གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Shelly Shelly

Nama: Shelly
Npm: 2253053019
Kelas: 2G
Prodi: PGSD

Analisis Vidio

KETAHANAN NASIONAL
adalah keuletan, keterampilan, ketangguhan dan kemampuan mengembangkan potensi nasional untuk menghadapi ancaman yang datang. Kemampuan mengembangkan kekuatan nasional.

Perwujudan Aspek Alamiah (tri gatra)
a. lokasi dan posisi geografis= peningkatan potensi laut dan darat posisi dengan negara tetangga.
b. Sumber daya alam= kesadaran nasional pemanfaatan kekayaan alam.
c. Keadaan dan kemampuan penduduk pendidikan.

Perwujudan Aspek Sosial
a. Ideoligi: rangkaian nilai mampu menampung aspirasi.
b. Politik: demokrasi: Kelembaga input dan output
c. Ekonomi: sarana, modal, TK, teknologi.
d. Sosial Budaya: Tradisi, pendidikan, kepemimpian.
e. Hankam: partisipasi dan kesadaran masyarakat.

- Integritas
- Identitas
- Kelangsungan Hidup
- Perjuangan mencapai tujuan nasional

Tentang ancaman hambatan dan gangguan (langsung, luar, dalam, tidak langsung)

Ancama Unsur Tri Gatra
A. Lokasi dan posisi geografis
B. Keadaan dan kekayaan alam
C. Kemampuan penduduk

Ancaman Unsur Panca Gatra
A. Ideologi
B. Politis
C. Ekonomi
D. Sosial Budaya
E. Hankam
Nama: Shelly
Npm: 2253053019
Kelas: 2G
Prodi: PGSD

Jawaban Post Test

A. mengenai Komnas HAM dan LBH Jakarta mencatat bahwa masih ada tantangan yang perlu diatasi seperti pelanggaran HAM berat di masa lalu dan penanganan konflik sumber daya alam para pakar juga setuju bahwa walaupun 2019 dari suram termasuk pelanggaran HAM akan tetapi ada beberapa perkembangan yang baik.
B.pancasila mengakui adanya sifat kodrat manusia sebagai makhluk individu dan makluk sosial dalam kehidupan masyarakat, berbangsa, dan bernegara. Prinsip berke-Tuhanan yang Maha Esa memiliki tujuan untuk bertoleransi, menghormati dan mengakomodasi keberagaman agama.
C. pada saat ini demokrasi memiliki tantangan namun praktik demokrasi dapat disebutsesuai dengan pancasila yang dilaksanakan dengan bermusyawarah karena Indonesia adalah negara demokrasi, yang dimana demokrasi ideal adalah Demokrasi Pancasila
D. Sikap saya terhadap kondisi tersebut adalah prihatin karena praktik seperti itu dapat merugikan prinsip demokrasi yang seharusnya mengedepankan kepentingan masyarakat selain itu penting juga bagi anggota parlemen untuk bertindak sesuai dengan kepentingan nyata masyarakat yang mereka wakili bukan dengan agenda politik pribadi.
E. Pihak pihak itu sendiri perlu dibangun kesadaran tentang pemikirannya, perlu dibina secara totalitas dan perlu adanya penanaman nilai nilai moral dan akhlak yang baik dilingkungan.
Nama: Shelly
Npm: 2253053019
Kelas: 2G
Prodi: PGSD



Analisis video

Judul "Wawasan Nusantara"
Wawasan Nusantara berasal dari kata Wawas yang berarti pandangan, tinjauan atau penglihatan indrawi. Lalu Mawas berarti memandang, meninjau atau melihat. Sehingga Wawasan Nusantara adalah cara pandang bangsa indonesia terhadap rakyat, bangsa, dan wilayah negara kesatuan republik indonesia (NKRI). Wawasan Nusantara juga mempunyai peranan penting dalam mewujudkan persepsi bagi seluruh warga negara indonesia. Wawasan nusantara juga mempunyai manfaat sebagai pedoman, motivasi, dorongan serta rambu rambu dalam menentukan segala kebijaksaan, keputusan, tindakan dan perbuatan bagi penyelenggara negara di tingkat pusat, daerah maupun bagi seluruh rakyat indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

1. Latar Belakang Sosiologis Wawasan Nusantara
Sebagai resepsi kewilayahan bangsa indonesia mengusahakan dan memandang wilayah sebagai satu kesatuan, namun seiring tuntunan dan perkembangan konsepsi wawasan nusantara juga mencakup pandangan akan satu kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan termasuk kesatuan satu bangsa. Yang dimana ditegaskan pada :
- Peristiwa kebangkitan nasional pada 20 Mei 1908
- Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928
dan berhasil diwujudkan dengan Proklamasi Kemerdekaan pada 17 agustus 1945.

2. Latar Belakang Politis Wawasan Nusantara
Dari latar belakang sejarah dan kondisi sosiologis indonesia, dapat dipahami betapa perlunya wawasan nusantara bagi bangsa indonesia. Cita cita indonesia yang sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 Alinea ke 2 dan untuk Tujuan Nasional indonesia tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 Alinea ke 4.