Posts made by Tria Selvia

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 1

by Tria Selvia -
Nama : Tria Selvia
NPM : 2213053358

Analisis Video 1

Nilai dan Moral di Lingkungan Masyarakat

Nilai dan moral memainkan peran penting dalam membentuk budaya dan perilaku masyarakat. Nilai-nilai ini mencerminkan keyakinan bersama tentang apa yang dianggap baik atau buruk, benar atau salah. Masyarakat yang memiliki fondasi nilai dan moral yang kuat cenderung menciptakan lingkungan yang lebih stabil dan saling mendukung.

Ada beberapa contoh sikap nilai moral baik yang ada di masyarakat. Tolong menolong antar sesama, Menyapa dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar, Menghargai pendapat antar sesama, Bertegur sapa, Fokus mengikuti pembelajaran dengan seksama.

Sedangkan untuk contoh nilai moral yang tidak baik dapat tercerminkan melalui beberapa sikap yaitu mencuri, membuang sampah sembarangan, merendahkan orang lain, berkendara dengan kecepatan tinggi, berkelahi dengan teman dan membiarkan teman berkelahi.

Sebagai penerus bangsa seharusnya kita dapat lebih peka bahwa nilai moral sangat penting dalam kehidupan sehari - hari. Oleh karena itu nilai moral ini perlu ditanamkan sejak dini kepada anak - anak sebagai bekal untuk bersikap dalam kehidupannya.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Jurnal 2

by Tria Selvia -
Nama : Tria Selvia
NPM : 2213053358

Analisis Jurnal 2

“Problematika Moral Bangsa Terhadap Etika Masyarakat "

Moral adalah perilaku yang baik yang menjadi karakter dari individu atau kelompok yang meliputi cara berfikir, bertindak dan merespon suatu keadaan. Moral dapat berubah seiring berjalannya waktu, namun moral tetap dijadikan standar perilaku yang digunakan untuk menilai benar dan salah. Di Indonesia moral dasarnya adalah Pancasila, sehingga Pancasila adalah pedoman kita dalam berperilaku. Pada kehidupan sehari-hari erat kaitannya dengan etika dan moral, yang mana etika dan moral juga berfungsi untuk mempermudah manusia dalam berinteraksi dengan baik.
Saat ini adalah era modern, perkembangan teknologi dan informasi semakin pesat, bahkan informasi pun semakin tidak terbatas. Namun perkembangan ini harus disertai dengan etika dan moral yang semakin meningkat. Dapat kita lihat di media sosial maupun di media elektronik bahwa banyak generasi muda yang melakukan tindakan menyimpang yang bertentangan dengan moral seperti halnya pembunuhan, pergaulan bebas, narkoba. Dari kasus tersebut menunjukkan bahwa penanaman akan nilai-nilai moral di masyarakat mengalami kemunduran. Salah satu penyebab terjadinya kehilangan etika dan moral khususnya pemuda pada era globalisasi ini dikarenakan tidak adanya pasal dan sanksi yang mengatur tentang etika dalam bermasyarakat. Sehingga perlu adanya upaya untuk mengatasi permasalah tersebut. Untuk membangun etika yang baik di dalam masyarakat diperlukan upaya internal dan eksternal.

Ada 3 upaya internal (dari dalam) yang bisa diterapkan untuk meningkatkan moral bangsa
1. Meningkatkan peran keluargadalam membentuk moralkeluarga menjadi rencana bagi setiap individu dalam mempelajari dan mengembangkan moralnya. Sehingga sangat diharapkan kepada setiap orang tua dapat mengajari dan mendidik anak-anaknya tentang bagaimana cara beretika dalam rumah maupun diluar.
2. Menciptkan lingkungan yang baik dalam masyarakat
Lingkungan sangat berpengaruh penting dalam membangun moral seseorang, karena dalam lingkunganlah manusia berkembang dan bertumbuh serta berinteraksi dengan manusia lainnya. Oleh dan sebab itu baiknya setiap pribadi manusia kiranya pintar dalam menempatkan diri disebuah lingkungan.
3. Membatasi teknologi yang adaDiharapkan peran orang tua dirumah untuk mengontrol kegiatan teknologi seorang anak agar tidak terpengaruh terhadap hal-hal negative yang ada di internet.

Selain upaya internal ada juga upaya eksternal yang meliputi :
1. Mengimplementasikan pendidikan karakter di sekolah
Proses pendidikan karakter itu seharusnya dilakukan secara berkelanjutan, sehingga nilai-nilai moral yang tertanam dalam pribadi anak tidak hanya berlaku pada tingkatan pendidikan melainkan juga muncul dalam kehidupan masyarakat
2. Seminar tentang kesadaran hukumseorang individu akan ketakutan jika mendengar kata hukum bila melakukan pelanggaran, namun kesadaran hukum di dalam suatu kampung biasanya lebih rendah dikarenakan kurangnya pemahaman yang diberikan
3. Menegakan HAM dimasyarakat
Hak asasi manusia ini bisa dijadikan acuan untuk masyarkat kampung cijambe girang sukaresmi, kabupaten sukabumi untuk menghargai keberadaan manusia lainnya agar bisa meminimalisir pelanggaran etika yang terjadi.
4. Pemerintah harus bertindak
Untuk mewujudkan moral yang baik saat ini salah satunya adalah dengan cara memberikan pelayanan terhadap masyarakat seperti mewujudkan pola hidup sederhana, memberikan pelayanan dengan empati.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Jurnal 1

by Tria Selvia -
Nama : Tria Selvia
NPM : 2213053358

Analisis Jurnal 1

Kesadaran Moral Kehidupan Bermasyarkat


Dalam jurnal tersebut membahas konflik kepentingan antara individu dan masyarakat, terutama terkait dengan kebijakan pemerintah, korupsi, dan dampaknya terhadap dinamika sosial. Pertama-tama, jurnal ini mencatat bahwa konflik kepentingan antara individu dan masyarakat masih ada, terutama dalam konteks pembangunan dan kebijakan pemerintah. Sebagai contoh, pembebasan tanah untuk pelebaran jalan dapat menimbulkan konflik jika hak tanah individu tidak dihormati. Selanjutnya, jurnal mengamati bahwa dalam era teknologi komunikasi, konflik lebih cenderung muncul antar individu atau kelompok untuk mendapatkan kekuasaan dalam pemerintahan. Proses demokratis diatur oleh "money politics," yang mungkin tidak menghasilkan pemimpin yang benar-benar mewakili kepentingan umum.

Ada tiga komponen sosial dan etika yang harus didorong untuk pembangunan berkelanjutan, yang pertama adalah kesadaran moral, fakta membuktikan bahwa potensi pribadi itu terbatas padahal keberadaan hidup manusia mempunyai tujuan. Untuk mencapai tujuan tersebut, manusia mempunyai kewajiban untuk memelihara dan mengembangkan eksistensinya. Atas keterbatasannya itu, mendorong munculnya suatu kesadaran moral setiap individu untuk membangun kehidupan bermasyarakat. Sadar akan segala keterbatasannya, mereka memadukan keberagaman potensi individual yang mereka miliki dalam bentuk sistem kerja-sama, sehingga menjadi satu kekuatan sosial untuk mencapai tujuan kesejahteraan umum. Adapun kesejahteraan umum bukan hanya berlaku secara kolektif saja, melainkan juga bagi seluruh individu anggotanya. Jadi, kesadaran moral mendorong terbentuknya suatu keterikatan sosial dalam bentuk kerja sama dalam kehidupan bermasyarakat, atas kesadaran moral itulah kemudian berfungsi menjadi satu wawasan bagi seluruh individu dalam bermasyarakat. Kedua, kreativitas dalam reproduksi, visi sosial ini mendorong kehidupan bermasyarakat untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas, kreativitas dalam kehidupan suatu masyarakat sangat ditentukan oleh strata sosial kelas menengah. Kelompok ini mencakup kaum intelektual yang kompeten dalam teori dan sistem pemberdayaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 4

by Tria Selvia -
Nama : Tria Selvia
NPM : 2213053358

Analisis Video 4

“Pelajar Anti Korupsi"

Korupsi adalah tindakan terencana, korupsi adalah tindakan kriminal, dan korupsi adalah sebuah kejahatan yang dilakukan oleh seorang atau golongan untuk memperoleh keuntungan. Istilah korupsi sudah tidak asing lagi bagi kita semua, tindakan korupsi pun semakin tidak terbatas. Tindakan ini tidak hanya dilakukan oleh seorang yang memiliki jabatan tinggi tetapi juga dilakukan oleh seorang dari berbagai lapisan masyarakat. Korupsi pun juga terjadi di dunia pendidikan. Dalam video tersebut, tindakan korupsi yang dilakukan adalah memalsukan nominal uang pada nota lalu menggunakan uang tersebut untuk membeli makanan. Sehingga siswa tersebut telah bertindak tidak jujur dan akibatnya tubuhnya menjadi tidak sehat karena memakan makanan dari hasil korupsi. Pendidikan antikorupsi yakni proses pembelajaran tentang integritas, etika, dan nilai-nilai moral yang dapat mencegah dan mengurangi risiko terjadinya tindakan korupsi harus diajarkan sejak usia dini dengan melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Oleh karena itu, seorang guru harus terus menerus memberikan pembelajaran dan teladan yang baik untuk membentuk karakter yang senantiasa bertindak positif. Tidak hanya guru, orangtua dan masyarakat pun sudah seharusnya bekerja sama untuk memberikan pembelajaran dan teladan yang baik bagi anak-anak. Serta seorang anak juga harus memiliki bekal agama sehingga ia dapat menghindari segala tindakan yang buruk dan senantiasa bertindak positif.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 3

by Tria Selvia -
Nama : Tria Selvia
NPM : 2213053358

Analisis Video 3

Perbedaan Sistem Pendidikan Sekolah Dasar Jepang dan Indonesia

Pendidikan adalah kegiatan pokok yang diperlukam setiap masyrakat, dan setiap sistem pendidikan di setiap negara berbeda, contohnya saja sistem pendidikan Jepang. Perbedaan perbedaan sistem pendidikan di Jepan dan Indonesia sebagai berikut:
• Adanya sistem kebersihan sejak dini
Adanya kesdarana akan kebersihan di Indonesia masih minim, hal itu karena arahan mengenai menjaga kebersihan sejak dini di sekolah masihlah minim, berbeda dengan negara Jepang yang di sekolah diberikan arahan secara teliti tentang pentingnya menjaga kebersihan
• Makan bareng
Semua sekolah di Indonesia memiliki kantin, pada sekolah Jepang anak anak disiapkan makanan dan cara mereka makan, kegiatan makanan dilakukan secara bersama sama sebagai bentuk untuk mempererat huhungan kerja sama anatara siswa dengan siswa dan siswa dengan guru
• Mata pelajaran sedikit
Di Indonesia mata pelajaran di sekolah sangat lah banyak, berbeda dengan sekolah Jepang dimana mata pelajaran mereka sedikit dan hanya dipelajari di hari tertentu, sehingga di hari lain tidak ada pengulangan mata pelajaran kembali
• Pendidikam karakter
Di Indonesia anak di tuntut untuk menjalankam berbagai macam ujian mulai dari tertulis, dan membaca, sedangkan di Jepan pada 3 tahun awal tidak diberikan ujian, namun mereka diberikan pengejaran mengenai pendidikan karakter
• Membaca dulu
Minat baca di Indonesia sangatlah rendah hal ini terjadi karena kita tidak terbiasa membaca buku di Indonesia, di Jepang anak diberikan waktu 10 menit untuk membaca sebelum memulia pelajaran
• Perlengkapan sekolah
Di jepang anak disediakan sepatu dan tas yang sama berbeda dengan Indonesia yang beragam
• Seragam Sekolah
Di jepang seragam sekolah hanya memiliki satu seragam, berbeda dengan indonesia yang memiliki banyak seragam sekolah