Kiriman dibuat oleh Evangeline Yuana Elvida 2213053007

Nama : Evangeline Yuana Elvida
NPM : 2213053007
Kelas : 2/C

Analisis Vidio
Identitas dan integrasi nasional

Setelah menonton Vidio tersebut dapat saya simpulkan bahwa identitas nasional sangat diperlukan agar mendorong kelangsungan integrasi nasional. Identitas nasional sendiri adalah suatu kumpulan budaya, dimana didalamnya ada suku, adat, budaya, ras, agama dan bahasa yang beragam. Dilandasi sebagai Pancasila sebagai hakikat karna Pancasila ada cerminan dari diri dan bangsa Indonesia. Didalam identitas nasional ada beberapa unsur pokok yang terbagi dalam 3 identitas yaitu, identitas fundamental, identitas instrumental dan identitas alamiah yang dimana dalam ketiga unsur tersebut didasarkan oleh Pancasila, UUD 1945, serta kepulauan Indonesia.

Integrasi nasional, adalah penyesuaian unsur yang berbeda, maksudnya didalam penyesuaian dari identitas nasional yang beragam, integrasi nasional harus menyesuaikan dari suku bangsa, agama, budaya, dan bahasa yang ada di Indonesia. Dalam integrasi nasional ada pula faktor pendorong serta faktor penghambat, salah satunya adalah
Faktor pendorong:
Sejarah, cinta tanah air, rela berkorban, konsensus nasional.
Faktor penghambat:
Heterogen, ketimpangan, etnosentrisme, gangguan luar.
Integrasi juga memiliki bentuk integrasi nasional berupa asimilasi dan akulturasi, dimana asimilasi merupakan pembaruan dari 2 budaya yang disertai dengan hilangnya ciri khas kebudayaan asli sehingga membentuk kebudayaan baru, sedangkan akulturasi adalah percampuran budaya yang saling bertemu dan saling mempengaruhi
Nama : Evangeline Yuana Elvida
NPM : 2213053007
Kelas : 2/C

Analisis jurnal
Integrasi nasional sebagai penangkal etnosentrisme di Indonesia

Setelah membaca dan memahami isi jurnal tersebut dapat disimpulkan bahwa Identitas dan integrasi nasional, di mana identitas sendiri merupakan respirasi seseorang atau masyarakat untuk dapat melihat dirinya sendiri dan bagaimana orang lain melihat mereka sebagai sebuah entitas sosial budaya. Identitas adalah suatu kondisi yang selalu disesuaikan kembali dengan sifat yang harus diperbaharui dalam keadaan yang dapat dinegosiasi terus-menerus sehingga mewujudkan ketergantungan dari proses yang membentuknya.

Kesadaran nasional yang menjadi dasar akan keyakinan adanya integrasi yang mampu memelihara dan mengembangkan harga diri bangsa serta upaya melepaskan bangsa dari subordinasi terhadap bangsa asing. Terbentuknya pula kelompok-kelompok yang dipersatukan oleh suatu masalah bersama baik ideologi ekonomi maupun ideologi sosial yang jika dilihat dari aspek ruang bukan hanya satu yang terdiri dari beberapa lapisan identitas, tetapi lapisan identitas tergantung pada peran yang dijalankan, keadaan objektif yang dihadapi, serta ditentukan dari cara menyikapi keadaan peran tersebut. Ada pula demokrasi pemerintahan yang menjadi tempat pergaulan lintas budaya dan lintas etnis yang bahkan sekarang menghadapi bahaya bahwa tiap daerah menuntut agar posisi-posisi birokratif ditempati oleh putra daerahnya sendiri. Dengan demikian strategi kebudayaan mengacu pada kekuatan budaya serta pandangan hidup pelaku kebudayaan yang saling berkaitan dengan kompleksitas kebudayaan yang dianut oleh seluruh masyarakat Indonesia. Dengan demikian memerlukan penyatuan visi dan misi sebagai kepentingan masyarakat dan identitas individual untuk mengembangkan konsep integrasi nasional sebagai strategi kebudayaan.
Nama : Evangeline Yuana Elvida
NPM : 2213053007
Kelas : 2/C

Analisis Video
Identitas Nasional

Setelah menonton Vidio tersebut, saya dapat menyimpulkan bahwa interaksi nasional memiliki unsur pembentukan identitas negara yang dibagi menjadi suku bangsa, agama, kebudayaan, dan bahasa. Unsur identitas nasional tersebut dapat dirumuskan menjadi tiga bagian yaitu identitas fundamental, identitas instrumental, dan identitas alamiah. Ada berapa faktor, salah satunya faktor objektif. Yaitu faktor yang membentuk Indonesia sebagai wilayah kepulauan beriklim tropis dan terletak di persimpangan jalan komunikasi antar wilayah dunia Asia tenggara. Dan ada pula faktor subjektif yang memiliki faktor historis Indonesia yang mempengaruhi proses pembentukan masyarakat dan bangsa Indonesia melalui identitasnya dan melalui interaksi berbagai faktor yang ada di dalamnya. Dua faktor tersebut adalah faktor pembentukan identitas nasional.

Menurut Robert de Vantos teori tentang munculnya identitas nasional suatu bangsa sebagai hasil dibagi menjadi 4 yaitu
1. Faktor primer, faktor yang mencakup etnisitas, teritorial, bahasa, agama, dan sejenisnya.
2. Faktor pendorong yaitu faktor yang terdiri dari pembangunan komunikasi dan teknologi
3. Faktor penarik yaitu faktor yang mencakup kodifikasi bahasa dalam gramatika yang resmi, tumbuhnya birokrasi, dan pemantaan sistem pendidikan nasional.
4. Faktor reaktif yaitu faktor yang meliputi penindasan, dominasi, dan pencajian identitas alternatif melalui memori kolektif rakyat.

Selain itu ada pula primordial, sakral, tokoh, sejarah, bhineka tunggal Ika yang merupakan faktor mempengaruhi pembentukan identitas nasional bangsa Indonesia.
Tujuan dan fungsi identitas nasional sendiri sebagai alat pemersatu bangsa, sebagai pembeda dengan bangsa lainnya, merupakan landasan negara, identitas negara tersebut, nilai potensi bangsa. Peran identitas nasional yaitu sebagai bahan atau objek dalam integrasi nasional, pengontrol sumber daya ekonomi, menjadi penanda ikatan solidaritas, menjadi definisi teritorial,