Kiriman dibuat oleh Evangeline Yuana Elvida 2213053007

Nama : Evangeline Yuana Elvida
NPM : 2213053007
Kelas : 2/C

Analisis jurnal
Urgensi pendidikan Kewarganegaraan sebagai pendidikan karakter bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM dan masyarakat Madini

Setelah membaca dan memahami isi jurnal tersebut dapat saya simpulkan bahwa pendidikan kewarganegaraan di perguruan tinggi sangat diperlukan guna mewujudkan bangsa yang berdaulat. PKN sendiri menjadi mata kuliah pokok bagi mahasiswa agar terciptanya mahasiswa yang cerdas, baik, dan selalu mendukung keberlangsungan bangsa dan negara. Pendidikan kewarganegaraan memiliki tujuan untuk pembentukan karakter bangsa Indonesia terutama para generasi muda. Pembentukan karakter ini membentuk kecakapan partisipasi warga negara yang bermutu dan bertanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menjadikan warga Indonesia yang aktif, cerdas, kritis, dan memiliki jiwa demokrasi tinggi.

Adanya pula demokrasi yang sangat penting bagi mahasiswa masih dibagi menjadi dua yaitu demokrasi langsung dan demokrasi tidak langsung. Terciptanya demokrasi setelah terbentuknya pemerintahan dari beberapa mekanisme, membuktikan bahwa negara Indonesia sangat memerlukan generasi muda berpolitik cerdas dan unggul dan berjiwa patriotisme.
Kebebasan aspirasi masyarakat dan semua golongan menjadi penegak keadilan. Sebagimana dikutip oleh cendikiawan setidaknya ada 6 norma yang dibutuhkan oleh tatanan masyarakat yang demokratis. Yaitu, 1) kesadaran akan pluralisme. 2). musyarawah 3). cara cara yang sesuai tujuan 4). Norma kejujuran dalam pemufakatan 5). kebebasan urani, persamaan hak dan kewajiban 6).percobaan dan kesalahan

Hak asasi manusia merupakan hak yang diberikan secara langsung serta memiliki sifat kekuasaan. Di dalam HAM terdapat 4 prinsip yaitu kebebasan, kemerdekaan, persamaan, serta keadilan, di mana 4 prinsip tersebut sangat berkaitan sehingga dapat membentuk HAM menjadi hak asasi manusia yang adil bagi seluruh rakyat Indonesia.
Nama : Evangeline Yuana Elvida
NPM : 2213053007
Kelas : 2/C

Analisis vidio
Hakikat dan pentingnya PKN di perguruan tinggi

Dari vidio yang telah saya tonton, saya bisa menganalisis bahwa Pendidikan kewarganegaraan sangat berkaitan dengan warga negara Indonesia. Dimana pendidikan kewarganegaraan menjadi acuan bagi pendidik untuk memberikan ajaran pada pelajar juga kaitannya dengan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara Indonesia, Pancasila sebagai landasan negara dan Pancasila sebagai pandangan hidup. Landasan hukum pendidikan kewarganegaraan. PKN memiliki sebuah landasan yang dimana landasan tersebut menyusun dan membentuk suatu progres untuk mencapai tujuan tersebut. Adapun landasan tersebut yaitu
1. Pancasila
2. Pembukaan UUD 1945
3. Batang Tubuh UUD 1945
4. UU No. 20 Tahun 1982
5. UU No. 20 Tahun 2003
6. SK Dirjen DIKTI Nomor 43 Tahun 2006
Pendidikan kewarganegaraan memiliki sumber historis, sosiologis, dan politik PKN yang bahkan ada sebelum Indonesia merdeka, juga guna menjaga eksistensi dan kurikulum yg berlaku di Indonesia. Pentingnya pendidikan kewarganegaraan juga mendorong para generasi muda Indonesia merdeka untuk memajukan dan mengendalikan negara di kemudian hari menjadi negara berdaulat tinggi dan negara yang cerdas
Nama : Evangeline Yuana Elvida
NPM : 2213053007
Kelas : 1C

Analisis jurnal
Pancasila sebagai filsafat ilmu dan implikasi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi

Pengembangan pengembangan teknologi yang sudah terlampau deras menyebabkan terlalu mudahnya informasi dan seluruh penjuru dunia masuk ke dalam bangsa Indonesia. Pedoman Pancasila yang merupakan falsafah serta pedoman hidup bangsa Indonesia menghasilkan pemikiran yang mendalam untuk dilakukan oleh anak-anak bangsa. Menjadikan Pancasila sebagai pedoman tentang tingkah laku yang baik dan sebagai dasar falsafah negara Indonesia dijadikan pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu serta lambang kesatuan pertahanan bangsa dan negara Indonesia.

Pancasila sebagai filsafat ilmu juga menjadikan pedoman serta petunjuk agar Indonesia lebih mengutamakan ilmu pendidikan untuk generasi kedepannya terutama bagi anak-anak. Menjadikan sebagai suatu sistem pengetahuan harus memberikan landasan teoritik dan normatif bagi penguasaan dan pengembangan iptek serta menerapkan tujuan dan nilai intrinsik tujuan iptek yang dilandasi oleh nilai mental kepribadian dan moral manusia.

Implementasi sila-sila dalam pengembangan iptek seperti yang ada dalam sila pertama yaitu ketuhanan yang maha esa kita percaya dan takwa kepada Tuhan yang maha esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Saling menghormati dan bekerja sama antara pemeluk agama dan penganut kepercayaan yang berbeda-beda serta menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing-masing. Pada sila kedua yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab, kita mengakui bahwa persamaan derajat persamaan hak dan persamaan kewajiban antara sesama manusia serta saling mencintai sesama manusia. Kita juga dapat mengembalikan sikap tenggang rasa serta tidak semena-mena terhadap orang lain. Menjunjung tinggi rasa kemanusiaan serta gemar melakukan kegiatan kemanusiaan dan berani membela kebenaran serta keadilan bangsa Indonesia. Sila yang ketiga yaitu persatuan Indonesia, di mana pengakuan terhadap bhinneka tunggal Ika suku bangsa etnis agama adat istiadat dan kebudayaan, pengakuan terhadap persatuan bangsa dan wilayah Indonesia serta wajib membela dan menjunjung tinggi patriotisme. Sila yang keempat yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, di mana negara adalah tempat untuk kepentingan seluruh rakyat. Kedaulatan adalah ditangan rakyat jadi manusia Indonesia adalah sebagai warga negara serta warga masyarakat yang memiliki kedudukan hak dan kewajiban yang sama. Para pemimpin kerakyatan adalah hikmat kebijaksanaan yang dilandasi akal sehat jadi keputusan yang diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat oleh wakil-wakil rakyat. sila yang terakhir yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia di mana perlakuan yang adil di segala bidang kehidupan terutama bidang politik ekonomi sosial dan budaya serta perwujudan keadilan sosial itu meliputi seluruh rakyat Indonesia. Cita-cita masyarakat yang adil dan makmur yang merata material dan spiritual bagi seluruh rakyat Indonesia serta cinta akan kemajuan dan perkembangan.