Kiriman dibuat oleh Putri sarah afifah

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Jurnal 1

oleh Putri sarah afifah -
Nama : Putri sarah afifah
Kelas : 3F
Npm : 2213053001

Pendidikan nilai moral adalah pendidikan yang berusaha mengembangkan komponen-komponen integrasi pribadi. Integrasi pribadi dapat dilukiskan
sekurang-kurangnya dengan empat
gambaran kepribadian.
Pendidikan nilai atau moral sebagai isu global di beberapa negara (Indonesia, Malaysia, India, dan Cina) menampakkan adanya perbedaan dan kesamaan.
Pendidikan nilai di Indonesia disadari atau tidak masih belum banyak
menyentuh pemberdayaan dan pencerahan kesadaran dalam perspektif global. Persoalan pembenahan pendidikan masih terpaku pada kurikulum nasional dan lokal yang belum pernah tuntas. Di sisi lain juga adanya pandangan yang terlalu simplistik mengenai pendidikan nilai sebagai wahana penyadaran nilai-nilai yang sektarian subjetif dan belum banyak menyentuh nilai universal-objektif.

gambaran kepribadian menunjukkan beberapa karakteristik.
1) pribadi yang terintegrasikan selalu melakukan pertumbuhan dan perkembangan, seperti ia memandang hidupnya sebagai suatu proses.
2) pribadi yang terintegrasikan memiliki kesadaran akan jati dirinya dan identitasnya, seperti ia dapat mengenal dan menjelaskan nilai-nilai dan keyakinan yang ia percayai dan menegaskannya secara terbuka, sejauh nilai-nilai itu menjadi kesatuan dengan jati dirinya.
3)pribadi yang terintegrasikan senantiasa terbuka dan peka terhadap kebutuhan orang lain, seperti ia tidak memutuskan diri dari orang-orang dan dia dapat mengkomunikasikan rasa empatinya secara jelas terhadap orang lain.
4) pribadi yang terintegrasikan menggambarkan suatu kebulatan kesadaran seperti ia merasakan suatu keseimbangan antara hati dan pikirannya, Ia mengalami rasa keutuhan pribadinya, ia dapat menggunakan daya kemampuan intuisi, imajinasi, dan penalarannya.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 2

oleh Putri sarah afifah -
Nama : Putri sarah afifah
Npm : 2213053001
Kelas : 3F

Degradasi moral pelajar zaman modern adalah fenomena di mana nilai-nilai moral tradisional cenderung terkikis atau terdegradasi dalam perilaku dan tindakan pelajar pada era kontemporer. Degradasi moral pelajar zaman modern sering dibicarakan dalam konteks pendidikan dan perkembangan sosial saat ini. Hal ini dapat diakibatkan oleh berbagai faktor dan dapat tercermin dalam berbagai perilaku yang dianggap tidak etis atau tidak sesuai dengan nilai-nilai moral yang diharapkan.

Beberapa poin penting menurut pendapat dari Bu Retno (KPAI) yaitu sebagai berikut
a) Moral seorang anak sebenarnya dapat dilihat dari pendidikan pertama ia yaitu pada lingkungan keluarga atau di Rumah.
b) Kemudian di lingkungan sekolah berkaitan mengenai bagaimana pengelolaan kelas yang dilakukan seorang pendidik terutama dalam mengatasi dan menyikapi anak yang bisa dikatakan moralnya sangat rendah.
c) Baik guru dan siswa tidak dibenarkan menyikapi sesuatu dengan kekerasan
Sedangkan menurut Dr. Itje, yakni sebagai berikut.
a) Sebelumnya ia menuturkan bahwa terdapat kompetensi yang ada pada guru yaitu kompetensi kepribadian, sosial, profesional, dan pendagogik.
b) Pembekalan bagi seorang calon pendidik saat ini masih holistik, sehingga harus lebih ditekankan juga pada hal kepribadian dengan memperkenalkan beragam sekolah dan watak siswa sehingga dapat menyikapinya dengan benar.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 1

oleh Putri sarah afifah -
Nama : Putri sarah afifah
Npm : 2213053001
Kelas : 3f

Lawrence Kohlberg adalah seorang psikolog yang dikenal karena teori perkembangan moralnya. Dia mengemukakan bahwa perkembangan moral individu melewati enam tahap yang dibagi menjadi tiga tingkatan.

Ada 3 level dalam perkembangan moral yakni
1. Pra konvensional
- menghindari hukuman : dengan arti seseorang dengan melakukan cara apapun untuk menghindari hukuman yg akan dia dapatkan, seperti pada contoh di video, seseorang berkendara berhenti pada saat lampu merah, karena apa? Karena dia tau kalau dia menerobos lampu merah, pasti dia akan dikejar polisi, maka dari itu dia berhenti dan mematuhi peraturan agar terhindar dari hukuman.
2. Konvensional. Tingkat konvensional umumnya telah tersedia pada seorang remaja atau orang dewasa. Orang di tahapan ini menilai moralitas dari suatu gerak-gerak yang dibuat dengan membandingkannya dengan pandangan dan hasrat warga.
3. Pasca konvensional. dikenal sebagai tingkat berprinsip, terdiri dari tahap lima dan enam dari perkembangan moral. Kenyataan bahwa individu-individu adalah entitas yang terpisah dari warga kini menjadi semakin jelas. Perspektif seseorang harus dilihat dan diteliti sebelum perspektif warga. Dampak ‘hakekat diri mendahului orang lain’ ini membikin angkatan pasca-konvensional sering tertukar dengan perilaku pra-konvensional.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Jurnal 2

oleh Putri sarah afifah -
Nama : Putri sarah afifah
Npm : 2213053001
Kelas : 3f

Dalam jurnal tersebut dijelaskan bahwa nilai adalah sesuatu yang berharga, sesuatu yang Indah, sesuatu yang berguna, sesuatu yang memperkaya batin dan sesuatu yang menyadarkan manusia akan Harkat dan martabat nya. Nilai berfungsi untuk mendorong dan mengarahkan sikap serta perilaku. Secara hierakris ada empat kelompok nilai yaitu nilai kerohanian, nilai kejiwaan, nilai kehidupan dan nilai kenikmatan. empat nilai itu harus disusun secara benar sehingga bangunan keseluruhan nilai menjadi kokoh dan seimbang. Dalam jurnal tersebut dijelaskan bahwa pendidikan nilai adalah bagian integral dalam kegiatan pendidikan karena pendidikan nilai melibatkan pembentukan sikap dan kepribadian peserta didik.

Pendidikan dirasa sangat penting bagi siswa saat ini, karena untuk menangkal dampak arus globalisasi yang negatif. Oleh karena itu, siswa harus dibekali rasa nasionalisme yang tinggi, serta menjunjung tinggi nilai luhur budaya bangsa. Tugas guru selain mengajar, juga mendidik secara bertanggung jawab dan dengan proses yang sebenarnya. Siswa harus dibiasakan menggunakan akal dan hatinya dengan sebaik-baiknya dalam setiap tindakan dan pengambilan keputusan. Dengan demikian kita dapat menghadapi globalisasi dengan bijak

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Jurnal 1

oleh Putri sarah afifah -
Nama : Putri sarah afifah
Npm : 2213053001
Kelas : 3f

Dalam jurnal tersebut dijelaskan tentang konsep dan kontekstual pendidikan nilai dan moral dalam sistem pendidikan kurikulum di Aceh. Penyelenggaraan pendidikan Islam berpedoman pada ketentuan Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2015 perubahan atas Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan, dan Pasal 1 ayat 21 adalah pendidikan yang didasarkan atau dijiwai dengan ajaran Islam. Selain itu, kurikulum pendidikan islam harus memuat mata pelajaran yang dibedakan menjadi 2 yaitu:
Mata Pelajaran Inti dan Mata pelajaran muatan lokal.

Tujuan penerapan nilai-nilai Islam dan budaya Aceh dalam pendidikan adalah untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang Islami. Hal ini mencakup aspek-aspek seperti budaya disiplin, komunikasi sopan dan penciptaan lingkungan madrasah Islami. Penerapan budaya ini didasarkan pada syariat Islam di Aceh dan tercermin dalam peraturan sekolah. Jurnal ini menguraikan bagaimana pendidikan nilai dan akhlak khususnya berbasis Islam dan budaya Aceh diintegrasikan ke dalam sistem pendidikan Aceh untuk membentuk generasi muda yang berakhlak mulia serta nilai-nilai lokal dan agama.