Analisis Jurnal 2
Nama : Fadhila Cahya Ningtyas
NPM : 2213053271
Kelas : 3G
Identitas Jurnal
Judul : Pendapat Tentang Moral di Zaman Now
Vol, no, tahun, halaman : Volume 1, Nomor 2, tahun 2015, halaman 54-56
Penulis : Ni Komang Rani Pradnyani
Korespondensi : rani.pradnyani@gmail.com
Abstrak
Abstrak pada jurnal ini membahas konsep moral sebagai adat istiadat dan aturan kesusilaan yang diukur melalui nilai-nilai, etika, atau kesusilaan sesuai dengan norma atau kebenaran. Untuk mencegah penurunan moral, penanaman internalisasi melalui pendidikan kewarganegaraan atau pendidikan pancasila, serta pendidikan karakter dianggap perlu. Solusi untuk meningkatkan moralitas mencakup peran tripusat yang bersifat informal, seperti keluarga dan masyarakat. Dalam konteks keluarga, pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak dengan baik dan benar menjadi sorotan. Juga, disarankan agar moralitas yang diupayakan untuk masa depan dapat mengedepankan nilai-nilai moral, terutama nilai-nilai pancasila, sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia yang menjadi tolok ukur dalam kehidupan masyarakat.
Kata kunci : Moral, Nilai-Nilai Etika, Kesusilaan
Pendahuluan
Pendahuluan jurnal ini menjelaskan perubahan sosial di Indonesia, yang dulunya dikenal sebagai negara ramah dengan masyarakat yang beretika dan sopan santun. Pergaulan yang mengutamakan tata krama dan hubungan antar-generasi terlihat melunak seiring perkembangan teknologi informasi yang cepat. Kemajuan informasi memberikan dampak bagi remaja dengan menyediakan berbagai media dan aplikasi yang sangat membantu. Namun, dampak negatif juga terlihat, khususnya bagi remaja yang lebih intensif menggunakan media tersebut, dengan munculnya penyimpangan mor seperti tawuran di kalangan generasi muda. Hilangnya moral remaja menjadi perhatian, dianggap sebagai ancaman terhadap bangsa.
Metode penelitian
Penelitian dalam jurnal ini mencoba menggali permasalahan yang ada melalui wawancara sebagai metode pengumpulan data dan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menyelidiki pemahaman moral, situasi moral masyarakat saat ini, dan solusinya dalam meningkatkan moral di kalangan masyarakat.
Hasil dan Pembahasan
Didalam hasil dan pembahasan pada jurnal ini dijelaskan bahwa moral merupakan karakter atau nilai yang melekat pada setiap individu, dilihat sebagai keunggulan manusia yang mencakup aspek cipta, rasa, dan krasa. Tolak ukur dalam berprilaku bermoral diukur melalui nilai-nilai, etika, atau kesusilaan, yang mendasarkan pada nilai-nilai kebangkitan dan membentuk karakter seseorang atau warga negara. Pentingnya pengaruh tripusat informal, seperti keluarga dan masyarakat, terutama dalam mendidik anak dengan baik dan benar, disoroti sebagai cara untuk menanamkan nilai-nilai agama, sopan santun, dan tanggung jawab sejak dini. Moralitas yang mengedepankan nilai-nilai pancasila dianggap sebagai tolak ukur kehidupan masyarakat Indonesia, dan sebagai warga negara, penting untuk mengembangkan nilai-nilai pancasila yang berlandaskan keadilan. Selain itu, moral disamakan dengan aturan kesusilaan dan norma kelakuan yang baik, dengan pandangan bahwa nilai-nilai pancasila dapat mengatasi degradasi moral dengan merujuk pada spiritualitas dan konsensus bersama dalam masyarakat. Meskipun "moral" mungkin bersifat abstrak dan tidak standarisasi, penggambaran spiritualitas dihubungkan dengan aturan kesusilaan yang mengarah pada perilaku yang baik.
Saran dan Kesimpulan
Moral merupakan adat istiadat dan aturan kesusilaan, dengan tolak ukur berprilaku bermoral yang sesuai dengan nilai-nilai, etika, atau kesusilaan yang berlandaskan pada nilai-nilai kaidah atau kebenaran. Pencegahan penurunan moral dapat dilakukan melalui penanaman internalisasi, seperti pendidikan kewarganegaraan, pendidikan pancasila, dan pendidikan karakter. Solusi untuk meningkatkan moralitas mencakup peran tripusat informal, terutama keluarga dan masyarakat, dengan penekanan pada peran positif orang tua dalam mendidik anak secara baik dan benar. Selain itu, sangat penting untuk mengedepankan moralitas yang mengedepankan nilai-nilai pancasila untuk masa depan, karena pamcasila merupakan pandangan hidup bangsa yang dapat menjadi tolak ukur dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai saran, jurnal ini menekankan perlunya membangun moralitas yang mengutamakan nilai-nilai pancasila melalui pendekatan pendidikan dan peran keluarga serta masyarakat.
Nama : Fadhila Cahya Ningtyas
NPM : 2213053271
Kelas : 3G
Identitas Jurnal
Judul : Pendapat Tentang Moral di Zaman Now
Vol, no, tahun, halaman : Volume 1, Nomor 2, tahun 2015, halaman 54-56
Penulis : Ni Komang Rani Pradnyani
Korespondensi : rani.pradnyani@gmail.com
Abstrak
Abstrak pada jurnal ini membahas konsep moral sebagai adat istiadat dan aturan kesusilaan yang diukur melalui nilai-nilai, etika, atau kesusilaan sesuai dengan norma atau kebenaran. Untuk mencegah penurunan moral, penanaman internalisasi melalui pendidikan kewarganegaraan atau pendidikan pancasila, serta pendidikan karakter dianggap perlu. Solusi untuk meningkatkan moralitas mencakup peran tripusat yang bersifat informal, seperti keluarga dan masyarakat. Dalam konteks keluarga, pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak dengan baik dan benar menjadi sorotan. Juga, disarankan agar moralitas yang diupayakan untuk masa depan dapat mengedepankan nilai-nilai moral, terutama nilai-nilai pancasila, sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia yang menjadi tolok ukur dalam kehidupan masyarakat.
Kata kunci : Moral, Nilai-Nilai Etika, Kesusilaan
Pendahuluan
Pendahuluan jurnal ini menjelaskan perubahan sosial di Indonesia, yang dulunya dikenal sebagai negara ramah dengan masyarakat yang beretika dan sopan santun. Pergaulan yang mengutamakan tata krama dan hubungan antar-generasi terlihat melunak seiring perkembangan teknologi informasi yang cepat. Kemajuan informasi memberikan dampak bagi remaja dengan menyediakan berbagai media dan aplikasi yang sangat membantu. Namun, dampak negatif juga terlihat, khususnya bagi remaja yang lebih intensif menggunakan media tersebut, dengan munculnya penyimpangan mor seperti tawuran di kalangan generasi muda. Hilangnya moral remaja menjadi perhatian, dianggap sebagai ancaman terhadap bangsa.
Metode penelitian
Penelitian dalam jurnal ini mencoba menggali permasalahan yang ada melalui wawancara sebagai metode pengumpulan data dan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menyelidiki pemahaman moral, situasi moral masyarakat saat ini, dan solusinya dalam meningkatkan moral di kalangan masyarakat.
Hasil dan Pembahasan
Didalam hasil dan pembahasan pada jurnal ini dijelaskan bahwa moral merupakan karakter atau nilai yang melekat pada setiap individu, dilihat sebagai keunggulan manusia yang mencakup aspek cipta, rasa, dan krasa. Tolak ukur dalam berprilaku bermoral diukur melalui nilai-nilai, etika, atau kesusilaan, yang mendasarkan pada nilai-nilai kebangkitan dan membentuk karakter seseorang atau warga negara. Pentingnya pengaruh tripusat informal, seperti keluarga dan masyarakat, terutama dalam mendidik anak dengan baik dan benar, disoroti sebagai cara untuk menanamkan nilai-nilai agama, sopan santun, dan tanggung jawab sejak dini. Moralitas yang mengedepankan nilai-nilai pancasila dianggap sebagai tolak ukur kehidupan masyarakat Indonesia, dan sebagai warga negara, penting untuk mengembangkan nilai-nilai pancasila yang berlandaskan keadilan. Selain itu, moral disamakan dengan aturan kesusilaan dan norma kelakuan yang baik, dengan pandangan bahwa nilai-nilai pancasila dapat mengatasi degradasi moral dengan merujuk pada spiritualitas dan konsensus bersama dalam masyarakat. Meskipun "moral" mungkin bersifat abstrak dan tidak standarisasi, penggambaran spiritualitas dihubungkan dengan aturan kesusilaan yang mengarah pada perilaku yang baik.
Saran dan Kesimpulan
Moral merupakan adat istiadat dan aturan kesusilaan, dengan tolak ukur berprilaku bermoral yang sesuai dengan nilai-nilai, etika, atau kesusilaan yang berlandaskan pada nilai-nilai kaidah atau kebenaran. Pencegahan penurunan moral dapat dilakukan melalui penanaman internalisasi, seperti pendidikan kewarganegaraan, pendidikan pancasila, dan pendidikan karakter. Solusi untuk meningkatkan moralitas mencakup peran tripusat informal, terutama keluarga dan masyarakat, dengan penekanan pada peran positif orang tua dalam mendidik anak secara baik dan benar. Selain itu, sangat penting untuk mengedepankan moralitas yang mengedepankan nilai-nilai pancasila untuk masa depan, karena pamcasila merupakan pandangan hidup bangsa yang dapat menjadi tolak ukur dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai saran, jurnal ini menekankan perlunya membangun moralitas yang mengutamakan nilai-nilai pancasila melalui pendekatan pendidikan dan peran keluarga serta masyarakat.