Posts made by Aulia Zahwa Adinda 2213053103

Nama: Aulia Zahwa Adinda
NPM: 2213053103
Kelas 3G

Analisis video 1

Pada video tersebut membahas beberapa nilai-nilai dan moral positif yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
1.) Tolong menolong
Mendorong sikap membantu orang lain tanpa pamrih dan sikap tolong-menolong dapat memperkuat kebersamaan.
2.) Menyapa kenalan menggunakan bahasa yang baik.
Mengajarkan pentingnya komunikasi sopan dan ramah dalam bersosialisasi.
3.) Menghormati pendapat orang lain.
membangun kesadaran akan pentingnya menghargai perbedaan pendapat untuk menciptakan lingkungan yang inklusif.
4.) Mengikuti pelajaran dengan tentram.
Mengajarkan kedisiplinan dan fokus dalam belajar

Berikut ini adalah nilai dan moral yang tidak baik di lingkungan masyarakat
1.) Mencuri
Mengajarkan tentang konsekuensi negatif dan melanggar norma sosial.
2.) Membuang sampah tidak pada tempatnya.
Mengajarkan kita untuk bertanggung jawab terhadap lingkungan dan kebersihan.
3.) Memandang rendah orang lain
Menunjukkan pentingnya menghormati orang lain.
4.) Berkendara dengan kecepatan tinggi.
menyadarkan akan bahaya dan ketidak pertanggungjawaban dalam berkendara.
5.) Membuang sampah di sungai
Menyadarkan akan dampak negatif terhadap ekosistem dan lingkungan.
6.) Membiarkan teman berantem.
Menekankan pentingnya memisahkan teman yang lagi berantem untuk mencegah konflik yang dapat merugikan mereka.
Nama: Aulia Zahwa Adinda
NPM: 2213053103
Kelas: 3G

Dampak perubahan zaman terhadap etika dan moral masyarakat Indonesia dan pentingnya mengatasi masalah ini untuk mencegah dampak negatif menjadi sorotan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan etika dan moralitas masyarakat di desa Cijambe Girangi, Kecamatan Sukaresmi, Provinsi Sukabumi.
Pentingnya perilaku moral sebagai karakter individu atau kelompok ditekankan, dengan menyoroti peran pancasila sebagai landasan moral dan kriteria untuk pengambilan keputusan nasional dan negara.Studi ini juga menyoroti perlunya lembaga penegak hukum untuk menangani pelanggaran etika dan membentuk moral masyarakat. Penelitian ini menyoroti pentingnya etika dan religiusitas dalam pembentukan karakter auditor,serta peran penting pendidikan dan penegakan hukum dalam pembentukan moral negara.



Sebagai kesimpulan,penelitianini memberikan informasi berhargamengenaitantangan yang dihadapi masyarakat Indonesia dalam menjaga standar etika dan nilai-nilaimoraldanmerekomendasikan tindakan-tindakansepertimemperkuatperan keluarga dalampembentukanmoral, menciptakan lingkungan yang mendukung,memberikanpendidikan karakter di sekolah-sekolah, danmenanamkannilai-nilai kemanusiaan.Tindakan yangtepat untuk mengatasi tantangan-tantangan ini.
Nama: Aulia Zahwa Adinda
NPM: 2213053103
Kelas: 3G

Metode analisis dan sintesis mengembangkan gagasan bahwa jika semua individu memiliki dorongan moral yang kuat untuk berbuat baik, maka dalam duniayang penuh dengan kohesi, mereka akan diikatoleh ikatan moral. Ikatan moral ini memungkinkan orang untuk hidup sesuai dengan prinsip-prinsip etika normatif dalam masyarakat dan mencapai tujuan bersama tanpa konflik. Kesadaran moral berfungsi sebagai panduan perilaku yang memungkinkan orang untuk bertindak dengan integritas sesuai dengan moralitas, bersyukur (ketika mendapatkan sesuatu), sabar (ketika menghadapi kesulitan hidup), dan jujur(ketika mengalami kekalahan). Dalam kehidupan bermasyarakat, setiap orang selalu dihadapkan pada isu-isu.
Nama: Aulia Zahwa Adinda
NPM: 2213053103
Kelas: 3G

Film Pendek Korupsi – Pelajar Anti Korupsi

Di dalam video tersebut ada siswa yang bernama Hanafi, yang merupakan seorang pelajar dari SMK Negeri 3 Wonosari. Suatu haru ia diminta untuk memfotocopy tugas yang totalnya menghabiskan uang sebesar Rp. 5.000, tetapi Hanafi menulis di nota  sebesar 10 ribu. Jadi, dari kejadian ini Hanafi sudah mengkorupsi uang sebesar  5 ribu. Menulis total di dalam nota palsu merupakan kebiasaan hanavi.
Lalu saat sedang istirahat, Hanafi merasa kurang enak badan. Datanglah teman Hanavi yang bernama Bayu, disini ia datang  menannyakan kabar Hanafi yang terlihat sedang tidak enak badan.  Tetapi setelah itu ia membicarakan tentang  kasus korupsi yang masih marak di Indonesia, dia bilang  kata ustadnya bila mengkonsumsi makanan dari uang korupsi akan membuat  penyakit di dalam tubuh kita. Disinilah Hanafi menyadari kalau uang korupsi  yang di konsumsi itu hal yang salah. Akhirnya Hanafi pun mengakui kesalahannya dan akan mengganti uang yang sudah ia korupsi.

Jadi cerita di atas dapat kita ambil pelajaran bahwa uang korupsi itu hal yang sangat buruk, baik di mata Tuhan maupun di mata manusia. Korupsi bukan melulu tentang uang dengan jumlah yang banyak, melainkan bisa dengan uang yang sedikit. Kalau dari hak kecil saja kita sudah benar korupsi, maka kita tidak akan takut untuk korupsi uang dengan jumlah banyak.
Nama: Aulia Zahwa Adinda
NPM: 2213053103
Kelas: 3G


“ pantesan Negaranya Cepat Berkembang! Beginilah Perbedaan  Pendidikan Dasar Jepang dan Indonesia”
1.) Kebersihan Sejak Dini
Di dalam kurikulum pendidikan di indonesia tidak di ajarkan cara pengelolaan sampah yang baik. Bila di sekolah di Jepang kurikulumnya mengajarkan siswanya bertanggung jawab atas kebersihannya kelas mereka sendiri.
2.) Makan Bareng
Kegiatan makan bersama di Jepang dilakukan untuk membangun kegiatan positif antara siswa , dan siswa  dengan guru.
3.) Mata  Pelajaran Sedikit
Di Indonesia memiliki jumlah mata Pelajaran yang sangat banyak, dan di  ajarkan secara berulang dalam seminnggu. Kalau di Jepang hanya  mengajarkan mata pelajaran lebih sedikit, dan tidak berulang di setiap minggunya.
4.) Pendidikan Karakter
Di Indonesia lebih banyak melakukan ujian dalam sistem pembelajarannya, tetapi jika di jepang tidak melibatkan ujia dalam 3 tahun pertama. Yang dimana tujuannya agar lebih fokus dalam pendidikan karakter sopan santun, tolong menolong hal ini di lakukan karena pendidikan karakter menjadi dasar yang baik untuk siswa.
5.) Membaca dulu
Indonesia memiliki minat baca yang sangat rendah. Namun bila di jepang membiasakan siswanya untuk membaca di 10 menit pertama, oleh sebaab itu jepang memiliki minat  baca yang tinggi.
6.) Perlengkapan sekolah
Di jepang perlengkapan sekolah di samakan, hal  ini untuk menghindari dari minder karena berbeda dengan temannya.
7.) Seragam sekolah
Seragam sekolah yang terlalu banyak di gunakan di indonesia lebih terkesan ribet.  Bila di jepang hanya ada 1 macam, hal ini lebih mempermudah siswanya.