Posts made by Deasy Adelia Syahrani 2213053091

Nama: Deasy Adelia Syahrani
NPM: 2213053091
Kelas: 3H

ANALISIS VIDEO
MASALAH LINGKUNGAN DALAM KAJIAN ETIKA DAN MORAL

Lingkungan dalam presfektif etika dan moral
• Penyusutan sumber daya alam
a) SDA meliputi : sumber daya lahan, hutan, air mineral
b) SDA merupakan modal utama dan fundamental untuk melaksanakan aktifitas Pembangunan
c) SDA yang dieksploitasi akan mengalami penyusutan dan akan menimbulkan dampak bagi lingkungan.

• Polusi/pencemaran
a) Udara
b) Tanah
c) Air
d) Suara
e) Limbah domestic
f) Radiasi
g) Teknologi

• Bisnis dan konservasi sumber daya alam
a) Konservasi merupakan segenap proses pengelolaan suatu tempat agar makna kultural yang dikandungnya berpelihara dengan baik.
b) Konservasi adalah pemeliharaan dan perlindungan terhadap suatu yang dilakukan secara teratur untuk mencegah kerusakan dan kemusnahan dengan cara pengawetan

UU NO 24 TAHUN 1992
• Kegiatan konservasi selalu berhubungan dengan suatu Kawasan dengan fungsi utama lindung atau fungsi utama budidaya
• Kawaan lingdung adalah Kawasan yang ditetapkan dengan fungsi utama melindungi kelestarian lahan untuk pentingan pembangunan berkelanjutan.
• Kawasan budidaya adalah Kawasan yang ditetapkan dengan fungsi utama untuk dibudidayakan kondisi dan poyensi SDA
Nama: Deasy Adelia Syahrani
NPM: 2213053091
Kelas: 3H

ANALISIS VIDEO

PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP PENDIDIKAN MORAL
Perkembangan IPTEK menjadi faktor utama terjadinya kemerosotanya nilai dan moral yang ada dilingkungan masyarakat. Sehingga permasalahan ini selalu menjadi perhatian masyarakat Indonesia untuk menemukan solusi yang baik bagaimana cara mengatasi permasalahan moral dengan kondisi saat ini.
Moral sendiri memiliki arti ada dan tidak berwujud. Pendidikan moral ialah usaha nyata dalam membentuk nilai moralitas anak dalam mendidik nsib bangsa yang taqwa terhadap Tuhan yang maha esa dan bermoral dan juga memiliki etika yang baik dalam berlingkungan masyarakat.
Kata moral mengacu pada baik buruknya manusia sebagai manusia, sehinggga bidang moral adalah bidang kehidupan manusia yang dilihat dari segi kebaikanya. Dapat dikatakan bahwa moral merupakan aturan atau suatu ajaran tentang baik dan buruk layak tidak layak dan benar tidak benar yang bersumber dari diri sendiri yang diajarkan oleh agama, orang tua, dan lingkungan dalam bertingkah laku sehari-hari.
Pendidikan moral dikembangkan disetiap sekolah atau dilingkungan mencangkup lingkungan keluarga.. pada dasarnya pendidikan moral akan lahir dari setiap individu sesuai dengan lingkungan yang beradap, adanya rasa kemanusiaan dan menjunjung tinggi nilai-nilai dalam Pancasila dapat melahirkan moral yang baik.
Nama: Deasy Adelia Syahrani
NPM: 2213053091
Kelas: 3H

ANALISIS VIDEO

REFLEKSI MORAL HIDUP DALAM KEHIDUPAN MANUSIA

Tujuan dari dibuatnya video tersebut adalah memberikan wawasan pengetahuan etika dalam kehidupan manusia dan menumbuhkan kesadaran terhadap nilai-nilai hidup manusia serta menumbuhkan kesadaran perlunya menghormati hidup manusia pada setiap fase penting dalam kehidupan manusia.
Kebaikan yang kita berikan pada orang lain akan memberikan kebahagiaan dalam hidup kita serta lingkungan yang ada disekitar kita. Contohnya dalam video yang tekah ditayangkan. Kita juga perlu menanamkan sikap baik dengan lingkungan terhadap kehidupan sehari-hari seperti menolong dan membantu sesama.
Nama : Deasy Adelia Syahrani
NPM : 2213053091
Kelas : 3H

Penanaman nilai dan moral dilingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat merupakan proses penting dalam pengembangan karakter dan perilaku seseorang. Berikut adalah beberapa cara dan strategi untuk menanamkan nilai-nilai dan moral dilingkungan tersebut:
1. Mengatur lingkungan belajar yang sehat dan aman: Berikan lingkungan yang nyaman, kersih, dan aman untuk anak-anak mendidik. Lingkungan sekolah yang baik akan memungkinkan anak-anak mengembangkan sifat-sifat positif dan mengajarkan nilai-nilai yang baik.

2. Mendukung pencapaian dan kreativitas: Nurtikan sifat pencapaian dan kreativitas anak-anak dengan menyediakan materi yang informatif dan menarik. Program pembelajaran yang menarik dan aktivitas yang inklusif dapat membantu mereka mengembangkan keterampilan kreatif dan mengajarkan nilai-nilai yang positif.
3. Mengembangkan keterampilan komunikasi dan emosional: Sekolah yang berbasis emosi memainkan peran penting dalam penanaman nilai-nilai dan moral dilingkungan. Program pembelajaran yang mengembangkan keterampilan komunikasi dan emosional dapat membantu anak-anak mengembangkan empati, etos, dan moral.

4. Mengintegrasikan kebudayaan lokal dan keterampilan kewirausahaan: Mengintegrasikan kebudayaan lokal dan keterampilan kewirausahaan dalam proses pembelajaran dapat membantu anak-anak mengembangkan nilai-nilai yang sesuai dengan budaya dan menjadi pemahaman yang baik tentang nilai-nilai dan moral dilingkungan.


5. Menggunakan metode pembelajaran yang efektif: Metode pembelajaran yang efektif, seperti blended learning, dapat membantu anak-anak mengembangkan keterampilan mandiri dan menjadi pemahaman yang baik tentang nilai-nilai dan moral dilingkungan.

6. Mengembangkan program kesadaran lingkungan: Program kesadaran lingkungan dapat membantu siswa menjadi pemahaman yang baik tentang nilai-nilai dan moral dilingkungan serta mengembangkan keterampilan mandiri untuk melindungi lingkungan.


7. Mengintegrasikan kebutuhan pelatihan dan pengembangan sosial dengan kurikulum: Mengintegrasikan kebutuhan pelatihan dan pengembangan sosial dengan kurikulum dapat membantu mereka mengembangkan keterampilan mandiri dan menjadi pemahaman yang baik tentang nilai-nilai dan moral dilingkungan.

Dengan menerapkan strategi-strategi ini, penanaman nilai dan moral dilingkungan dapat menjadi kebiasaan dan dilakukan secara terus menerus oleh anak didik.
Nama: Deasy Adelia Syahrani
NPM: 2213053091
Kelas: 3H

ANALISIS JURNAL
Nama Jurnal : JURNAL MORAL KEMASYARAKATAN
Volume : 02
Nomor : 01
Halaman : .30-44
Tahun Terbit : 2017
Judul : PENGARUH PENGETAHUAN MORAL TERHADAP PERILAKU MORAL PADA SISWA SMP NEGERI KOTA PEKAN BARU BERDASARKAN PENDIDIKAN ORANGTUA
Nama Penulis : Ilham Hudi

Bagi siswa yang orang tuanya berpendidikan berdampak baik terhadap pengetahuan moral siswa serta perilaku moral siswa, meskipun perbedaan pendidikan orang tua akan tetapi bila tidak bijak menyikapi atas pengetahuan moral siswa, justru dapat mempengaruhi perilaku moral siswa, dengan begitu pihak sekolah perlu memfungsikan potensi, fasilitas dan pembimbingan guru kepada siswa lebih intens lagi agar siswa lebih dapat berkembang ke arah yang lebih baik lagi, yaitu menjadi siswa yang dewasa dan berkarakter, dan bermoral.
Pengetahuan moral (moral knowing) siswa kelas VIII SMP Negeri Kota Pekanbaru mempengaruhi Perilaku moral(moral action) siswa berdasarkan pendidikan orangtua. Hal-hal yang mendukung bahwa pendidikan orang tua siswa berdampak baik terhadap pengetahuan moral siswa dan mempengaruhi perilaku moral siswa. .