Kiriman dibuat oleh Brigita Theoananta Putri P 2213053131

Terimakasih Annisya

Izin menjawab
Menurut kelompok kami teknologi dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam asesmen. Seperti halnya teknologi membantu pendidik dalam pembuatan soal yang lebih variatif, tidak hanya soal pilihan ganda, tetapi juga soal essay, matching, drag-and-drop, dan lain-lain. Ini membuat asesmen menjadi lebih menarik dan mengukur berbagai kemampuan siswa secara komprehensif. Dengan menggunakan teknologi , penilaian juga menjadi lebih objektif. Teknologi juga dapat digunakan untuk menyesuaikan tingkat kesulitan soal dengan kemampuan masing-masing siswa.  Selain itu teknologi dapat mengumpulkan data yang lebih lengkap tentang proses belajar siswa, seperti waktu yang dihabiskan untuk mengerjakan soal, jenis kesalahan yang sering dilakukan, dan sebagainya. 

Asesmen berbasis literasi menuntut siswa untuk tidak hanya memahami teks, tetapi juga menganalisis, mengevaluasi, dan menyintesis informasi dari berbagai sumber. Penggunaan teknologi dalam asesmen berbasis literasi dapat memperkaya pengalaman belajar siswa, tetapi juga perlu dipertimbangkan beberapa hal seperti halnya keterampilan digital peserta didik, keterampilan berpikir kritis. Resiko yang dapat muncul dalam penerapan teknologi adalah ketergantungan peserta didik terhadap teknologi, teknologi yg sulit diakses serta resiko kecurangan yang dilakukan peserta didik dalam asesmen.