yang memiliki moral yang baik dan mencegah kemerosotan moral di masa depan.
Metode Penelitian
Jurnal ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk menjelajahi penanaman nilai-nilai moral di SD Negeri Lampeuneurut. Poin penting tentang metode penelitian meliputi pendekatan kualitatif yang memungkinkan pemahaman mendalam, lokasi penelitian yang relevan, pemilihan subjek guru dengan teknik purposive sampling, penggunaan observasi dan wawancara dalam pengumpulan data, serta analisis data kualitatif yang membantu mengorganisasi temuan penelitian. Metode ini memungkinkan pemahaman yang mendalam tentang proses penanaman nilai-nilai moral di sekolah dasar oleh guru.
Hasil dan Pembahasan
Hasil penelitian dan pembahasan dalam jurnal ini membahas penanaman nilai-nilai moral pada siswa di SD Negeri Lampeuneurut. Dalam penelitian ini, ditemukan beberapa aspek penting:
Pertama, guru-guru di sekolah tersebut mendorong siswa untuk mendalami ilmu agama, tidak hanya dalam pelajaran di sekolah, tetapi juga melalui kegiatan di luar seperti pengajian dan TPA. Ini sesuai dengan pentingnya pendidikan agama dalam membentuk moral siswa. Kedua, tingkah laku siswa yang beragam, termasuk perilaku nakal, dianggap sebagai peluang untuk mendidik mereka agar bertingkah laku lebih baik, mencerminkan pendekatan pembimbingan dalam pendidikan moral. Ketiga, penanaman nilai-nilai moral dilakukan melalui berbagai cara, termasuk integrasi nilai-nilai moral dalam mata pelajaran, memberikan nasihat, memberikan contoh, dan mendorong penghargaan terhadap perbedaan pendapat. Keempat, pentingnya nilai-nilai seperti kejujuran dan tanggung jawab yang ditanamkan pada siswa, serta kesadaran mereka tentang konsekuensinya. Kelima, penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru telah berhasil menanamkan beragam nilai moral, termasuk nilai agama, kejujuran, kemandirian, tanggung jawab, dan menghargai perbedaan. Ini sejalan dengan pandangan bahwa pendidikan moral harus mencakup berbagai aspek nilai-nilai moral. Terakhir, penelitian ini menyoroti perlunya pelatihan dan pemahaman yang lebih baik tentang pendidikan moral di kalangan guru yang mungkin belum sepenuhnya sadar akan nilai-nilai moral yang perlu ditanamkan.
Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya pendidikan moral yang berkelanjutan di dalam dan di luar kelas dalam membentuk karakter siswa di sekolah dasar.
Kesimpulan
Berdasarkan temuan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa guru-guru di SD Negeri Lampeuneurut telah berhasil menanamkan sepuluh nilai moral yang mencakup nilai religius, sosialitas, gender, keadilan, demokrasi, kejujuran, kemandirian, daya juang, tanggungjawab, dan penghargaan terhadap lingkungan. Cara yang digunakan untuk penanaman nilai-nilai ini melibatkan penyisipan nilai-nilai tersebut ke dalam semua mata pelajaran yang diajarkan, serta melalui lingkungan sekolah dan kerjasama dengan orang tua siswa. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa siswa di SD Negeri Lampeuneurut memiliki perilaku yang baik, yang sebagian besar dapat dihubungkan dengan pemahaman nilai-nilai moral yang mereka miliki, yang kemudian memudahkan guru dalam mengembangkan dan melanjutkannya.