A.Gotong royong merupakan istilah asli bangsa Indonesia dan menjadi modal dalam memujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia, bagaimanakah sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka mengadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia?
Jawab :
Sikap Gotong royong dapat membantu Indonesia dari persoalan – persoalan yang ada,contoh saja kasus banjir yang melanda titik – titik ibukota maupun daerah yang ada ,gotong royong pun dapat di laksanakan dengan membantu sesama dengan menyumbangkan sebagian rezeki,Membantu membersihkan tempat kejadian dan membantu atau menyumbang ide agar tidak terjadi lagi kejadian banjir.Dan Sikap Gotong royong dapat di tanamkan dari usia dini .
B. Upaya apa yang anda lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal mu serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu?
Jawab : Dengan terus bersikap toleransi beragama,toleransi ras dan suku tidak membeda – bedakan satu sama lainnya,menerapkan gotong royong saling membantu an sikap simpati dan empati kepada sesame.
C. Jelaskan yang dimaksud bahwa setiap kelompok/bangsa/negara mempunyai nilai-nilai dasar yang menjadi acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara !
Jawab : Setiap bangsa mempunyai acuan dan identitas agar bisa dijadikan pedoman hidup atau berkegiatan dan mempunyai identitas agar dikenal oleh banyak kalangan dan membentuk ciri khas sendiri menjadi diri sendiri.
D. Sejarah bangsa Indonesia mencatat bahwa rumusan Pancasila yang disahkan PPKI ternyata berbeda dengan rumusan Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Hal ini terjadi karena adanya tuntutan dari wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur yang menemui Bung Hatta yang mempertanyakan 7 kata di belakang kata “Ketuhanan”, yaitu “ dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tuntutan ini ditanggapi secara arif oleh para pendiri negara sehingga terjadi perubahan yang disepakati, yaitu dihapusnya 7 kata yang dianggap menjadi hambatan di kemudian hari dan diganti dengan istilah “Yang Maha Esa”. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai sikap para pendiri bangsa tersebut berkorelasi dengan sikap kita sebagai bangsa di masa sekarang?
Jawab :
Sikap Para pendiri sangat menghormati pendapat masing – masing terus bermusyawarah agar mendapatkan yang terbaik seperti yang di tuliskan pada point ke 4 pancasila yaitu Kerakyatan yang di pimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.