གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Shelly Shelly

3G 2023 Pendidikan nilai dan moral -> Forum Analisis Video

Shelly Shelly གིས-
Nama: Shelly
NPM: 2253053019
Kelas: 3G

Judul video "Pengamalan Sila Pancasila Dalam Kehidupan"

Hasil analisis seperti dalam video tersebut kita ketahui lambang Negara Indonesia adalah Garuda Pancasila, Pada bagian tengah burung garuda terdapat perisai yang berisi lambang sila Pancasila.
Pengamalan sila Pancasila yaitu penerapan nilai nilai Pancasila dalam kehidupan sehari hari.

1. Ketuhanan Yang Maha Esa: Hormati keberagaman agama dan keyakinan. Berikan kebebasan beribadah sesuai dengan agama masing-masing dan hindari diskriminasi berdasarkan agama.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab: Tunjukkan empati, peduli, dan keadilan terhadap sesama manusia. Jangan diskriminasi berdasarkan ras, gender, atau latar belakang sosial.
3. Persatuan Indonesia: Hargai keberagaman budaya, etnis, dan suku di Indonesia. Saling menghormati dan mempromosikan persatuan di tengah perbedaan.
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan: Berpartisipasi dalam proses demokrasi, pemilihan umum, dan pengambilan keputusan yang bersifat kolektif. Ajukan pendapat dan pendekatan yang membangun.
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia: Bagikan kekayaan dan peluang secara adil. Jangan biarkan kesenjangan sosial terus bertambah.

Dalam menerapkan nilai – nilai Pancasila dimulai dari pendidikan yang menanamkan nilai-nilai sila Pancasila ini kedalam kurikulum serta memberikan contoh nyata melalui kegiatan mengamalkan Pancasila dalam tindakan sehari-hari.

3G 2023 Pendidikan nilai dan moral -> Forum Analisis Jurnal-2

Shelly Shelly གིས-
Nama: Shelly
NPM: 2253053019
Kelas: 3G


Analisis jurnal “MEMBINA NILAI MORAL SOSIAL BUDAYA INDONESIA DI KALANGAN REMAJA”
Oleh: H. Wanto Rivaie

Membangun Hubungan Interpersonal Antar Bangsa Nilai-nilai hubungan antar manusia warga bangsa perlu dibangun berdasarkan saling menghargai, saling percaya untuk menciptakan kehidupan yang sejahterah.
pentingnya peran penting keluarga dalam membina manusia yang tidak berdaya dari usia kandungan sampai usia dewasa. Di dalam keluarga mulai ditanamkan nilai-nilai keimanan, nilai-nilai, dan etika pergaulan. Pendidikan Generasi Muda Yang Memiliki Jati Diri Indonesia Yang Berkadar Modern
Pembinaan generasi muda (SDM) melalui pendidikan berbeda dari zaman ke zaman, intinya dalam membina kepribadian, sebagai upaya membentuk jati diri remaja tidak bisa lepas dari filsafat hidup atau pandangan hidup seseorang, masyarakat atau bangsa dimana mereka menjalani kehidupan. Jati diri generasi muda dapat dibentuk oleh tradisi kehidupan masyarakat atau oleh usaha yang terprogram,direncanakan dengan baik, dan sistematis/modern (Jalaluddin, dan Abdullah Idi, 2007, 184-185). Penciptaan Suasana Yang Kondusif Aktif, Efektif, Komunikatif Penuh Nilai Kreatif Dan Bertanggung Jawab
Komunikatif dimaksudkan sebagai sama makna” (Sofyan S., 2008, 55). Menciptakan suasana pendidikan yang kondusip dimaksudkan, bahwa perlu dibangun interaksi timbal balik dua arah yang akan melahirkan masukan dan hasil. Peranan Strategis Pendidikan Agama dalam Pembentukan Perilaku Peserta Didik dalam Kondisi Masyarakat yang Pluralistis
Inti dari cita-cita pluralisme, tidak bisa lepas dari bingkai keluargaan, adalah sebuah masyarakat sipil demokratis, adanya dan ditegakkannya hukum untuk supremasi keadilan, pemerintahan yang bersih dari KKN, terwujudnya keteraturan sosial dan rasa aman dalam masyarakat yang menjamin kelancaran produktifitas warga masyarakat, dan kehidupan ekonomi yang mensejahterakan rakyat Indonesia.
Faktor-Faktor Personal Yang Mempengaruhi Tindakan Manusia
Ada dua macam pendekatan dalam pembentukan prilaku manusia. Kedua pendekatan ini menekankan faktor-faktor psikologis dan faktor-faktor sosial. Atau dengan istilah lain faktor-faktor yang timbul dari dalam individu (faktor personal), dan faktor-faktor berpengaruh yang datang dari luar individu (faktor environmental).Secara garis besar terdapat dua aspek:
1. Aspek Biologis
2. Aspek Sosiopsikologis
3. Motif Sosiogenesis
Motif Sosiogenesis disebut juga dengan motif sekunder sebagai lawan motif perimer (motif biologis).
4. Konsepsi Manusia Dalam Psikoanalisis
Sigmund Freud, pendiri psikoanalisis adalah orang yang pertama berusaha merumuskan psikologis manusia. Ia memfokuskan perhatiannya kepada totalitas kepribadian manusia.
5. Teori Behaviorisme
Teori Behaviorisme adalah teori belajar yang lebih menekankan pada tingkah laku manusia.
Menginternalisasikan Nilai Pancasila, Membina Jatidiri Berwawasan Nasional
Jatidiri menurut Prof. Nursid. S., (2005, 151) jatidiri berarti jadilah diri sendiri yang berakhlakul karimah, beretos kerja tinggi dan cerdas menghadapi kehidupan hari ini, mendatang mulai dari lingkungan keluarga, masyarakat baik lokal, nasional, regional dan dunia. Upaya internalisasi nilai-nilai Pancasila perlu dilakukan sejak usia dini, yang dimulai dari kelompok primer yaitu lingkungan keluarga, sampai dengan lingkungan yang lebih luas/kelompok sekunder yaitu lingkungan tetangga, teman sebaya (peer group), lembaga pendidikan formal dan pendidikan non formal.

3G 2023 Pendidikan nilai dan moral -> Forum Analisis Jurnal-1

Shelly Shelly གིས-
Nama: Shelly
NPM: 2253053019
Kelas: 3G


Analisis jurnal
Judul Jurnal : Penerapan Nilai Moral Pancasila Dalam Mewujudkan Generasi Anti Korupsi Di SD Negeri Osiloa Kupang Tengah
Nama Jurnal : Jurnal Pemimpin Pengabdian Masyarakat
Volume : 2
Nomor : 1
Halaman : 13-17
Tahun Terbit : 2022
Penulis : Asti Yunita Benu, Agnes Maria Diana Rafael, Imanuel Baok, Intan Yunita Tungga, Maria M Nina Niron, Niski Astria Ndolu, Vebiyanti P Leo

Pendidikan Moral Pancasila bertujuan untuk menumbuhkembangkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, serta menjadi standar baik atau buruknya perbuatan manusia. Seiring dengan perkembangan zaman, generasi muda rentan terhadap nilai moral pancasiala, ditambah dengan kemajuan IPTEK sehingga menimbulkan adanya korupsi. Nilai Moral pancasila adalah suatu pedoman bagi masyarakat untuk bertindak hidup sebagaimana telah diatur dalam pancasila atau ideologi Indonesia, dengan kata lain moral pancasila adalah sikap bermasyarakat yang baik dimana harus dilakukan oleh masyarakat. Tujuan dari Penerapan Nilai Moral Pancasila Sejak Dini dalam Mewujudkan Generasi Anti Korupsi di SD Negeri Osiloa Kupang Tengah ialah membangun dan membekali peserta didik sebagai generasi emas dengan jiwa Pancasila yang baik guna menghadapi dinamika perubahan, menembangkan pendidikan nasional yang meletakan pendidikan moral Pancasila sebagai jiwa utama dalam penyelenggaraan pendidikan bagi peserta didik dengan dukungan keterlibatan publik yang dilakukan melalui pendidikan jalur formal, nonformal dan informal, merevitalisasi dan memperkuat potensi pendidik, tenaga pendidikan, peserta didik ,masyarakat dan lingkungan keluarga. Maka dapat disimpulkan, dengan penanaman nilai moral sejak dini bisa mencengah ajakan/dorongan negatif untuk melalukan korupsi sejak dini. Penanaman nilai moral pancasila kepada peserta didik dapat membangun dan membekali peserta didik sebagai generasi emas dalam mewujudkan budaya anti korupsi sejak dini.

3G 2023 Pendidikan nilai dan moral -> Forum diskusi 2

Shelly Shelly གིས-
Nama : Shelly
NPM : 2253053019
Kelas: 3G
Prodi: PGSD

1. apakah pendidikan nilai dan moral perlu di terapkan di sekolah? apa fungsi dan tujuan utama?

Jawab:
Penting dan perlu untuk diterapkan di sekolah, karena pendidikan nilai dan moral memiliki fungsi untuk membentuk karakter, mengembangkan kepribadian, memahami etika dan moralitas dan juga untuk persiapan kehidupan dewasa.

2. bagaimana yang harus dilakukan peserta didik untuk mempelajari nilai dan moral yang ada di sekolah, keluarga dan masyarakat

Jawab:
Peserta didik menerapkan nilai Kejujuran, penanaman nilai Kerukunan, penanaman nilai Kerjasama, penanaman nilai Sopan Santun, dan penanaman nilai Disiplin. Dengan begitu siswa akan tumbuh menjadi individu yang memiliki moral yang baik dan tanggung jawab sosial yang tinggi, serta mampu memimpin ke arah yang lebih baik di masa depan.

3G 2023 Pendidikan nilai dan moral -> Forum 1

Shelly Shelly གིས-
Nama : Shelly
NPM : 2253053019
Kelas: 3G
Prodi: PGSD 

1. bagaimana pembelajaran pendidikan nilai dan moral diajarkan di sekolah dasar?
Jawab:
Pendidik dapat menanamkan nilai-nilai moral pada peserta didik dengan cara yaitu,
- Saling Menghargai
- Kejujuran
- Sikap Rendah Hati
- Tanggung Jawab.

2. bagaimana pendidikan memberikan pengetahuan mengenai pendidikan nilai dan moral yang diajarakan pada peserta didik?
Jawab:
Banyak cara untuk memberikan pengetahuan mengenai pendidikan nilai dan moral agar bisa tersampai ke peserta didik contohnya yaitu dengan dimasukkannya ke dalam kurikulum, pembelajaran aktif, dan juga pengalaman sosial. Agar tujuan pendidikan moral dapat tercapai, pendidik dapat memberi hadiah kepada anak didik yang berhasil dan hukuman bagi yang gagal, namun dengan batasan yang wajar.

3. berikan contoh y=hal yangsering dilakukan oleh peserta didik tentang penerapan pendidikan nilai dan moral?
Jawab:
Mengajarkan peserta didik untuk selalu jujur, mengucapkan kata “Tolong” saat meminta bantuan kepada oleh orang lain, Mengucap kata “trimakasih” saat di berikan sesuatu atau mendapat bantuan dari orang lain, Selalu membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar, Memberikan salam saat bertemu pendidik ataupun orang yang lebih tua, mengucapkan maaf jikalau bersalah, membantu sesama.