གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Fadhila Cahya Ningtyas 2213053271

Analisis Video 4
Nama : Fadhila Cahya Ningtyas
NPM : 2213053271
Kelas : 3G

"Stand Up Komedi : Bagaimana Cara Menjadi Anak Baik"

Dari stand up comedy yang disampaikan dalam video tersebut berisikan bahwa pendidikan moral di Indonesia seringkali salah sasaran. Memang saat ini terjadi penurunan moral yang nyata ini disebabkan oleh pengaruh teknologi. Seharusnya pendidikan moral yang ditempuh oleh anak-anak dapat disesuaikan dengan realita dan kenyataan mereka dalam menjalani kehidupan sehingga mereka dapat benar-benar memahami bagaimana sikap dan moral yang baik tidak hanya dari teks saja. Pendidik harus bisa mencontohkan secara nyata dari mulai hal-hal kecil dibiasakan kepada mereka, terutama hal-hal yang sering dilakukan sehingga anak-anak tidak salah dalam menafsirkan materi atau pembelajaran yang disampaikan.
Analisis Video 3
Nama : Fadhila Cahya Ningtyas
NPM : 2213053271
Kelas : 3G

"Masalah Lingkungan dalam Kajian Etika dan Moral"

Masalah yang terjadi di lingkungan memiliki kaitan erat dengan etika manusia karena manusia sering lupa untuk memperlakukan alam dengan baik. Contoh dari masalah lingkungan yang diakibatkan karena kurang tanggung jawab manusia diantaranya penyusutan sumber daya alam, pencemaran atau polusi lingkungan, serta bisnis dan konservasi sumber daya alam.

- Penyusutan SDA
Sumber daya alam meliputi sumber daya lahan, hutan, air, dan mineral. Apabila sumber daya alam dieksploitasi maka akan menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.

- Polusi/Pencemaran
Atau pencemaran dapat meliputi udara tanah air suara, limbah, radiasi, dan teknologi.

- Bisnis dan Konservasi SDA
Konser konservasi merupakan segenap proses pengelolaan suatu tempat agar makna cultural yang dikandungnya ini terpelihara dengan baik (Piagam Burra, 1981).
Menurut UU No 24 Tahun 1992
-Kegiatan konservasi selalu berhubungan dengan suatu kawasan dengan fungsi utama lindung atau fungsi utama budidaya.
- kawasan indo merupakan kawasan yang ditetapkan dengan fungsi utama melindungi kelestarian LH atau kematian pembangunan berkelanjutan sedangkan kawasan budidaya merupakan kawasan yang ditetapkan dengan fungsi utama untuk dibudidayakan atas dasar kondisi dan potensi SDA.

Adapun sifat sumber daya alam di Indonesia yang pertama penyebaran yang tidak merata serta yang kedua yaitu ketergantungan antara SDA.

Tujuan konservasi sumber daya alam diantaranya yaitu untuk memelihara proses ekologi yang penting dan sistem penyangga kehidupan, menjamin keanekaragaman genetik, dan pelestarian pemanfaatan jenis dan ekosistem.

Peranan Kawasan Konservasi
1. Penyelamat usaha pembangunan dan hasil pembangunan.
2. Sebagai pengembangan ilmu pendidikan
3. Pengembangan pariwisata alam dan peningkatan devisa
4. Pendukung pembangunan di bidang pertanian
5. Keseimbangan lingkungan alam
6. Bermanfaat bagi manusia

Fakta Etika Lingkungan
- Perumusan kebijakan masih terfokus ada unrenewable research
- Kewajiban pada lingkungan adalah mengenai keberlanjutan hidup manusia
- UU lingkungan hidup adalah yang paling sulit diterapkan di Indonesia.

Adapun masalah lingkungan yang terjadi seperti erosi, penurunan keanekaragaman hayati, dan kehilangan sumber plasma nutfah. Illegal fishing juga merupakan tindakan yang merusak lingkungan. Selain illegasi yang pembuahan limbah B3 juga berdampak sangat besar merusak lingkungan.
Analisis Video 2
Nama : Fadhila Cahya Ningtyas
NPM : 2213053271
Kelas : 3G

"Pengaruh Lingkungan Terhadap Pendidikan Moral"

Kemajuan teknologi menjadi faktor utama terjadinya kemerosotan moral khususnya pada generasi muda di Indonesia. Pendidikan moral memegang peranan penting dalam mengatasi kemerosotan moral yang terjadi ini. Kata moral mengacu pada baik buruknya tingkah laku manusia sehingga bidang moral merupakan bidang yang mengacu pada kebaikan manusia. Pendidikan moral didapatkan disekolah dan juga dirumah dari orang tua. Adapun faktor yang mempengaruhi kemerosotan moral pada generasi muda diantaranya adalah
1. Kurangnya pendidikan moral dri lingkungan keluarga atau orang tua
2. Pengaruh kemajuan globalisasi
3. Kurangnya peranan dari agama dan dari dalam diri manusia itu sendiri.
Maka dari itu untuk membangun kualitas anak anak bangsa agar memiliki moral yang baik tidak bisa hanya dengan memberikan penyuluhan. Pemerintah dan masyarakat harus turun tangan membenahi lingkungan yang tidak layak untuk tumbuh kembang moral individu. Pendidikan moral harus didapatkan dari anak anak hingga dewasa. Di dunia perkuliahan, mahasiswa mendapatkan pendidikan moral melalui mata kuliah pendidikan moral yang wajib ditempuh diseluruh seluruh jurusan. Apabila pendidikan moral berhasil memperbaiki prilaku anak bangsa maka akan tercipta kehidupan yang damai sejahtera di negeri ini.
Analisis Video 1
Nama : Fadhila Cahya Ningtyas
NPM : 2213053271

"Refleksi Moral Hidup Dalam Kehidupan Manusia Bedampak Bagi Sekitar Kita"

Dari video tersebut dapat disimpilkan bahwa perbuatan baik memiliki dampak yang baik pula dalam kehidupan sekitar kita. Perbuatan baik dapat dilakukan kepada siapa saja tanpa memandang ras,bahasa,dan suku. Berbuat baik juga tidak hanya kepada sesama manusia melainkan kepada lingkungan dan juga hewan. Dengan berbuat baik terhadap sesama manusia, hewan, dan lingkungan, kita dapat menyadari bahwa kebaikan itu seperti lingkaran yang terus berputar. Tindakan kecil dari satu individu dapat memicu perubahan besar dan menginspirasi orang lain untuk ikut serta dalam menciptakan dunia yang lebih baik.
Nama : Fadhila Cahya Ningtyas
NPM : 2213053271
Kelas : 3G


Terdapat 8 fungsi keluarga dalam menanamkan moral pada anak anak dirumah diantaranya :

1. Fungsi Agama
Fungsi agama pada keluarga ialah fungsi keluarga yang menitikberatkan pada pengembangan nilai-nilai keagamaan dan spiritual yang mencakup praktik ibadah, moral, dan etika anak dalam kehidupan sehari-hari. Adapun nilai-nilai yang terkandung dalam fungsi agama diantaranya keimanan, ketakwaan, kejujuran, bersyukur, kepedulian, ketaatan, kesalehan, dan masih banyak lagi. Contoh dijalankannya fungsi agama di keluarga ialah keluarga bersama-sama menjalankan ibadah, mengajarkan anak anak untuk berdoa, dan mengajarkan anak-anak untuk selalu bersyukur misalnya bersyukur dengan apa yang dimakan pada hari ini.

2. Fungsi Sosial Budaya
Fungsi sosial budaya merupakan fungsi keluarga yang mengajarkan norma dan nilai-nilai sosial serta budaya kepada anak-anak seperti gotong royong, sopan santun, dan kebersamaan. Dalam fungsi ini orang tua dapat mendorong partisipasi anak dalam kegiatan gotong royong dan mengajarkan toleransi serta kebersamaan dalam berbagai kegiatan keluarga dan masyarakat.

3. Fungsi Cinta Kasih
Fungsi cinta kasih dalam keluarga merupakan fungsi yang berfokus pada pengembangan hubungan emosional dan pemberian kasih sayang antara anggota keluarga. Di dalam fungsi ini tergantung nilai-nilai seperti empati, keakraban, keadilan, kesetiaan, pengorbanan, serta tolong-menolong. Fantasikan fungsi ini keluarga dapat menunjukkan kasih sayang dan kesetiaan antar anggota keluarga, juga mengajarkan pada anak untuk menjadi empatik, pemaaf, dan memperdulikan keluarga serta orang lain.

4. Fungsi Perlindungan
Fungsi perlindungan dalam keluarga memiliki tujuan untuk memberikan perlindungan fisik dan emosional yang mencakup penerimaan, dukungan, dan ketabahan untuk menghadapi tantangan hidup. Dalam fungsi ini keluarga dapat memberikan dukungan moral saat anak mengalami kesulitan, mengajarkan ketabahan pada anak, serta menciptakan lingkungan yang aman untuk berekspresi.

5. Fungsi Reproduksi
Fungsi reproduksi merupakan fungsi keluarga yang terkait dengan kelangsungan hidup dan pertumbuhan generasi baru. Dalam fungsi ini mencakup nilai-nilai tanggung jawab, kesehatan, dan keteguhan. Keluarga dalam menjalankan fungsi ini dapat memberikan pemahaman tentang tanggung jawab dalam hubungan kepada anak, mengajarkan pentingnya kesehatan reproduksi, dan memimpin anak agar memiliki keteguhan saat mengambil keputusan.

6. Fungsi Sosialisasi dan Pendidikan
Fungsi sosialisasi dan pendidikan merupakan fungsi dalam keluarga yang berperan untuk membentuk kepribadian dan perilaku anak yang mencakup nilai-nilai seperti percaya diri, keluwesan, kebanggaan, kerajinan, kreativitas, dan bertanggung jawab. Contohnya ialah keluarga mendorong percaya diri anak dan membebaskan mereka dalam berekspresi. Selain itu juga orang tua harus mendukung kreativitas serta tanggung jawab dalam belajar.

7. Fungsi Ekonomi
Fungsi ekonomi merupakan fungsi keluarga yang terkait dengan pengelolaan sumber daya ekonomi dalam keluarga. Dalam fungsi ini terdapat nilai-nilai seperti hemat, ketelitian, disiplin, kepedulian, dan keuletan. Dalam menjalankan fungsi ini orang tua dapat mengajarkan nilai-nilai ekonomi seperti hemat dalam berbelanja pada anak serta disiplin dalam pengelolaan keuangan keluarga.

8. Fungsi Pemeliharaan Lingkungan
Fungsi pemeliharaan lingkungan dalam keluarga merupakan fungsi yang berfokus pada kepedulian terhadap lingkungan sekitar, melibatkan praktik kebersihan, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam menjaga kelestarian lingkungan tempat tinggal. Keluarga harus bisa mengajarkan kepedulian terhadap kebersihan dan kedisiplinan dalam menjaga lingkungan seperti membuang sampah pada tempatnya. Selain itu orang tua juga dapat mengajarkan anak untuk merawat tanaman yang ada di rumah atau di lingkungan.