གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Naura Anandia Ghatsa 2213053146

Nama : Naura Anandia Ghatsa
NPM : 2213053146

Analisis Video

Setelah saya menonton video diatas, dapat dianalisis bahwa pada tanggal 15 Agustus 75 tahun lalu terjadi peristiwa yang bersejarah dimana Jepang menyerah kepada sekutu yang membuka peluang bangsa Indonesia untuk memproklamirkan kemerdekaannya dua hari kemudian. 7 Desember 1941 Jepang menyerang pangkalan Amerika Serikat di pulau hurber memicu bersatunya persekutuan Amerika Serikat, Brintania raya, Belanda, Hindia Belanda, Jerman, Italia, dan sejumlah negara jajahan Inggris serta sejumlah negara Amerika latin untuk bersama-sama berperang melawan Jepang. Puncak perang sekutu melawan Jepang dengan dijatuhkannya bom atom pada tanggal 06 Agustus 1945, menewaskan 140 ribu nyaris setengah dari penduduk kota Hirosima. Tidak berhenti disitu saja, bom atom ke-2 dijatuhkan sekutu kekuatan Nagasaki Jepang 3 hari kemudian 09 Agustus 1945. Setelah 6 hari pengeboman Nagasaki tanggal 15 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada sekutu, ,mentri luar negeri Jepang ketika itu sigimatsu sakaibara menandatangani surat tanda Jepang menyerah di atas perang kapal Amerika Serikat. Peristiwa ini membuat Indonesia terjadinya kekosongan diwilayah Indonesia, dua hari kemudian Indonesia memplokamirkan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945.
Nama: Naura Anandia Ghatsa
NPM : 2213053146

Analisis Video

Dalam video tersebut desa di kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah melakukan aksi unjuk rasa dengan menutup saluran pembuangan limbah dari lokasi pabrik pembuatan pakaian, warga merasakan ketidaknyamanan dari limbah pabrik yang dibuang langsung ke sungai, warga pun langsung melakukan penutupan terhadap saluran pembuangan limbah yang berasal dari 6 pabrik pakaian, warga meminta pihak aparat desa untuk segera menutup ke-6 pabrik pembuatan pakaian yang tidak memiliki alat pengolahan limbah. Masyarakat desa meminta agar tidak membuang limbah ke sungai , hal ini sudah terjadi selama kurang lebih 25 tahun. Pemilik pabrik juga tidak tau tentang cara pengolahan limbah.
Nama : Naura Anandia Ghatsa
NPM : 2213053146
Mata Kuliah : Pendidikan Pancasila

Analisis Jurnal

IDENTITAS JURNAL
Judul : PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI bTERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
Penulis Jurnal: Syarifuddin
Volume, Nomor, Halaman : Vol.2, No. 02, Hal. 29-41
Tahun Terbit : 02 Desember 2018
Kata Kunci : Pancasila, Filsafat Ilmu, Ilmu pengetahuan dan Teknologi

ISI JURNAL

A. Pendahuluan
Pesatnya perkembangan teknologi membuat negara kita terlalu mudah untuk mengakses informasi dari berbagai belahan dunia. Juga segala peluang komunikasi masih belum terbendung oleh anak bangsa, dengan tujuan agar menjadi pondasi kesatuan gaya hidup masyarakat Indonesia, merupakan simbol persatuan dan pelindung bangsa dan negara Indonesia.
Pancasila sebagai filsafat ilmu
Pancasila sebagai sistem filsafat pada hakekatnya adalah sistem pengetahuan. Pancasila merupakan pedoman atau dasar dalam kehidupan sehari-hari agar manusia Indonesia dapat melihat realitas alam, alam semesta, manusia, masyarakat, bangsa dan negara tentang tujuan hidup dan landasan bagi bangsa Indonesia untuk memecahkan masalah. menghadapi hidup dan hidup.
Implikasi sila-sila dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Dalam perkembangan ilmu pengetahuan Manusia pada hakekatnya adalah makhluk beragama.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus didasarkan pada upaya untuk mencapai kesejahteraan manusia. iptek harus diperkuat untuk memperkuat harkat dan martabat manusia dan bukan menjadikan manusia sombong dan sombong melalui pemanfaatan iptek.
3. Persatuan Indonesia
Ilmu pengetahuan dan teknologi harus dikembangkan untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa dan ini dapat dikembangkan lebih lanjut dalam hubungan Indonesia dengan dunia internasional. Manusia yang berpedoman pada Hikmah dalam diskusi yang representatif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi setiap ilmuwan juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan memiliki sikap terbuka narasumber terbuka untuk kritik/penilaian dan dibandingkan dengan seorang ilmuwan. hasil teori lain.
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusia, yaitu keseimbangan keadilan terhadap diri sendiri, terhadap Tuhan rakyat, terhadap rakyat, terhadap rakyat dan terhadap negara, dan terhadap rakyat terhadap lingkungan alamnya.
Nama : Naura Anandia Ghatsa
NPM : 2213053146
Mata Kuliah : Pendidikan Pancasila

Analisis Jurnal

IDENTITAS JURNAL

Judul : URGENSI PENEGASAN PANCASILA
SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK
Penulis Jurnal: Ika Setyorini
Volume, Nomor, Halaman : Vol.VI, No. 02, Hal. 213-222
Tahun Terbit : 02, November 2018
Kata Kunci : Indonesia, Pancasila, Technology, Value.

ISI JURNAL

A. Pendahuluan
Pancasila sebagai idiologi negara
merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya
dan agama dari bangsa Indonesia.
Pancasila sebagai idiologi bangsa
Indonesia mengakomodir seluruh
aktifitas kehidupan bermasyarakat,
berbangas dan bernegara demikian juga dalam aktifitas ilmiah.

B. HASIL TEMUAN DAN PEMBAHASAN
1. Konsep Dasar Nilai Pancasila
Sebagai Pengembangan Ilmu
Nilai-nilai Pancasila Pancasila
meliputi :
(i) nilai dasar (instrinsik)
(ii) nilai instrumental
(iii) nilai paraktis

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai
dan Moral dalam Pengembangan
Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi
Pancasila sebagai landasan etika pengembangan iptek dapat dirinci
sebagai berikut: 
(1). Pengembangan iptek yang terlebih menyangkut manusia haruslah menghormati martabat manusia,
(2) Iptek seharusnya harus meningkatkan kwalitas hidup manusia, baik sekarang
mauapun masa yang akan datang, 
(3) Pengembangan iptek hendaknya
membantu pemekaran komunitas
manusia, bail lokal, nasional ,aupun
global. 
(4) Iptek harus terbuka untuk
masyarakat dan memiliki dampak
langsung dalam kondisi hidup
masyarakat.
 (5) Iptek hendaknya membantu penciptaan masyarakat yang
semakin lebih adil.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan
Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek

Sumber historis dapat ditelusuri
dalam berbagai diskusi dan seminar
dikalangan intelektual di Indonesia salah satunya adalah perguruan tinggi. Sebagai sumber sosiologis Pancasila
sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peeistiwa yang terjadi dalam masyarakat.Sumber Politis Pancasila sebagai dasar nila pengembangan iptek dapat dilihat dari berbagai kebijakan yang dilakukan oleh para penyelenggara negara.
Nama : Naura Anandia Ghatsa
NPM : 2213053146

Identitas Jurnal
1. Nama Jurnal : Cakrawala : Jurnal Pendidikan
2. Judul Jurnal : Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan danTeknologi
3. Nama Penulis : Mursyidah Dwi Hartati Ponoharjo, Mohamad Khamim
4. Volume,Nomor,Halaman : Vol.12, No.1, Hal.32-42
5. Tahun Penerbit: 2018
Kata Kunci Jurnal: Pancasila, Personality Development, Science and Technology
6. Metode Penelitian: Kuantitatif
7. Waktu dan Tempat
Penelitian :2016/2017, Univeristas Pancasakti Tegal
8. Teknik Analisis Data: Analisis Deskriptif

Isi Jurnal
PEMBAHASAN

A. Sikap
Sikap adalah sekumpulan respon yang konsisten terhadap obyek sosial. sikap dapat diposisikan sebagai hasil evaluasi terhadap obyek sikap yang diekspresikan ke dalam proses-proses kognitif, afektif (emosi) dan perilaku.

B. Ciri-ciri Sikap
Sikap mempunyai ciri-ciri yaitu sikap dapat berubah-ubah karena itu sikap dapat dipelajari dan sikap dapat berubah pada orang-orang bila terdapat keadaan-keadaan dan syarat-syarat tertentu yang mempermudah sikap pada orang itu.

C. Tingkatan Sikap
Tingkatan sikap terdiri dari berbagai tingkatan yaitu:
(1) Menerima (receiving) Menerima diartikan bahwa orang (subyek) mau dan memperhatikan stimulus yang diberikan (obyek)
(2). Merespon (responding) Memberikan jawaban apabila memberikan jawaban apabila ditanya, mengerjakan tugas yang diberikan adalah suatu indikasi sikap karena dengan suatu usaha untuk menjawab pertanyaan atau mengerjakan tugas yang diberikan. Terlepas dari pekerjaan itu benar atau salah adalah berarti orang tersebut menerima ide itu,
(3).Menghargai (valuing) Mengajak orang lain untuk mengerjakan atau mendiskusikan dengan orang lain terhadap suatu masalah adalah suatu indikasi sikap tingkat tiga
(4).Bertanggung jawab (responsible)Bertanggung jawab atas segala sesuatu yang telah dipilihnya dengan segala resiko adalah mempunyai sikap yang paling tinggi.

D. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) selalu menjadi bagian terpenting dalam mendorong perkembangan sebuah negara.Secara etimologis, kata teknologi berasal dari kata techne dan logos. Techne berarti serangkaian prinsip atau metode rasional yang berkaitan dengan pembuatan suatu objek atau kecakapan tertentu, sedangkan logosmengacu kepada kata logi yang mengacu kepada makna tata pikir. Secara terminologi, teknologi mempunyai arti kemampuan manusia (masyarakat) untuk memanfaatkan kekuatan-kekuatan alam guna kepentingan hidupnya. Dalam memanfaatkan kekuatan alam tersebut dilakukan dengan menciptakan alat-alat. Dari definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa teknologi merupakan aplikasi dari kreativitas manusia berkaitan dengan alat dan bahan, serta diwujudkan dalam bentuk materi yang digunakan untuk membantu tercapainya kebutuhan manusia.