Kiriman dibuat oleh RELLYS PRATIWI

Nama : Rellys Pratiwi
NPM : 2213053070
Jurnal moral kemasyarakatan
Penulis : Ilham Hudi

PENGARUH PENGETAHUAN MORAL TERHADAP PERILAKU MORAL PADA SISWA SMP NEGERI KOTA PEKAN BARU BERDASARKAN PENDIDIKAN ORANGTUA
1. Tinjauan tentang Konsep Dasar Moral
Di negara-negara maju, pembangunan karakter menjadi satu elemen penting dalam proses pendidikan guna menerapkan kembali nilai-nilai yang baik dan menyaring segala bentuk unsur negatif yang dapat mempengaruhi tingkahlaku kalangan anak-anak dan tidak terkecuali kalangan remaja. ada banyak faktor yang berkontribusi mempengaruhi kualitas moral di kalangan siswa. Salah satu faktor tersebut; adalah keteladanan dari guru, orangtua, dan masyarakat.

2. Konsep dasar karakter
Menurut Kemendiknas (2010), karakter adalah watak, tabiat, akhlak, atau kepribadian seseorang yang terbentuk dari hasil internalisasi berbagai kebajikan (virtues) yang diyakini dan digunakan sebagai landasan untuk cara pandang, berpikir, bersikap, dan bertindak. Sementara pendidikan karakter adalah pendidikan yang mengembangkan nilai-nilai karakter bangsa pada diri peserta didik, sehingga mereka memiliki nilai dan karakter sebagai karakter dirinya, menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan dirinya, sebagai anggota masyarakat, dan warga negara yang religius, nasionalis, produktif dan kreatif. Ada enam karakter yang dapat dikatakan sebagai pilar-pilar karakter manusia, di antaranya: (1) Respect (Penghormatan); (2) Responsibility (Tanggung Jawab); (3) Citizenship-Civic Duty (Kesadaran Berwarga Negara); (4) Fairness (Keadilan dan Kejujuran); (5) Caring (Kepedulian dan ) 6. Trustworthiness (Keparcayaan).

3. Pengetahuan Moral (Moral Knowing)
a. Kesadaran Moral (Moral Awareness)
b. Mengetahui Nilai-Nilai Moral (Moral Values)
c. Pengambilan Perspektif(Perspektive Taking)
d. Penalaran Moral (Moral Reasoning)
e. Membuat Keputusan (Decision Making)
f. Memahami Diri Sendiri (Self Knowledge)

4. Perilaku Moral (Moral Action)
Perilaku moral adalah produk dari dua bagian karakter lainnya. Jika orang memiliki kualitas moral intelektual dan emosional seperti yang baik, mereka memiliki kemungkinan melakukan tindakan yang menurut pengetahuan dan perasaan mereka adalah tindakan yang benar.
a. Kompetensi
b. Kehendak
c. . Kebiasaan

5. Pendidikan Orang Tua
Ki Hajar Dewantara, mengatakan tri pusat pendidikan adalah keluarga, sekolah dan masyarakat. Pendidikan karakter pada dasarnya dibentuk pada beberapa pilar yang saling berkaitan. Adapun pilar-pilar karakter ini adalah nilai-nilai luhur universal yang terdiri dari:(1) Cinta Tuhan dan alam semesta beserta isinya, (2) Tanggung jawab
kedisiplinan dan kemandirian, (3) Kejujuran, (4) Hormat dan santun, (5) Kasih sayang, kepedulian, dan kerjasama, (6) Percaya diri, kreatif, kerja keras, dan pantang
menyerah, (7)Keadilan dan kepemimpinan, (8) Baik dan rendah hati, dan (9) Toleransi, cinta damai, dan persatuan.
Nama : Rellys Pratiwi
NPM : 2213053070
-Identitas Jurnal
Nama Jurnal : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Volume : 1
Nomor : 2
Halaman : 54-56
Tahun Terbit : 2015
Judul : PENDAPAT TENTANG MORAL DI ZAMAN NOW
Nama Penulis : Ni Komang Rani Pradnyani

Moral adalah karakter atau nilai yang ada atau melekat pada pribadi seseorang atau pada setiap individu. Nilai-nilai moral ini berlandaskan pada nilai-nilai kebangkitan yang secara objektif masyarakat secara luas membentuk karakter dari seseorang atau warga negara dalam penanaman nilai moral yang mempengaruhi prilaku, sehingga implikasinya terdapat sikap tanggung jawab, tenggang rasa, serta disiplin yang perludikembangkan. Pencegahan penurunan moral perlu adanya penanaman internalisasi baik bersifat pendidikan kewarganegaraan atau pendidikan pancasila, pendidikan karakter.
Nama : Rellys Pratiwi
NPM : 2213053070
-Identitas Jurnal
Nama Jurnal : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik
Volume : 3
Nomor : 2
Halaman : 197-200
Tahun Terbit : 2015
Judul : Solusi Pencegahan Permasalahan Moralitas dalam
Masyarakat
Nama Penulis : James

Solusi Pencegahan Permasalahan Moralitas dalam Masyarakat
Budaya global yang dibangun dengan kemajuan dibidang ilmu pengetahuan, teknologi khususnya media informasi telah membawa berbagai perubahan, terutama perubahan tata nilai dalam kehidupan manusia.Ada berbagai pola hidup yang merusak moral manusia, beberapa diantaranya yang sangat relevan dan actual dalam kehidupan masyarakat kita adalah: Free sex (seks bebas). Segala kenakalan anak, remaja, pemuda bahkan orang pun biasanya dimulai dari keadaan keluarga yang tidak
rukun, kacau, porak-poranda, dan penuh dengan nuansa perselisihan. Jadi dapatlah kita katakan bahwa faktor yang sangat penting untuk diperhatikan, untuk penanganan dan pencegahan masalah moralitas dalam masyarakat. Faktor lingkungan dan pergaulan adalah salah satu faktor yang sering menyebabkan orang jatuh kedalam permasalahan moralitas, seperti ungkapan “pergaulan yang buruk merusak kebiasaan baik” artinya dimana pun kita berada dan dengan siapa kita bergaul, ini akan
berdampak pada cara hidup kita. Masalah moralitas merupakan masalah yang tak henti-hentinya menjadi persoalan kita. Karena mau tidak mau kita sebagai manusia yang berada di lingkungan sosial budaya yang beragam.

3H 2023 Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 3

oleh RELLYS PRATIWI -
Nama : Rellys Pratiwi
NPM : 2213053070

Pendidikan Nilai dan Moral di Lingkungan Masyarakat
Didalam video tersebut menunjukkan tentang nilai dan moral yang baik di masyarakat, seperti beribadah dengan baik, bersosialisasi dengan baik di masyarakat, bertata krama dan ber adab yang baik, sopan santun, ramah, mudah bergaul, aktif kegiataan keagamaan, kepedulian sosial. Pendidikan moral harus diajarkan sejak dini karena moral sangat penting. Seorang yang berpendidikan harus mempunyai moral atau akhlak yang baik.

3H 2023 Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 2

oleh RELLYS PRATIWI -
Nama : Rellys Pratiwi
NPM : 2213053070
5 Masalah terbesar Remaja masa kini
1. Penampilan ( jangan hanya fokus meng upgrade penampilan saja, tetapi juga harus meng upgrade kualitas diri)
2. Pendidikan ( Pendidikan itu penting,Pendidikan sekarang sudah dipermudah dengan adannya teknologi, jadi kita harus bersyukur dan terus belajar)
3. Persahabatan ( Persahabatan yang mendatangkan pressure bisa jadi masalah besar bagi remaja)
4. Percintaan ( boleh jatuh cinta, jadikan jatuh cinta itu sebagai penyemangat untuk mendapatkan prestasi di sekolah)
5. Percaya diri ( percaya iri sangat penting karena itu ujung tombak dalam kehidupan)