Nama : Elyna Aprilia
NPM : 2253053009
Kelas : 2F
prodi : PGSD
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
pada artikel tersebut dijelaskan tentang masih banyaknya permasalahan seperti pelanggaran hak asasi manusia (HAM), masih banyak yang perlu di lakukan oleh pemerintah. seperti pada tahun 2019 yang di katakan sebagai tahun kelam seperti banyak agenda HAM mengalami kemacetan, mutu HAM pun mengalami kemunduran, dan bahkan begitu banyak serangan terhadap para pembela HAM. dan hal positif yang dapat saya ambil dari artikel tersebut yaitu sangat perlu untuk ditingkatkan kembali penegakan HAM agar dapat dipastikan perlindungan HAM berjalan dengan baik.
B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang
berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Sebagai negara yang kaya akan keragaman budaya dan adat istiadat, demokrasi Indonesia sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai adat dan budaya masyarakat asli Indonesia, seperti musyawarah yang memperkuat partisipasi publik dan pendekatan inklusif dalam pengambilan keputusan politik , gotong royong yang mengedepankan semangat saling membantu dan bekerja sama, adat istiadat yang merupakan budaya asli masyarakat Indonesia, menurut pendapat saya tentang prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa yaitu Prinsip yang bertujuan untuk menciptakan landasan moral dan etika bagi kehidupan berdemokrasi.
C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
praktik demokrasi Indonesia saat ini masih terdapat kekurangan dan perlu untuk ditingkatkan kembali sesuai UUD NRI 1945, namun saat ini Indonesia memiliki kemajuan seperti penerapan demokrasi pancasila jelas lebih sesuai dengan karakter bangsa Indonesia dimana senantiasa lebih mengutamakan musyawarah mufakat.
D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
menurut saya sikap pada kondisi di mana anggota parlemen melaksanakan agenda politik pribadi yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat, haruslah kritik gunakanlah hak untuk mengungkapkan pendapat terhadap hal tersebut yang jelas akan merasa kecewa.
E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
pendapat saya mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas yaitu sangat tidak setuju, perlu untuk di tingkatkan kembali oleh pemerintah karna sangat meresahkan masyarakat yang mengatas namakan dengan tujuan tidak jelas.
NPM : 2253053009
Kelas : 2F
prodi : PGSD
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
pada artikel tersebut dijelaskan tentang masih banyaknya permasalahan seperti pelanggaran hak asasi manusia (HAM), masih banyak yang perlu di lakukan oleh pemerintah. seperti pada tahun 2019 yang di katakan sebagai tahun kelam seperti banyak agenda HAM mengalami kemacetan, mutu HAM pun mengalami kemunduran, dan bahkan begitu banyak serangan terhadap para pembela HAM. dan hal positif yang dapat saya ambil dari artikel tersebut yaitu sangat perlu untuk ditingkatkan kembali penegakan HAM agar dapat dipastikan perlindungan HAM berjalan dengan baik.
B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang
berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Sebagai negara yang kaya akan keragaman budaya dan adat istiadat, demokrasi Indonesia sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai adat dan budaya masyarakat asli Indonesia, seperti musyawarah yang memperkuat partisipasi publik dan pendekatan inklusif dalam pengambilan keputusan politik , gotong royong yang mengedepankan semangat saling membantu dan bekerja sama, adat istiadat yang merupakan budaya asli masyarakat Indonesia, menurut pendapat saya tentang prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa yaitu Prinsip yang bertujuan untuk menciptakan landasan moral dan etika bagi kehidupan berdemokrasi.
C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
praktik demokrasi Indonesia saat ini masih terdapat kekurangan dan perlu untuk ditingkatkan kembali sesuai UUD NRI 1945, namun saat ini Indonesia memiliki kemajuan seperti penerapan demokrasi pancasila jelas lebih sesuai dengan karakter bangsa Indonesia dimana senantiasa lebih mengutamakan musyawarah mufakat.
D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
menurut saya sikap pada kondisi di mana anggota parlemen melaksanakan agenda politik pribadi yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat, haruslah kritik gunakanlah hak untuk mengungkapkan pendapat terhadap hal tersebut yang jelas akan merasa kecewa.
E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
pendapat saya mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas yaitu sangat tidak setuju, perlu untuk di tingkatkan kembali oleh pemerintah karna sangat meresahkan masyarakat yang mengatas namakan dengan tujuan tidak jelas.