Nama : Rellys Pratiwi
NPM : 2213053070
ANALISIS JURNAL
Nama Jurnal : Jurnal Cakrawala Pendidikan
Nomor : 2
Tahun: 2009
Judul : Pendidikan nilai moral ditinjau dari perspektif global
Nama Penulis : Sudiati
Isu pendidikan moral di berbagai negara dengan karakteristik ideologi yang berbeda, yaitu Indonesia, Malaysia, India dan Cina
1. Indonesia
Pendidikan nilai di Indonesia sendiri masih sedikit kesadaran dalam perspektif global dimana pendidikan disini masih terpaku pada kurikulum nasional dan lokal yang belum tuntas saja. Seperti contoh pendidikan moral Pancasila dan agama, tidak mencapai tujuan dalam menanamkan nilai moral dan humanis kepada kesadaran peserta didik. Menurut Affiyah(2003) kelemahan pendidikan agama karena materi pendidikan agama hanya terfokus pada kognitif saja sehingga dalam aspek sosial dan psikomotorik kurang dalam hidup bertoleransi dalam bermasyarakat,berbangsa dan bernegara
2. India
Pendidikan nilai di India dikembangkan untuk meningkatkan nilai kesadaran ilmiah, sosial dan kewarganegaraan yang tidak secara khusus dikembangkan dalam sudut pandang agama saja, melainkan secara universal.
3. Malaysia
Pendidikan nilai dilakukan di sekolah dasar. Pendidikan secara langsung dilakukan dengan pendidikan nilai moral dan pendidikan agama, pendidikan secara tidak langsung dilakukan dengan pendidikan pkn dan kegiatan ekstrakurikuler. Meski cukup konsisten pendidikan moral di Malaysia pun masi terdapat beberapa kendala
4. Cina
Dalam pendidikan memiliki kaitan yang erat dengab kewajiban moral. Pendidikan moral dilakukan sekali dalam seminggu, guru didorong untuk menggunakan pendekatan pembelajaran yang mampu mengangkat pengalaman kehidupan sehari-hari.
Dimensi Pendidikan Nilai Moral
a. Teori perkembangan moral
Nilai moral bersifat relatif, Perkembangan moral dipahami sebagai suatu internalisasi langsung norma budaya eskternal.
b. Pendidikan nilai moral
Pendidikan nilai moral adalah pendidikan yang berusaha mengembangkan komponen-komponen integrasi pribadi
c. Pendekatan pendidikan nilai moral
Pendekatan dapat dipilih sesuai dengan banyaknya nilai yang dipilih untuk ditanamkan dan dikembangkan.Oleh karena itu, pendidikan
nilai tidak dapat disajikan hanya oleh
seorang guru atau hanya dalam satu
pelajaran, tetapi diperlukan format
yang beragam dari berbagai pelajaran
yang mengintegrasikan secara sendirisendiri atau dengan kombinasi
d. Metode dan teknik pendidikan nilai moral
Untuk mengaplikasikan konsep pendidikan nilai tersebut di atas, diperlukan beberapa metode.
1.Metode langsung mulai dengan penentuan perilaku yang dinilai baik sebagai upaya indoktrinasi berbagai ajaran
2.Metode tidak langsung tidak dimulai dengan menentukan perilaku yang
diinginkan, tetapi dengan menciptakan situasi yang memungkinkan perilaku
yang baik dapat dipraktikkan.