Kiriman dibuat oleh Mita Yogi Handayani 2213053107

Nama : Mita Yogi Handayani
NPM : 2213053107
Kelas : 3H

ANALISIS VIDEO 1 "Pendidikan Moral Tanggung Jawab Diri dalam Keluarga"

Tanggung jawab dalam keluarga :
1. Mendengar nasihat ayah
2. Membantu ibu
3. Menemani kakak
4. Menjaga keselamatan adik

Kepentingan tanggung jawab dalam keluarga :
1. Hubungan Keluarga menjadi erat
2. Keselamatan keluarga menjadi terjamin
3. Meringankan tugas keluarga
4. Membanggakan keluarga
Nama : Mita Yogi Handayani
NPM : 2213053107
Kelas : 3H

ANALISIS JURNAL 2

-Identitas Jurnal
Nama Jurnal : Jurnal Pengabdian
Dharma Laksana Mengabdi Untuk Negeri
Volume : 3
Nomor : 1
Halaman : 79-84
Tahun Terbit : 2020
Judul : MENANGKAL DEGRADASI MORAL DI ERA DIGITAL BAGI
KALANGAN MILLENIAL
Nama Penulis : Ahmad Yani Nasution dan Moh Jazuli

-Pendahuluan
Sebuah perguruan tinggi berkewajiban melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi berupa pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (P3KM). Tujuan dari PKM ini adalah memberikan pemahaman terkait degradasi moral di kalangan millennial, memberikan pemahaman terkait upaya dalam menangkal degradasi moral di era digital.

- Metode Pelaksanaan Kegiatan
Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan cara memberikan presentasi dan diskusi antara pemateri dan peseerta.

- Hasil dan Pembahasan
Kegiatan PKM yang dilaksanakan memiliki beberapa tahapan yang
dilakukan sebelum berkunjung langsung diawali dengan tahap persiapan (dengan melakukan survei awal) melakukan wawancara dengan kepala sekolah Mts Insan Madani terkait prosedur kegiatan PKM. Diantaranya pemantapan lokasi dan peserta PKM, penyusunan bahan pelatihan PKM. Siswa sangat antusias mengkuti kegoatan PKM yang dilakukan oleh TIM PKM dari Universitas Pamulang karena kegiatan PKM dilakukan dalam bentuk
pengarahan yang disertai games dan kegiatan seru lainnya.

- Kesimpulan
Kegiatan PKM dengan tema “Menangkal Degradasi Moral di Era Digital bagi kalangan Millenial di Mts Insan Madani Kp. Rahong Desa Tegallega Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogo Bogor yang telah dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat program studi Manajemen Universitas Pamulang
terlaksana dengan baik sesuai dengan yang direncanakan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu kewajiban dosen
untuk memenuhi kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi aksi dari keterlibatan perguruan tinggi dalam pembangunan nasional
Nama : Mita Yogi Handayani
NPM : 2213053107
Kelas : 3H

ANALISIS JURNAL 1

-Identitas Jurnal
Nama Jurnal : Jurnal Pedagogik
Volume : 05
Nomor : 01
Halaman : 69-81
Tahun Terbit : 2018
Judul : REKONSTRUKSI EVALUASI PENDIDIKAN MORAL MENUJU HARMONI SOSIAL
Nama Penulis : Ulil Hidayah

-Pendahuluan
Secara universal sistem Pendidikan Nasional memiliki peranan yang
signifikan terhadap dinamika perjalanan bangsa Indonesia. Sejalan dengan arus globalisasi, potret pendidikan Islam dewasa ini melahirkan dua sudut pandang yang berbeda. Ada tiga kelompok besar prototype
out put pendidikan dewasa yaitu Pendidikan menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan intelektual yang mampu menguasai terhadap teknologi, Memiliki kemampuan intelektual dan mampu
menghayati terhadap nilai-nilai ajaran agama, Kelompok yang memiliki kemampuan intelektual yang mampu menguasai
agama.

- Tujuan Pendidikan Nasional
Pendidikan mengambil pada istilah ta’dzib artinya bahwa pendidikan merupakan proses perwujudan manusia yang mempunyai adab. Maka peran pendidikan sebagai agen perubahan adalah merubah orang yang kurang beradab menjadikan orang yang beradab atau merubah orang yang perilakunya tidak baik menjadi baik. Pemerintah telah memberikan kebijakan system desentralisasi
yang berlanjut pada system demokrasi kepada setiap daerah dan sekolah untuk
mengolah dan mengembangkan sendiri potensi yang dimiliki daerah dan sekolah dalam mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan.

- Tantangan Materi Pelajaran di Sekolah
Ketika kasus potensi kepribadian dan sosial
yang dipertayakan, maka materi pelajaran di sekolah yang dianggap paling
bertanggung jawab atas kegelisahan ini adalah mata pelajaran Pendidikan
Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn).
Kandungan moral dari kedua mata pelajaran di atas telah mencakup
norma-norma hidup manusia yang berbudi pekerti, menghayati dan
memahami agama dan Negara yang melindunginya serta memuat materi
toleransi dalam bentuk mampu menghargai perbedaan di tengah -tengah lingkungan masyarakatnya.

-Persiapan, Pelaksanaan dan Evaluasi PAI dan PKn di Sekolah
Pada tahap persiapan yang telah tersusun dalam perangkat pembelajaran SKL (Standard Kompetensi Lulusan) ditentukan terlebih dahulu melalui Permendikbud No. 54 Tahun 2013.
Pada tahap pelaksanaan pembelajaran, pada kurikulum 2013
menggunakan pendekatan saintifik melalui kegiatan mengamati, menanya,
mencoba, menalar dan mengkomunikasikan.
Pada tahap evaluasi penilaian dilakukan dengan memberikan skor pada
kegiatan diskusi, pengayaan (pendalaman materi), refleksi akhlak mulia,
ulangan dalam bentuk soal uraian dan pilihan ganda serta mencatat sikapsikap karakter selama proses pembelajaran.

- Rekonstruksi Evaluasi Pendidikan Moral
Untuk mewujudkan harmoni sosial yang diharapkan PAI dan PKn
sangat menentukan bagaimana isi materi bisa diajarkan dengan baik melalui
tahap perencanaan pembelajaran hingga tahap evaluasi pada peserta didik di sekolah. Fokus pada tahapan evaluasi pembelajaran ini khususnya pada mata
pelajaran PAI dan PKn perlu direkonstruksi guna memberi implikasi jangka
panjang dan permanen pada peserta didik melalui:
1. Rekonstruksi pertama
harus dimulai dari kemampuan pendidik dalam membawa materi ajar
pendidikan moral kepada peserta didik harus kompeten di bidangnya dan bisa mengintegrasikan dengan kasus-kasus yang banyak terjadi di lingkungan kehidupan
2. Sesekali peserta didik di hadapkan dengan permasalahan yang
marak terjadi untuk menemukan penyebab dan solusinya.
3. Pendidik tidak terpaku pada instrument penilaian formalitas tapi lebih luas cakupannya
4. Pendidik menyisipkan pembelajaran
multicultural melalui kurikulum laten secara sporadic
5. Evaluasi tulis berupa
ulangan harian bukan penilaian utama atas keberhasilan belajar peserta didik.
Penilaian lebih ditekankan pada ranah afektif yang berimplikasi pada penilaian psikomotorik peserta didik.

- Output Pendidikan yang Didambakan Menuju Masyarakat Ideal
Esesensi pendidikan moral bukan mengajarkan tentang akademik maupun non akademik. Upaya pemberian pendidikan
moral menurut Teuku Ramli dapat dilakukan dengan lima pendekatan, yaitu:
Penanaman nilai (inculcation approach), perkembangan moral kognitif (cognitive
moral development approach), analisis nilai (values clarification approach),
pembelajaran berbuat (action learning approach).
Nama : Mita Yogi Handayani
NPM : 2213053107
Kelas : 3H

ANALISIS VIDEO 2 "Instrumen Penilaian Pengembangan Nilai Agama dan Moral Anak Usia Dini"

•Instrumen Penilaian
Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data sebagai bahan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik dengan berbagai cara dan beragam alat penilaian belajar peserta didik.

•Manfaat Penilaian
1. Bagi anak : untuk memelihara pertumbuhan anak, perkembangan anak lebih optimal, anak mendapatkan stimulasi sesuai dengan minat perkembangan nya, anak mendapatkan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan nya.
2. Bagi orang tua : memperoleh informasi tentang pertumbuhan perkembangan dan minat anak, memudahkan orang tua dalam memberikan stimulasi yang sesuai di rumah, membuat keputusan bersama antara orang tua dengan pihak satuan paud dan memberikan dukungan untuk memenuhi kebutuhan anak
3. Bagi guru : untuk mengetahui perkembangan sikap, pengetahuan dan keterampilan anak, mendapatkan informasi awal tentang hambatan tumbuh kembang anak, mengetahui kesesuaian stimulasi dalam layanan dengan kebutuhan perkembangan nya, memberikan dukungan yang tepat, memiliki data dan informasi tentang perkembangan anak untuk pembuatan rencana pembelajaran.

•Prinsip-prinsip penilaian
Mendidik, berkesinambungan, objektif, akuntabel, transparan, sistematis, menyeluruh,bermakna.

•Teknik dan Lingkup Penilaian
Teknik penilaian mencangkup tingkat pencapaian perkembangan anak dan instrumen yang dapat dijadikan pedoman penilaian perkembangan anak meliputi instrumen penilaian proses, catatan anekdot rubrik, dan instrumen penilaian hasil kemampuan anak

•Mekanisme Penilaian
1. Menyusun teknik, instrumen penilaian serta mendapatkan indikator capaian perkembangan anak
2. Melaksanakan proses penilaian sesuai dengan tahap,teknik dan instrumen penilaian
3. Mendokumentasikan Penilaian proses dan hasil belajar anak secara akuntabel dan transparan
4. Melaporkan pencapaian perkembangan anak pada orang tua

•Teknik Penilaian
1. BB (Belum Berkembang)
2. MB (Mulai Berkembang)
3. BSH (Berkembang sesuai harapan)
4. BSB (Berkembang sangat baik)

•Bentuk Penilaian
Penilaian harian, penilaian mingguan, penilaian bulanan, penilaian semester, portofolio anak, dokumen lain yang diperlukan oleh setiap satuan PAUD
Nama : Mita Yogi Handayani
NPM : 2213053107
Kelas : 3H

ANALISIS VIDEO 1 "ETIKA,NILAI DAN MORAL"

Etika,Nilai dan Moral saling berkaitan, sebab semuanya berusaha mengarahkan manusia agar memiliki pola pikir,sikap dan perilaku yang baik dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

•Etika adalah cara manusia memperlakukan sesama dan menjalani hidup dan kehidupan dengan baik sesuai aturan yang berlaku di masyarakat. Contoh : mengucap salam ketika kita bertamu atau memasuki rumah, izin dan mencium tangan kedua orang tua ketika ingin pergi, membuang sampah pada tempatnya.

Etika dan Moral mempunyai pengertian yang berkaitan, karena keduanya mengandung nilai dan norma untuk mengatur tingkah laku manusia, yang mengacu pada kebiasaan yang berlaku dalam masyarakat.

•Nilai adalah sesuatu yang memberi makna hidup yang dijunjung tinggi, yang mewarnai dan menjiwai tindakan atau perilaku seseorang. Nilai juga biasa disebut sebagai penghargaan, penghormatan atau kualitas terhadap sesuatu yang dapat bermanfaat, menyenangkan, memuaskan, menarik atau sebagai sistem keyakinan.

Sifat dan Jenis Nilai
1. Bersifat relatif (nilai bergantung pada tempat dan waktu)
2. Bersifat subjektif (nilai berbeda beda bagi setiap orang)

•Moral adalah hal yang dapat mendorong manusia untuk melakukan tindakan yang baik sebagai kewajiban atau keharusan. Moral juga sebagai sarana untuk mengukur benar atau tidaknya sikap dan tindakan manusia. Moral adalah kepekaan dalam pikiran, perasaan dan tindakan terhadap prinsip-prinsip dan aturan-aturan. Contoh nya dalam masyarakat yaitu sopan santun terhadap yang lebih tua.

Manfaat mempelajari etika,nilai dan moral adalah kita dapat menjunjung tinggi dan menghargai nilai nilai kemanusiaan, kita lebih toleransi etis santun dalam bersikap dan bertindak, kita dapat menilai kemampuan dari orang lain, kita lebih bertanggung jawab dalam bidang yang diampu, kita dapat meningkatkan profesionalitas