Nama : Nida Rahmaniya Hakim
NPM : 221353222
Kelas : 2F
Hasil Analisi Jurnal Berjudul "Urgensi
Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM, dan Masyarakat Madani" :
Latar belakang dari pelaksanaan
Pendidikan Kewarganegaraan ini adalah kesadaran akan pentingnya moral dan nilai demokrasi masyarakat Indonesia yang telah lama merosot dengan penggunaan
Pendidikan Kewarganegaraan pada zaman Orde Baru yang menghilangkan unsur-unsur
Pendidikan Kewarganegaraan yang murni untuk kepentingan para elite negeri. Setelah berhasil diruntuhkannya Orde Baru, maka, pembelajaran mengenai
Pendidikan Kewarganegaraan yang selaras dengan realitas bangsa dapat dipraktikan kembali. Fokusnya terutama pada generasi muda yang dididik dengan tujuan agar bisa menjadi warga negara yang aktif, kritis, demokratis, dan beradab, serta memahami hubungan antara hak dan kewajibannya serta berkomitmen dalam menjaga persatuan dan integritas bangsa.
Dengan pembangunan karakter melalui
Pendidikan Kewarganegaraan ini, diharapkan akan menghasilkan generasi warga Indonesia yang dapat memiliki kemampuan untuk melakukan perubahan di tengah masyarakat dengan cara memanifestasi nilai dan prinsip demokrasi, HAM, dan masyarakat madani di kehidupan nyata. Demokrasi adalah suatu pemerintahan yang dibentuk dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Demokrasi mendukung rakyat untuk menyampaikan pendapatnya di tengah masyarakat, selain itu, demokrasi juga mendukung kebebasan berekspresi rakyat. Untuk HAM, di dalam UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia didefinisikan sebagai seperangkat hak yang melekat pada diri pada setiap manusia sebagai bentuk anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa yang wajib dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat setiap manusia. Nah, sedangkan yang terakhir yaitu masyarakat madani dapat diartikan sebagai suatu masyarakat yang beradab dalam membangun, menjalani, dan memaknai kehidupannya.
Ketiga hal tersebut dapat jika diserap menjadi suatu kesatuan yang padu dapat menghasilkan suatu nilai-nilai yang dapat membantu masyarakat Indonesia untuk tidak hanya bergabung di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tetapi juga sebagai warga dunia. Oleh karena itu, eksistensi
Pendidikan Kewarganegaraan ini begitu penting terutama untuk mencapai hubungan humanis-partisipatoris sehingga dapat terciptanya laboratorium bagi prinsip-prinsip demonstrasi yang telah terintregasi dengan nilai-nilai filosofis bangsa Indonesia.