Nama: Shelly
NPM: 2253053019
Kelas: 3G
Analisis video 1
Judul Video "Sepenggal Cerita Pengajar di Pelosok Kalimanta- Lentera Indonesia"
Martencis Siregar pengajar muda dari Gerakan Indonesia Mengajar yang ditempatkan di Desa Tanjung Matol Nunukan Kalimantan Utara mengatakan bahwa anak-anak dari Tanjung Matol masih sangat sedikit yang minat untuk melanjutkan pendidikan jenjang SD. orang tua di daerah tersebut masih kurang sadar akan pentingnya pendidikan anak perempuan di desa penempatannya. Banyak yang menikah di usia dini sekitar umur 12 tahun atau lulus SD sudah ada yang melamar dan ada juga yang sudah mau dilamar dan dibawa menikah sama orang yang usianya lebih dewasa. Martencis berusaha untuk mengubah pola berfikir dan membuat orang tua peserta didik menyadari betapa pentingnya pendidikan. Bersama pendidik lainnya marthencis membentuk masa depan anak desa tersebut. Terkadang masih menghadapi berbagai tantangan budaya dan kurangnya perhatian terhadap pendidikan serta upaya mereka menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dengan menggunakan metode kreatif agar mempunyai harapan dalam mengubah perubahan di desa tersebut.
NPM: 2253053019
Kelas: 3G
Analisis video 1
Judul Video "Sepenggal Cerita Pengajar di Pelosok Kalimanta- Lentera Indonesia"
Martencis Siregar pengajar muda dari Gerakan Indonesia Mengajar yang ditempatkan di Desa Tanjung Matol Nunukan Kalimantan Utara mengatakan bahwa anak-anak dari Tanjung Matol masih sangat sedikit yang minat untuk melanjutkan pendidikan jenjang SD. orang tua di daerah tersebut masih kurang sadar akan pentingnya pendidikan anak perempuan di desa penempatannya. Banyak yang menikah di usia dini sekitar umur 12 tahun atau lulus SD sudah ada yang melamar dan ada juga yang sudah mau dilamar dan dibawa menikah sama orang yang usianya lebih dewasa. Martencis berusaha untuk mengubah pola berfikir dan membuat orang tua peserta didik menyadari betapa pentingnya pendidikan. Bersama pendidik lainnya marthencis membentuk masa depan anak desa tersebut. Terkadang masih menghadapi berbagai tantangan budaya dan kurangnya perhatian terhadap pendidikan serta upaya mereka menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dengan menggunakan metode kreatif agar mempunyai harapan dalam mengubah perubahan di desa tersebut.