Okta Rizkika Ramadhona
3F
2213053191
Pendekatan pentahelix pendidikan nilai dan moral.
Nilai (memberikan harga pada suatu konsep yang dihadapi). Moral(morse) (kebiasaan yang berulang ulang oleh sebuah kelompok.
Beberapa pendekatan:
•Pemerintah, pemerintah membuat UUD nomor 12 tahun 2012 mengenai pendidikan tinggi pada pasal 35 tentang kurikulum ayat 3. yaitu Agama, Pancasila, Bahasa Indonesia, sudah sepatutnya ada dalam dunia pendidikan yang digunakan sebagai langkah dalam penanaman nilai.
•Masyarakat/Komunitas, kehidupan atau kebiasaan yang ada dalam masyarakat dapat membantu dalam penanaman nilai dan moral.
•Akademisi, guru dan dosen ataupun seluruh orang yang ada di lingkungan pendidikan akan mentransfer penanaman nilai dan moral kepada peserta didik.
•Pengusaha/Pemilik Modal, penerapan nilai erat dengan kaitannya bidang tersebut.
•Media, dalam hal ini penanaman nilai dapat dilakukan dengan memanfaatkan media elektronik, serta bsia dilakukan dalam berbagai media sosial.
3F
2213053191
Pendekatan pentahelix pendidikan nilai dan moral.
Nilai (memberikan harga pada suatu konsep yang dihadapi). Moral(morse) (kebiasaan yang berulang ulang oleh sebuah kelompok.
Beberapa pendekatan:
•Pemerintah, pemerintah membuat UUD nomor 12 tahun 2012 mengenai pendidikan tinggi pada pasal 35 tentang kurikulum ayat 3. yaitu Agama, Pancasila, Bahasa Indonesia, sudah sepatutnya ada dalam dunia pendidikan yang digunakan sebagai langkah dalam penanaman nilai.
•Masyarakat/Komunitas, kehidupan atau kebiasaan yang ada dalam masyarakat dapat membantu dalam penanaman nilai dan moral.
•Akademisi, guru dan dosen ataupun seluruh orang yang ada di lingkungan pendidikan akan mentransfer penanaman nilai dan moral kepada peserta didik.
•Pengusaha/Pemilik Modal, penerapan nilai erat dengan kaitannya bidang tersebut.
•Media, dalam hal ini penanaman nilai dapat dilakukan dengan memanfaatkan media elektronik, serta bsia dilakukan dalam berbagai media sosial.