གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Aulia Amanah 2213053126

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 1

Aulia Amanah 2213053126 གིས-
nama : aulia amanah
npm : 2213053126
kelas : 3f

Etika, nilai, dan moral saling berkaitan sebab semuanya berusaha mengarahkan manusia agar memiliki pola pikir,sikap, dan perilaku yang baik dalam kehidupan bermasyarakat, bernegara,dan berbangga.
Etika adalah cara manusia memperlakukan sesama dan menjalani hidup dan kehidupan dengan baik, sesuai aturan yg berlaku di masyarakat.
Moral memiliki arti yg hampir sama seperti etika karna keduanya mengandung nilai dan norma untuk mengatur tingkah laku manusia,yang mengacu pada kebiasaan yang berlaku dalam masyarakat.
Nilai ialah sesuatu yang memberi makna hidup yang di junjung tinggi,yang mewarnai dan menjiwai tindakan atau perilaku seseorang.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 2

Aulia Amanah 2213053126 གིས-
nama : aulia amanah
npm : 2213053126
kelas : 3f
Instrumen penilaian merupakan alat yang digunakan dalam menginput segala informasi yang dapat dijadikan alat ukur keberhasilan belajar dari siswa. Manfaat penilaian bagi anak yaitu untuk memelihara perkembangan anak sehingga anak akan senantiasa konsisten dalam belajar. Kemudian bagi orangtua manfaatnya adalah orangtua mendapatkan informasi terkait pertumbuhan dan perkembangan anak dalam proses belajar di satuan pendidikan. Sedangkan bagi guru manfaatnya adalah membantu seorang guru dalam memperoleh informasi perkembangan anak baik dari segi sikap, pengetahuan , maupun keterampilan siswa.

Prinsip-prinsip penilaian terbagi menjadi 8 yaitu :
Mendidik, berkesinambungan, objektif, akuntabel, transparan, sistematis, menyeluruh, dan bermakna.
Teknik penilaian mencakup tingkat pencapaian perkembangan anak dan instrumen yang dapat dijadikan pedoman penilaian perkembangan anak meliputi instrumen penilaian proses, catatan Anekdot, rubrik atau instrumen penilaian hasil kemampuan anak.
Bentuk penilaian yaitu dapat dilakukan dengan Penilaian harian, penilaian mingguan, penilaian bulanan, penilaian semester, portofolio anak, dan dokumen lainnya

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Jurnal 2

Aulia Amanah 2213053126 གིས-
nama : aulia amanah
npm : 2213053126
kelas : 3f

Masa depan suatu bangsa sesungguhnya dipegang oleh para pemuda yang merupakan masyarakat yang berada pada usia remaja, maka dari itu penting sekali bangsa ini untuk meningkatkan kualitas para pemudanya untuk Indonesia yang lebih baik. Saran dari pelatihan menangkal degradasi moral dalam rangka kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah hendaknya tim dosen ataupun berbagai pihak lainnya turut serta dalam mendukung program untuk membuat para generasi muda, termasuk pemuda agar mempunyai bekal moral yang baik yang berguna bagi mereka. Program PKM yang akan dilaksanakan, disesuaikan dengan bidang keilmuan di setiap Prodi dan kebutuhan masyarakat artinya kalangan millennial memiliki akses yang bebas dengan globalisasi dunia, yang tentunya pasti akan mempengaruhi moral. Banyak diantara kalangan millennial yang telah menunjukkan degradasi moral seperti minimnya sopan santun (cara berbicara dan berpakaian), kenakalan remaja (sex bebas dan konsumsi obat-obat terlarang), jauh dari nilai-nilai agama.
Tujuan dari PKM ini adalah memberikan pemahaman terkait degradasi moral di kalangan millennial, memberikan pemahaman terkait upaya dalam menangkal degradasi moral di era digital dan manfaat dari kegiatan PKM ini adalah peserta didik mendapatkan materi dan termotivasi untuk menangkal terjadinya degradasi moral yang menjadi tantangan di kalangan millennial di era digital.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Jurnal 1

Aulia Amanah 2213053126 གིས-
nama : aulia amanah
npm : 2213053126
kelas : 3f

isu-isu terkait politik identitas di Indonesia antara lain adalah munculnya kepentingan local seperti tentang keadilan dan pembangunan daerah yang tidak merata serta adanya perbedaan agama dan ideology yang dirasa tidak menjamin antar golongan dapat hidup tenang berdampingan.(Mundiri & Zahra, 2017) Sejalan dengan arus globalisasi, potret pendidikan Islam dewasa ini melahirkan dua sudut pandang yang berbeda (Fauzi, 2018), yaitu; a) pendidikan Islam tidak lagi dimonopoli oleh kelompok liberalis dan fundamentalis, melainkan telah diwarnai oleh sekelompok Islam lain, b) pendidikan Islam dipersepsikan menjadi embrio lahirnya kelompok Islam radikal dan Islam fundamentalis (Fauzi, 2018), sebagaimana hasil penelitian Farida menjelaskan bahwa lahirnya radikalisme dan fundamentalisme dilatarbelakangi oleh pemikiran dan peran sosial kiai, pandangan tersebut secara signifikan memberikan pengaruh terhadap lulusan pendidikan Islam, (Ummah Farida, 2016). Berangkat dari konteks tersebut, diperlukanlah paradigma pendidikan Islam yang lebih membumi dan humanistik, dengan melakukan kajian ulang terhadap sistem nilai sosial pesantren berdasarkan nilai al-Qur'an dan al-Hadits. Fenomena saling serang dan merasa kelompok yang dianutnya paling benar adalah indikasi dari kegagalan pendidikan melahirkan manusia bermoral dan berbudi pekerti.
Maka peran pendidikan sebagai agen perubahan adalah merubah orang yang kurang beradab menjadikan orang yang beradab atau merubah orang yang perilakunya tidak baik menjadi baik artinya pendidikan berperan besar dalam memproduksi ulang dan terus menerus mendampingi kelas-kelas sosial yang ada di masyarakat.
Tantangan Materi Pelajaran di Sekolah Penanaman dan penghayatan sikap-sikap budi pekerti di sekolah sejauh ini masih bersifat formatif belum menjadikan nilai-nilai yang diharapkan dalam indikator pencapaian belajar terwujud secara permanen dalam diri peserta didik di sekolah, terlebih lagi tantangan ketika peserta didik sudah tidak berada di lingkungan sekolah.Ketika kasus potensi kepribadian dan sosial yang dipertayakan, maka materi pelajaran di sekolah yang dianggap paling bertanggung jawab atas kegelisahan ini adalah mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Kandungan moral dari kedua mata pelajaran di atas telah mencakup norma-norma hidup manusia yang berbudi pekerti, menghayati dan memahami agama dan Negara yang melindunginya serta memuat materi toleransi dalam bentuk mampu menghargai perbedaan di tengah-tengah lingkungan masyarakatnya.