གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Adelina Kusumawati 2213053234

Nama: Adelina Kusumawati
NPM: 2213053234

Analisis Video 1
Refleksi Moral Hidup Dalam Kehidupan Manusia

Dalam video tersebut terdapat contoh refleksi moral hidup dalam kehidupan manusia, dimana diceritakan tentang keseharian seorang pemuda yang melakukan hal serupa berulang kali setiap hari. Dari mulai hal sederhana seperti memindahkan pot berisi tanaman kering ke bawah kucuran air, membantu pedagang yang kesulitan, memberi makan anjing, memberi uang kepada pengemis, hingga menggantung satu sisir pisang di pintu seorang lansia. Lalu apa yang dia dapat dari melakukan hal-hal tersebut setiap hari? Dia tidak mendapatkan apapun, tidak menjadi kaya, atau muncul di tv. Yang dia dapat hanyalah rasa cinta dan bahagia, hal yang tidak bisa didapatkan dengan uang.

Kebaikan yang kita lakukan kepada sesama akan memberikan kebahagian dalam hidup kita, serta lingkungan yang ada di sekitar kita, sikap baik harus kita tanamkan dalam kehidupan sehari-hari, tanpa membedakan, dan tanpa mengharap imbalan apapun. Hidup penuh rasa syukur dan memberikan dampak positif bagi orang lain, serta mengikuti ajaran tuhan, membuat hidup menjadi tenang dan dikelilingi oleh orang-orang baik.
Nama: Adelina Kusumawati
NPM: 2213053234

Analisis Video 3
Pendidikan nilai dan moral di lingkungan masyarakat

Dalam video tersebut menunjukkan perilaku atau sikap tentang pendidikan moral di lingkungan masyarakat yang baik, hal tersebut di tunjukan oleh perilaku tokoh terhadap masyarakat seperti menjaga tata krama yang baik, mengajak untuk ibadah berjamaah, bertegur sapa dengan masyarakat, mengikuti kegiatan keagamaan, mengadakan bakti sosial, membantu anak-anak belajar, berbagi kepada orang lain, dan sebagainya. Nilai moral sangat penting karena nilai dan moral membantu kita untuk beradaptasi dalam masyarakat, seseorang yang memiliki moral/akhlak yang baik, maka akan diterima dengan baik juga dalam masyarakat.

3H 2023 Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Tanya Jawab

Adelina Kusumawati 2213053234 གིས-
Nama: Adelina Kusumawati
NPM: 2213053234

8 fungsi keluarga dalam menanamkan moral terhadap anak anak dirumah
1. Fungsi agama
Keluarga menjadi tempat dimana nilai agama diberikan, diajarkan, dan dipraktikkan. Disini, orangtua berperan menanamkan nilai agama sekaligus memberi identitas agama kepada anak.
2. Fungsi kasih sayang
Perasaan disayangi sangat penting bagi seorang anak, karena kelak ia akan tumbuh menjadi seseorang yang mampu menyayangi pula. Hal ini akan menjadi modal bagi semua anggota keluarga untuk menumbuhkan rasa kasih sayang dalam konteks yang lebih luas dan mampu mengurangi munculnya bibit permusuhan dan anarkisme dalam masyarakat.
3. Fungsi perlindungan
keluarga mampu menjadi tempat yang membuat anggotanya merasa aman dan tentram. Karena itu, seburuk apapun konflik yang terjadi di dalam keluarga, hindari terjadinya tindak kekerasan verbal maupun fisik, diskriminasi, dan pemaksaan kehendak.
4. Fungsi sosial budaya
Keluarga juga punya peran penting dalam memperkenalkan anak kepada nilai-nilai sosial budaya yang ada di masyarakat. Terlebih lagi di Indonesia, sopan santun sangat dijunjung tinggi, dengan berbagai macam norma, adat istiadat, dan budi pekerti yang berlaku di masyarakat.
5. Fungsi reproduksi
Melalui pernikahan yang sah, keluarga menjadi entitas yang mampu menghasilkan generasi penerus bangsa. Pendidikan seks sejak dini dan sikap menghargai lawan jenis perlu ditanamkan dalam keluarga.
6. Fungsi sosialisasi dan pendidikan
Keluarga menjadi tempat pertama seorang anak belajar bersosialisasi dengan orang lain, yaitu orangtua dan saudara-saudaranya.
7. Fungsi ekonomi
mengajarkan anak untuk berhemat dan menumbuhkan jiwa wirausaha akan membuat mereka kelak dapat cerdas secara finansial.
8. Fungi pembinaan lingkungan
Gaya hidup ramah lingkungan dapat terwujud jika ditanamkan sejak dini dalam keluarga. Begitu juga dengan kebiasaan peduli dengan lingkungan sekitar seperti tetangga dan masyarakat secara umum.
Nama: Adelina Kusumawati
NPM: 2213053234

Analisis Jurnal 2

Identitas Jurnal
Nama Jurnal : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Volume : 1
Nomor : 2
Halaman : 54-56
Tahun Terbit : 2015
Judul : Pendapat Tentang Moral Di Zaman Now
Penulis : Ni Komang Rani Pradnyani

Pembahasan
Moral adalah karakter atau nilai yang ada atau melekat pada pribadi seseorang atau pada setiap individu. karena moral melekat pada diri setiap manusia dan dalam kapasitas manusia.

Tolak ukur dalam berprilaku bermoral sesuai dengan nilai-nilai, etika, atau kesusilaan sesuai dengan nilai-nilai kaidah atau kebenaran. Nilai-nilai moral ini berlandaskan pada nilai-nilai kebangkitan yang secara objektif masyarakat secara luas membentuk karakter dari seseorang atau warga negara dalam penanaman nilai moral yang mempengaruhi prilaku, sehingga dengan moral mampu untuk mengarahkan individu yang berkarakter dan memiliki kepribadian yang kuat dan mampu mempertanggung jawabkan baik secara individu atau kelompok, untuk bangsa dan negara secara mental dan spiritual kepada tuhan yang maha esa.

Perlu adanya tripusat yang informal seperti keluarga dan masyarakat, Moralitas yang mampu mengedepankan nilai-nilai moral, terutama nilai-nilai pancasila, karena pancasila merupakan pandangan hidup bangsa yang mampu menjadi tolak ukur kehidupan masyarakat indonesia. Nilai pancasila masih diyakini hingga sekarang karena nilai-nilai tersebut merupakan hasil konsensus bersama agar di jalankan oleh masyarakat dan seluruh bangsa Indonesia.
Nama: Adelina Kusumawati
NPM: 2213053234

Analisis Jurnal 1

Identitas Jurnal
Nama Jurnal : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik
Volume : 3
Nomor : 2
Halaman : 197-200
Tahun Terbit : 2015
Judul : Solusi Pencegahan Permasalahan Moralitas dalam
Masyarakat
Nama Penulis : James

Pembahasan
berbagai isu moralitas yang terjadi dalam kehidupan masyarakat
1. Penyalahgunaan narkoba dan obat- obatan terlarang.
Narkoba kini menjadi penyakit masyarakat jaman modern itu sebab maka narkoba menjadi salah satu permasalahan moralitas dalam masyarakat. Akibatnya agar generasi kedepan menjadi generasi bodoh dan lumpuh, baik akal dan rohani serta rusak mental spiritual, generasi bangsa ini menjadi kurang (the lost generation).
2. Pola hidup (Life Style)
Free sex (seks bebas). Mereka tidak perlu menikah secara resmi dengan upacara-upacara keagamaan serta ikatanikatan hukum yang sah seperti peraturan pencatatan nikah. dalam menyalurkan tuntutan biologis seksualitasnya mereka harus free (bebas). ada beberapa faktor yang mendorong orang melakukan hal ini antara lain: untung menghindari tanggung jawab, untuk memenuhi dorongan hawa nafsu karena ketidak harmonisan kehidupan keluarga dan banyak hal lainnya.
3. Pornografi
Bagi orang beriman gambar- gambar tulisan-tulisan atau tayangan-tayangan yang berbau porno itu adalah sangat menjijikan dalam baunya busuk dapat merusak iman, melihat dan menonton film-film porno gambar dan tayangan yang berbau porno akan membangkitkan hawa nafsu kedagingan serta mengumbar- ngumbar semangat kegairahan seksual dan sulit untuk mengekangnya.
4. Konsumerisme dan materialism
Bagi mereka segala sesuatu diukur dengan materi, uang atau harta. Orang yang berprinsip seperti ini mementingkan kesenangan duniawi dan lupa akan hal-hal yang bersifat rohani atau spiritual, orang yang seperti ini tidak terlalu memusingkan apakah uang mereka miliki diperoleh dengan cara halal atau tidak
5. KKN adalah singkatan dari Kolusi, Korupsi dan Nepotisme.
Ketiga hal ini merupakan penyakit sosial yang melanda masyarakat dunia. Terutama dinegara- negara yang baru berkembang seperti Indonesia.

beberapa cara dalam penanganan permasalahan moralitas yang ada dalam masyarakat, dalam hal ini beberapa faktor yang perlu kita perhatikan, yaitu:
1. Faktor spiritual
2. Faktor keluarga
3. Segala kenakalan anak
4. Faktor lingkungan dan pergaulan
5. Faktor Pendidikan