Nama: Rezza Risky Fadila
Npm:2213053144
Kelas: 2D
Prodi: PGSD
a.Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut? Jawab
Menurut saya, semua tindakan yang ditujukan untuk meningkatkan penghormatan dan pengakuan hak asasi manusia oleh masyarakat dan pemerintah. Banyak program hak asasi manusia yang tertunda, kualitas hak asasi manusia menurun, dan banyak penyerangan terhadap pembela hak asasi manusia. Itu diungkapkan dalam berbagai cara. Pertama, tidak ada proses peradilan atau pertanggungjawaban atas pelanggaran HAM yang dilakukan aparat keamanan. Kedua, secara sewenang-wenang membatasi kebebasan berbicara dan beragama melalui peraturan dan praktik politik. Ketiga, seksisme yang mengakar dan pelanggaran hak perempuan diikuti dengan pernyataan resmi yang mendiskriminasi dan merendahkan perempuan. Keempat, pemerintah tidak mampu melindungi keadilan, mengungkap kebenaran, dan membantu korban pelanggaran HAM masa lalu. Kelima, pelanggaran HAM meningkat drastis di Papua. Keenam, kelanjutan dan penggunaan hukuman ilegal, termasuk hukuman mati dan eksekusi oleh regu tembak. Namun, masih ada kabar baik. Amnesty International mengakui bahwa Indonesia sedang melaksanakan sejumlah reformasi penting untuk melindungi hak asasi manusia, menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi keamanan publik. Indonesia, misalnya, telah meratifikasi hampir semua perjanjian hak asasi manusia internasional dan tampaknya siap untuk meratifikasi yang lain, meskipun belum dilaksanakan. Salah satunya adalah Konvensi PBB untuk Perlindungan Semua Orang dari Penghilangan Paksa. Harapan kebangkitan gerakan mahasiswa juga dapat dilihat sebagai kontrol sosial terhadap penggunaan kekuasaan negara. Di Bali, gerakan masyarakat terus menentang pemugaran Teluk Benoa. Di Kendeng (Jawa Tengah), pendaki dapat mempertahankan klaimnya dari segala tekanan, termasuk ancaman pembunuhan dan kekerasan.
b.Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Jawab
Menurut saya
•Musyawarah dan mufakat : Nilai musyawarah dan mufakat sangat penting dalam budaya Indonesia. Prinsip ini tercermin dalam proses pengambilan keputusan politik di Indonesia, dimana pemerintah bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mencapai kesepakatan bersama. Musyawarah dan mufakat merupakan wujud nyata keragaman budaya Indonesia.
•Kesepian dalam keberagaman: Indonesia adalah negara yang kaya akan keragaman suku, agama, bahasa, dan budaya. Prinsip demokrasi Indonesia yang menghargai keberagaman berusaha menjaga kesatuan dalam keberagaman itu dengan menjamin kesempatan dan keterwakilan yang adil dalam proses politik bagi semua kelompok dalam masyarakat. Keragaman agama dan kepercayaan pada Tuhan Yang Maha Esa. Prinsip demokrasi Indonesia yang mengakui dan menghormati keberagaman agama di negeri ini tercermin dalam ungkapan Pancasila, “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Hal ini menunjukkan bahwa demokrasi Indonesia menghormati hak setiap orang atas keyakinan beragamanya, sekaligus mengedepankan kerukunan dan persatuan antar pemeluk agama yang berbeda. Pandangan saya tentang prinsip demokrasi Indonesia yang berketuhanan Yang Maha Esa adalah bahwa pendekatan ini mencerminkan pluralisme dan toleransi beragama di Indonesia. Prinsip ini mengakui bahwa meskipun mayoritas Muslim di Indonesia, negara ini juga memiliki komunitas agama minoritas yang harus dihormati dan dilindungi hak-haknya. Dalam konteks ini, prinsip ini mengedepankan kerukunan antarumat beragama dan memperkokoh nilai-nilai kebhinekaan di Indonesia. Namun, penting juga untuk diingat bahwa prinsip-prinsip tersebut harus diterjemahkan ke dalam praktik-praktik yang melindungi kebebasan beragama dan menghindari diskriminasi terhadap minoritas agama. Demokrasi yang berketuhanan Yang Maha Esa harus dilaksanakan secara adil dan menghormati hak asasi manusia semua warga negara, tanpa membedakan agama atau kepercayaan.
c.Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Jawab:
Praktik demokrasi di Indonesia saat ini tidak sejalan dengan Pancasila atau Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menjunjung tinggi hak asasi manusia. Jelas bahwa masih banyak kasus pelanggaran HAM terkait peristiwa ini di Indonesia. Tidak sesuai dan tidak sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945 Selama ini praktik demokrasi dalam perlindungan HAM di Indonesia masih tidak sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945, yaitu ketidakadilan terhadap mereka yang terlibat dalam pelanggaran HAM. yang menggunakan hak pilihnya, dan kegagalan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.
d.Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Jawab:
Sikap saya ,Indonesia adalah negara demokrasi dimana kedaulatan berada di tangan rakyat, sehingga mereka dapat bertindak atas nama mereka. Jika sering berbeda, ada penyalahgunaan. Kita perlu lebih waspada karena tidak semua agenda politik berkaitan dengan kepentingan publik. Ada yang salah dengan sistem ketatanegaraan kita, dan kehendak rakyat bukanlah agenda politik para penyelenggara negara. Dalam sistem politik Indonesia, kehendak rakyat dikomunikasikan melalui partai politik. Partai politik harus bisa menerima permintaan dan merumuskan kebijakan sesuai dengan kehendak rakyat. Misalnya, orang menginginkan pekerjaan, yang berarti pengangguran lebih rendah. Setelah itu, partai perlu menyusun rencana bagaimana menciptakan lapangan kerja baru.
e.Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Jawab
Menurut saya, Orang dengan karisma yang berakar pada tradisi dan agama seringkali memiliki pengaruh yang kuat terhadap loyalitas dan emosi orang. Kekuatan karismatik ini dapat digunakan untuk memobilisasi massa atau mendapatkan dukungan politik dengan mengandalkan keyakinan dan tradisi agama yang diagungkan dalam masyarakat.
Namun, ketika kekuatan karismatik itu dimanfaatkan untuk tujuan yang tidak jelas atau untuk keuntungan pribadi, hal itu dapat menyebabkan penyalahgunaan yang berdampak negatif pada masyarakat. Dalam beberapa kasus, pihak-pihak tersebut dapat memanipulasi kesetiaan dan perasaan masyarakat untuk mencapai tujuan yang bertentangan dengan kepentingan nyata masyarakat atau mengabaikan prinsip-prinsip hak asasi manusia.