གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Dinda Sindy Astuti 2213053013

Nama: Dinda Sindy Astuti
NPM: 2213053013
Kelas: 2A
Analisis Vidio Perkembangan Demokrasi di Indonesia

1. Perkembangan demokrasi masa revolusi kemerdekaan ( sangat terbatas)
2. Perkembangan demokrasi masa parlementer (masa kejayaann dengan banyak melibatakan elemen demokrasi dalam kehidupan politik di Indonesia, namun mengalami kegagalan karena banyaknya politik partai dan ekonomi yang belum stabil).
3. Perkembangan demokrasi terpimpin 1959-1965 (Tolak ukur kekuatan politik utama yaitu ABRI,Soekarno, dan PKI)
4. Perkembangan pada masa orde baru (tiga tahun pertama politik kekuasaan masyarakat dalam hal kekuatan kekuasaan lalu setelahnya dikuasai oleh pemerintah)
5. Perkembangan demokrasi pada masa reformasi 1998 sampai sekarang (pada masa ini demokrasi pancasila digunakan dengan karakteristiknya adanya pemilu, rotasi kekuasaan, dan jaminan hak dasar).
Nama: Dinda Sindy Astuti
Npm: 2213053013
Kelas: 2A
Analisis jurnal tentang Dinamika sosial politik menjelang pemilu serentak 2019!

Sebagai pusat penelitian milik pemerintah dihadapkan pada tuntutan dan tantangan baru, baik yang bersifat akademik maupun praktis kebijakan, khususnya yang berkaitan dengan persoalan dengan otonomi daerah, demokrasi, HAM dan posisi Indonesia dalam percaturan regional dan internasional. hususnya perambahan konsep dan teori-teori baru ilmu politik, perbandingan poliSecara akademik, Politik dituntut menghasilkan kajian-kajian unggulan yang bisa bersaing dan menjadi rujukan ilmiah, baik pada tingkat nasional maupun internasional. Sementara secara moral, Politik dituntut untuk memberikan arah dan pencerahan bagi masyarakat dalam rangka membangun Indonesia baru yang rasional, adil, dan demokratis.
 
Karena itu, kajian-kajian yang dilakukan tidak semata- mata berorientasi praksis kebijakan, tetapi juga pengembangan ilmu-ilmu pengetahuan sosial, ktik, studi kawasan dan ilmu hubungan internasional yang memiliki kemampuan menjelaskan berbagai fenomena sosial- politik, baik lokal, nasional, regional, maupun internasional. Populisme di Indonesia Kontemporer: Transformasi Persaingan Populisme dan Konsekuensinya dalam Dinamika Kontestasi Politik Menjelang Pemilu 2019. Pemilihan umum serentak (pemilu serentak) yang diselenggarakan tahun 2019 di Indonesia merupakan pemilu pertama di mana pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres) dilaksanakan bersamaan dengan pemilihan anggota legislatif (pileg).
Oleh karena itu, menarik untuk melihat dinamika sosial politik yang terjadi pra-pemilu 2019.

Disamping itu, tulisan ini mengkritisi ketiadaan perubahan besar dari diterapkannya sistem pemilihan umum serentak 2019, yang disebabkan oleh masih diterapkannya presidential threshold dan masih lemahnya pelembagaan partai politik itu sendiri, sehingga pola koalisi yang dibangun oleh kedua pasangan calon presiden tetap bersifat pragmatis semata.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemilu Serentak 2019 membawa harapan terjadinya coattail effect, sehingga terjadi peningkatan dukungan politik di legislatif terhadap pemerintahan yang terpilih nantinya.
Hal ini menunjukkan terjadinya penguatan terhadap sistem presidensial karena dukungan memadai di legislatif.
Tulisan ini berpendapat bahwa label emak-emak maupun ibu bangsa yang disematkan oleh kedua kubu capres-cawapres kepada pemilih perempuan hanya sebatas narasi simbolis untuk memobilisasi suara perempuan yang mencapai lebih separoh jumlah pemilih.
Terima Kasih.