Nama : Naura Anandia Ghatsa
NPM : 2213053146
ANALISIS VIDEO
Pancasila sebagai Dasar Pengembangan IPTEK
Ilmu pengetahuan dan teknologi adalah hasil karya manusia. Karya tersebut pada dasarnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Beberapa menggunakan IPTEK untuk tujuan tertentu, baik berdampak positif maupun berdampak negatif. Pada hakikatnya Pancasila adalah rumusan dan pedoman hidup berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.
Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan hal penting dalam perkembangan IPTEK saat ini, dan akan sangat pesat di masa depan. Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, yang mutlak bagi rakyat Indonesia. Jika ini diikuti oleh pandangan sekular dunia Barat, yang ilmunya dipelajari dan menjadi acuan bagi para ilmuwan, maka seolah-olah berjalan ke arah yang berlawanan.
Sila-sila Pancasila menjadi sistem etika dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
mengimplementasikan pengetahuan, menciptakan keseimbangan antara rasional dan irasional, akal dan kehendak. Berdasarkan prinsip ini, ilmu pengetahuan dan teknologi tidak hanya memikirkan apa yang telah ditemukan, dibuktikan dan diciptakan, tetapi juga tentang tujuan dan konsekuensinya, apakah itu merugikan orang di sekitarnya atau tidak. Pengelolaan diimbang dengan melestarikan.
2. Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
merupakan landasan moralitas, yang menurutnya manusia harus berperilaku beradab dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, karena ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan hasil kebudayaan manusia yang beradab dan bermoral. .
3. Sila persatuan Indonesia
melengkapi universalitas dan internasionalisme (kemanusiaan) dalam sila-sila lainnya. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus mampu mengembangkan nasionalisme, kebesaran bangsa dan keluhuran martabat bangsa sebagai manusia di dunia.
4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawatan perwakilan
merupakan dasar dari demokrasi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang berarti bahwa setiap ilmuwan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, menghormati dan menghargai kebebasan orang lain, dan terbuka sikap terhadap kritik, revisi dan perbandingan dengan pengamatan lain.
5. Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Dalam menyelesaikan pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi, keseimbangan keadilan harus dijaga dalam kehidupan manusia, yaitu keseimbangan keadilan antara rakyat, rakyat dan masyarakat, bangsa dan negara, dan rakyat dengan alam lingkungannya.
NPM : 2213053146
ANALISIS VIDEO
Pancasila sebagai Dasar Pengembangan IPTEK
Ilmu pengetahuan dan teknologi adalah hasil karya manusia. Karya tersebut pada dasarnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Beberapa menggunakan IPTEK untuk tujuan tertentu, baik berdampak positif maupun berdampak negatif. Pada hakikatnya Pancasila adalah rumusan dan pedoman hidup berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.
Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan hal penting dalam perkembangan IPTEK saat ini, dan akan sangat pesat di masa depan. Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, yang mutlak bagi rakyat Indonesia. Jika ini diikuti oleh pandangan sekular dunia Barat, yang ilmunya dipelajari dan menjadi acuan bagi para ilmuwan, maka seolah-olah berjalan ke arah yang berlawanan.
Sila-sila Pancasila menjadi sistem etika dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
mengimplementasikan pengetahuan, menciptakan keseimbangan antara rasional dan irasional, akal dan kehendak. Berdasarkan prinsip ini, ilmu pengetahuan dan teknologi tidak hanya memikirkan apa yang telah ditemukan, dibuktikan dan diciptakan, tetapi juga tentang tujuan dan konsekuensinya, apakah itu merugikan orang di sekitarnya atau tidak. Pengelolaan diimbang dengan melestarikan.
2. Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
merupakan landasan moralitas, yang menurutnya manusia harus berperilaku beradab dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, karena ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan hasil kebudayaan manusia yang beradab dan bermoral. .
3. Sila persatuan Indonesia
melengkapi universalitas dan internasionalisme (kemanusiaan) dalam sila-sila lainnya. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus mampu mengembangkan nasionalisme, kebesaran bangsa dan keluhuran martabat bangsa sebagai manusia di dunia.
4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawatan perwakilan
merupakan dasar dari demokrasi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang berarti bahwa setiap ilmuwan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, menghormati dan menghargai kebebasan orang lain, dan terbuka sikap terhadap kritik, revisi dan perbandingan dengan pengamatan lain.
5. Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Dalam menyelesaikan pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi, keseimbangan keadilan harus dijaga dalam kehidupan manusia, yaitu keseimbangan keadilan antara rakyat, rakyat dan masyarakat, bangsa dan negara, dan rakyat dengan alam lingkungannya.