གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ DEFI FITRIA NURAINI 2213053263

Nama: Defi Fitria Nuraini
NPM : 2213053263

Terdapat beberapa cara bagaimana keluarga bisa menanamkan moral kepada anak-anak di rumah:

1. Memberikan Teladan Positif: Orang tua dapat menjadi contoh yang baik dalam perilaku, nilai, dan sikap yang ingin mereka ajarkan kepada anak-anak.

2. Komunikasi Terbuka: Membuka saluran komunikasi yang baik antara anggota keluarga untuk membicarakan nilai-nilai, etika, dan sikap yang diinginkan.

3. Pemberian Perhatian dan Waktu: Menghabiskan waktu berkualitas dengan anak-anak untuk mendengarkan, memberikan nasihat, dan memperkuat nilai-nilai yang diinginkan.

4. Memberikan Pujian dan Dukungan: Mendorong anak-anak dengan memberikan pujian atas perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai moral yang diinginkan.

5. Menjelaskan Konsekuensi dari Tindakan: Mengajarkan anak-anak mengenai konsekuensi dari tindakan mereka, baik yang baik maupun buruk.

6. Membuat Aturan yang Jelas: Menetapkan aturan yang konsisten dan adil dalam rumah tangga yang mencerminkan nilai-nilai moral yang diinginkan.

7. Melibatkan Anak-anak dalam Keputusan Keluarga: Memberi kesempatan kepada anak-anak untuk terlibat dalam pembuatan keputusan keluarga yang memperkuat nilai-nilai moral.

8. Menumbuhkan Empati dan Keterlibatan Sosial: Mengajarkan anak-anak untuk memahami dan peduli terhadap perasaan serta kebutuhan orang lain, serta mendorong keterlibatan sosial yang positif.

Kombinasi dari semua ini membantu membangun dasar moral yang kuat pada anak-anak dalam lingkungan keluarga.
Nama: Defi Fitria Nuraini
NPM : 2213053263

Analisis Jurnal 2

Identitas Jurnal
Nama Jurnal : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Volume : 1
Nomor : 2
Halaman : 54-56
Tahun Terbit : 2015
Judul Jurnal : PENDAPAT TENTANG MORAL DI ZAMAN NOW
Nama Penulis : Ni Komang Rani Pradnyani
Kata kunci: Moral, Nilai-Nilai Etika, Kesusilaan

Jurnal ini membahas tentang pentingnya moral dizaman sekarang dan upaya-upaya untuk mencegah penurunan moral serta meningkatkan moralitas. Penulis menekankan bahwa moral dianggap sebagai adat istiadat, aturan kesusilaan, dan tolak ukur dalam berprilaku bermoral. Upaya pencegahan penurunan moral perlu dilakukan melalui pendidikan kewarganegaraan, pendidikan pancasila, dan pendidikan karakter. Selain itu, solusi peningkatan moral juga perlu melibatkan keluarga dan masyarakat. Penulis juga menegaskan bahwa moral yang sesuai untuk kedepannya adalah moralitas yang mampu mengedepankan nilai-nilai moral, terutama nilai-nilai pancasila.

Jurnal ini juga membahas dampak media terhadap moral remaja, di mana media memiliki peran besar dalam pembentukan budaya dan gaya hidup yang mempengaruhi moral remaja. Hal ini menunjukkan bahwa faktor eksternal seperti media juga perlu diperhatikan dalam upaya meningkatkan moralitas.

Metode penelitian yang digunakan dalam jurnal ini adalah wawancara, dengan tujuan untuk menyelidiki pemahaman moral, moral masyarakat jaman sekarang, dan solusinya dalam meningkatkan moral di kalangan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengumpulkan data dan menganalisis pemahaman moral.

Dengan demikian, jurnal ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya moral di zaman sekarang dan upaya-upaya yang perlu dilakukan untuk meningkatkan moralitas, baik melalui pendidikan formal maupun melalui pengaruh faktor eksternal seperti media.
Nama: Defi Fitria Nuraini
NPM : 2213053263

Analisis Jurnal 1

Identitas Jurnal
Nama Jurnal : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik UMA
Halaman : 197-200
Tahun Terbit : 2015
Judul Jurnal : Solusi Pencegahan Permasalahan Moralitas dalam
Masyarakat
Nama Penulis : James
Kata Kunci: Moralitas, Agama

Jurnal ini membahas tentang permasalahan moralitas dimasyarakat Indonesia dan solusi pencegahannya. Penulis menyoroti beberapa permasalahan moralitas yang relevan, seperti penyalahgunaan narkoba, pola hidup yang merusak moral, konsumerisme, KKN, dan faktor-faktor yang mempengaruhi moralitas seperti spiritual, keluarga, lingkungan, dan pendidikan. Penekanan juga diberikan pada pentingnya menjaga diri dan keluarga agar tidak terjerumus ke dalam permasalahan moralitas. Selain itu, jurnal ini juga mencantumkan buku-buku yang relevan dengan topik-topik seperti teologia pembangunan, kamus bahasa Indonesia, masalah narkoba, etika Kristen, dan nilai-nilai pendidikan dari Yesus.

Jurnal ini juga membahas tentang dampak budaya global terhadap perubahan tata nilai dalam kehidupan manusia, yang dapat membawa kemajuan konstruktif namun juga kerusakan atau destruktif terhadap moralitas manusia. Selain itu, penulis juga memberikan beberapa cara dalam penanganan permasalahan moralitas yang ada dalam masyarakat, dengan memperhatikan faktor-faktor seperti KKN (Kolusi, Korupsi, Nepotisme).

Dengan demikian, jurnal ini memberikan gambaran yang komprehensif tentang permasalahan moralitas di masyarakat Indonesia dan upaya pencegahannya, serta memberikan pandangan tentang dampak budaya global terhadap moralitas manusia.

Secara keseluruhan jurnal ini memberikan kontribusi yang penting dalam memahami permasalahan moralitas dimasyarakat Indonesia dan memberikan solusi-solusi yang relevan untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Nama: Defi Fitria Nuraini
NPM : 2213053263

Analisis Video 2

Video ini membahas tentang masalah yang sering dialami remaja masa kini. Masa remaja adalah masa transisi yaitu peralihan dari anak-anak ke dewasa, jadi wajar saja jika mengalami banyak masalah.

Ini adalah 5 masalah terbesar yang paling sering dihadapi oleh remaja:
1. Penampilan
Banyak remaja yang merasa tidak percaya diri dengan penampilan nya. Penampilan memang penting tetapi jangan hanya fokus mengupgrade penampilan fisik saja tetapi juga harus meningkatkan kualitas diri.
2. Pendidikan
Banyak remaja yang pusing dengan perubahan dalam sistem pendidikan, ini menjadi penekanan pada sumber belajar modern seperti Google. Pendidikan dianggap sebagai kunci untuk membuka akses ke dunia.
3. Persahabatan
Persahabatan dapat membawa tekanan atau peer pressure. Kita harus bijak dalam memilih sahabat, karena dengan siapa kita bergaul itu dapat menentukan kehidupan kita dimasa depan.
4. Percintaan
Jatuh cinta boleh-boleh saja tapi jadikan itu sebagai penyemangat dalam pendidikan, bukan malah menjadikan masalah dan malas belajar.
5. Percaya Diri
Remaja memang terkadang sangat tidak percaya diri, maka dari itu mulai lah untuk mencoba karena kita kita akan tahu jika tidak mencoba hal-hal baru yang membuat percaya diri.

Video tersebut sangat memotivasi kita semua terutama remaja, karena mereka sangat membutuhkan dorongan atau motivasi untuk terus bersemangat dan tidak putus asa. Penjelasan dari video tersebut sangat baik dan rinci mulai dari permasalahan yang sering dihadapi sampai solusinya, dengan begitu kita bisa lebih mengerti apa yang sering dialami anak remaja.
Nama: Defi Fitria Nuraini
NPM : 2213053263

Analisis Video 1

Video ini membahas tentang Pendidikan Nilai dan Moral di Lingkungan Masyarakat.

Dalam video animasi tersebut menjelaskan contoh perilaku yang baik yang bisa diterapkan dalam masyarakat:
1. Tolong Menolong, kita harus menolong orang lain yang membutuhkan bantuan.
2. Menyapa Kenalan Dengan Bahasa yang Baik, ketika bertemu dengan teman ataupun orang yang kita kenal harus menyapa dengan bahasa yang baik dan sopan.
3. Menghargai Pendapat Orang Lain, misalnya pada saat musyawarah kita harus saling menghargai pendapat orang lain.
4. Bertegur Sapa, ketika bertemu dengan orang harus saling menyapa, tidak boleh sombong.
5. Mengikuti Pelajaran Dengan Tentram, ketika guru menjelaskan pelajaran di kelas kita harus memperhatikan dan mendengarkan nya.

Selanjutnya Contoh Nilai dan Moral yang Tidak Baik di Lingkungan Masyarakat:
1. Mencuri.
2. Membuang sampah tidak pada tempatnya.
3. Memandang rendah orang lain.
4. Berkendara dengan kecepatan tinggi.
5. Membuang sampah di sungai.
6. Berkelahi dengan teman dan tidak melerai teman yang berkelahi.

Berdasarkan video tersebut dapat disimpulkan bahwa nilai moral adalah suatu nilai yang menjadi standar baik atau buruknya seseorang. Moral sendiri memiliki makna (ajaran tentang) baik buruk yang diterima umum mengenai perbuatan, sikap, kewajiban dan lain sebagainya. Istilah moral ini sering disebut sebagai akhlak, budi pekerti, ataupun asusila.

Video ini bermanfaat untuk memahami tentang pendidikan nilai moral karena terdapat contoh perilaku yang baik dan yang buruk. Video ini juga cukup menarik karena menggunakan animasi sehingga mudah dipahami.