Nama : Muadhatus Solehah
Npm : 2213053174
Kelas : 2C
Prodi : PGSD
Analisis Soal
" Konflik Komunal di Perbatasan Indonesia-Timor Leste dan Upaya Penyelesaiannya "
1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
Jawab : Sebaiknya antar warga Indonesia dengan warga timor leste terutama yang tinggal di perbatasan sebaiknya bisa bicara dengan damai apa yang dipermasalahkan dan jangan mementingkan satu pihak saja dalam mengambil keputusan. Dan sebaiknya antar warga Negara harus mencari lebih tentang informasi-infomasi mengenai batas wilayah antar Negara tersebut.
Hal positif yang dapat diambil yaitu antar warga Negara harus lebih lagi menanamkan keterbukaan dan menciptakan kerjasama supaya tidak lagi menimbulkan kesalah pahaman yang menyebabkan konflik.
2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
Jawab : Jika para generasi bangsa Indinesia tidak berwawasan nusantara maka tidak memahami bahwa kita memiliki perbedaan setiap wilayah,perbedaan bahasa,perbedaan agama,perbedaan keunikkan suku bangsa,keunikkan budaya. maka jika kita tidak mengetahui hal tersebut Negara ini dapat dijajah oleh bangsa lain. Bahkan dapat menjadi Negara yang hancur. Hal tersebut disebabkan karena tidak adanya lagi rasa persatuan dan kesatuan diantara para warga Negara dan tidak adanya rasa untuk melindungi bangsa secara utuh.
3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?
Jawab : Cara untuk mencegah timbulnya konflik komunal yaitu
a. Membangun kelembagaan (pranata) yang berakarkan nilai dan norma yang menyuburkan persatuan dan kesatuan bangsa.
b. Merumuskan kebijakan dan regulasi yang konkret, tegas dan tepat dalam aspek kehidupan dan pembangunan bangsa yang mencerminkan keadilan bagi semua pihak, semua wilayah.
c. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah-masalah perbatasan adalah dengan melakukan pengembangan di wilayah tersebut.
d. Setidaknya, ada beberapa pendekatan yang bisa dilakukan, yakni: pendekatan kesejahteraan, pendekat kerja sama, pendekatan keamanan, dan.pendekatan daya saing wilayah.