གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Nida Rahmaniya Hakim 2213053222

Nama: Nida Rahmaniya Hakim
NPM: 2213053222
Kelas: 3F

Analisis Video - Degradasi Moral Pelajar Jaman Modern; Opini, Kompas TV.

Video terlampir mengangkat topik utama mengenai seorang murid yang melakukan kekerasan dan berakhir dengan pembunuhan kepada gurunya. Untuk membicarakan topik ini, diundang 3 ahli untuk memberikan penjelasan terkait situasi yang terjadi. Adapun ketiga ahli tersebut serta analisis mereka terhadap kejadian terkait di antaranya; Menurut Ibu Retno Listyarti, seorang Komisioner KPAI bidang pendidikan, yang menjadi penyebabnya dari kekerasan yang ada baik itu dengan anak sebagai pelaku ataupun sebagai korbannya adalah pola pengasuhan orang tua di rumah serta strategi dan pendekatan yang digunakan guru dalam mengelola kelas. Dalam kasus terkait ada dua kemungkinan yang terjadi, salah satunya adalah murid dikatakan berkemungkinan tidur dikelas dan guru mengecat wajahnya menggunakan minya yang menyebabkan si murid menjadi bahan tertawaan, dengan ini kekerasan pun terjadi dan berakhir memakan korban. Tidak peduli apapun alasannya, kekerasan tidak bisa dibenarkan baik itu guru ataupun murid sebagai pelakunya. Menurut ahli kedua, Ibu Dr. Itje Chodidjah, MA, seorang praktisi pendidikan; dalam menjalankan perannya sebagai pengajar guru memiliki 4 standar kompetensi utama yang di antaranya terdiri dari kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, kompetensi profesional, dan kompetensi pedagogik. Sayangnya, saat ini pemerintah lebih mengedepankan kepada kompetensi profesional dan pendagogi sehingga pengaplikasian keempat kompetensi utama ini belumlah holistik. Hal ini menaikkan kemungkinan untuk para pendidik maupun calon pendidik lebih memfokuskan pada 'bagaimana mereka mengajar di kelas' dan 'apa yang harus mereka ajarkan' tanpa memedulikan bagaimana cara mereka nanti menghadapi perbedaan individu di kelas serta cara mereka mengatasinya. Ahli terakhir adalah seorang psikologi, Ibu Vero Adesla yang berpendapat bahwa seorang anak mampu untuk melakukan hal seperti kasus terkait sebab pemahaman kognitif mereka masih rendah, artinya di sini mereka belum memikirkan kemungkinan lebih atau akibat lanjut yang akan terjadi atas keputtusan atau tindakan yang mereka lakukan. Selain itu, kemampuan mengelolah emosi mereka sangat rendah yang disebabkan oleh berbagai tekanan yang menumpuk di mana mereka sendiri belum tentu memahami tekanan-tekanan yang diberikan, baik itu dari sekolah, teman sepermainan, orang tua, dan lain-lain.
Nama: Nida Rahmaniya Hakim
NPM: 2213053222
Kelas: 3F

Analisis Video 1

Tahap Perkembangan Moral Menurut Kohlberg

Berdasarkan pendapat yang dikemukakan oleh Lawrence Kohlberg, tahap perkembangan moral memiliki 3 level yang mana pada masing-masingnya terdapat 2 tingkatan. Adapun 6 tahapan perkembangan moral tersebut di antaranya:

1. Pre-konvensional, level ini terdiri atas tingkatan menghindari hukuman serta keuntungan dan minat. Di tahap menghindari hukuman, alasan seseorang melakukan atau tidak melakukan sesuatu adalah karena mereka memilih untuk menghindar dari hukuman. Sedangkan, pada tahap keuntungan dan minat alasan yang menjadi pendorong seseorang melakukan sesuatu adalah keuntungan apa yang akan mereka dapatkan.

2. Konvensional, level ini terdiri atas tingkatan menjaga sikap orang baik dan memelihara peraturan. Di tahapan menjaga sikap orang baik, seseorang menyesuaikan sikapnya sesuai dengan kesepakatan sosial yang ada di tengah masyarakat. Kemudian, pada tahap memelihara peraturan, seseorang mempertahankan peraturan yang berlaku sebab tanpa peraturan keadaan akan menjadi kacau.

3. Post Konvensional, level ini terdiri atas orientasi kontrak sosial di mana individu berpandangan bahwa latar belakang serta situasi setiap orang berbeda, sedangkan di tingkatan prinsip etika universal seseorang bertindak menyesuaikan pada sesuatu yang benar menurut cara pandangnya, bukan peraturan

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 1

Nida Rahmaniya Hakim 2213053222 གིས-
Nama : Nida Rahmaniya Hakim
NPM : 2213053222
Kelas : 3F

Analisis Video 1 'Moral Moral the Trolly Problem'

Dari video tersebut dikatakan bahwa pads tahun 1967, Philipa Foot mengajukan sebuah eksperimen yang dikenal dengan sebutan Trolley Problem. Eksperimental ini berupa skenario Dalam bentuk pertanyaan yang diadaptasi untuk memahami konteks moral dalam berbagai kondisi seperti perang, penyiksaan, drug, aborsi, dan euthanasia, hal ini menjadi lebih penting dimana saat ini mesin diberi kontrol mengambil keputusan mana yang lebih bermoral pada beberapa kondisi yang terjadi. 

Eksistensi dari The Trolley Problem dapat membuat kita berfikir lebih jauh mengenai konskuensi dari sebuah pilihan, apakah dibuat dari sebuah nilai moral tertentu atau lebih kepada hasil akhir dan bagaimana kita mengekspresikannya pada kehidupan sehari hari, karena pada masa saat ini moral kerap dijadikan doktrin para penguasa untuk membenarkan perang, memberantas etnis tertentu, diskriminasi minoritas, pengerusakan lingkungan, industrialisasi dan lainnya, hanya dengan alasan dunia dan kepentingan umum, demi kelompok yang lebih besar, dan demi masa depan yang lebih cerah.

Masing-masing keputusanbyang diciptakan memiliki risikonya sendiri-sendiri. Ketika kita dihadapkan permasalahan tersebut mungkin saja kita akan lebih memilih opsi “mengorbankan satu orang demi keselamatan orang banyak" namun, tentu saja itu akan berbeda bila situasinya dibalikan, atau misal Kita menjadi kaum minoritas itu sendiri.

Dapat dikatakan bahwa materi ini secara tidal langsung telah menunjukkan bahwa pemahaman kita mengenai suatu moralitas dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal, termasuk kepentingan pribadi dan posisi yang menguntungkan kita. Dalam hal ini, keputusan moral seringkali bukan hanya didasarkan pada prinsip-prinsip etika yang objektif, tetapi juga dipengaruhi oleh pembenaran pribadi dan kepentingan kelompok atau individu.

"Trolly Problem" ini bukan hanya mengenai teori moral saja, tapi juga tentang cara kita berpikir sebagai manusia. Ini menunjukkan bagaimana manusia kerap mencari alasan untuk dijadikan pembenaran atas pilihan yang dibuat serta bagaimana keinginan atau keuntungan pribadi dapat mempengaruhi keputusan yang mereka ambil.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Jurnal-2

Nida Rahmaniya Hakim 2213053222 གིས-
Nama: Nida Rahmaniya Hakim
NPM: 2213053222
Kelas: 3F

Analisis jurnal 2
"Membina Nilai Moral Sosial Budaya Indonesia di Kalangan Remaja"

Alasan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk menitikberatkan aspek afektif dan perilaku luhur di tengan kalangan remaja yang nilai moral bak barang langka di dalamnya. Bagaimanapun, tugas dalam pelaksanaan pemebentukan nilai moral bagi remaja merupakan tanggung jawab semua kalangan masyarakat, terutama orang tua, bukan hanya para tenaga pendidik saja.