Nama : Khalidah Aurora
NPM 2213053200
Masyarakat adalah sistem komunikasi sosial antar individu untuk mencapai tujuan bersama. Maka konflik antara kepentingan individual (individualisme) dan kepentingan ko lektif (kolektivisme) justru menjadi potensi bagi eksistensi masyarakat. Kunci persoalannya terletak pada sejauh mana kesadaran moral dan etika menjadi watak perilaku setiap individu. Kesadaran moral terbingkai dalam sistem norma-norma perilaku sosial (etika), kedua kepentingan akan terselenggara secara berkeadilan. Analysa dan sintesa digunakan dalam pemikiran, dan sintesis berbagai metode analisa dan sintesis.
Pemikiran Filosofis tentang Manusia dan Masyarakat, Systematika pembahasan tentang manusia dan masyarakat diawali dengan pemikiran filosofis dan etika pendidikan dalam kehidupan bermasyarakat. Pemikiran filosofis tentang manusia terdapatkan sifat hakikat manusia sebagai makhluk sosial. Suryomentaram (1974) menitikberatkan sifat hakikat manusia sebagai makhluk sosial, dan kehidupan masyarakat tidak ada dan apalagi berkembang. Huijbers (1986) mengajukan seperangkat bukti bahwa manusia lahir dari masyarakat dan masyarakat terbentuk dari individu. Keberadaan masyarakat tergantung pada hubungan ko-eksistensial antar pribadi individual. Sifat hakikat manusia adalah sebagai makhluk individual yang memasyarakat dan makhluk sosial yang mengindividu. Perbedaan setiap potensi individual mengendap di dalam keutuhan masyarakat, dan sebagai kebersamaan yang berkembang pula kharakteristik sosialnya.
Kesadaran moral, dasar etik bermasyarakat sangat penting dalam kehidupan masyarakat, karena mereka saling terkait dan saling bergantung. Manusia harus menyadari apa yang harus dilakukan untuk memenuhi tanggung jawabnya. Moralitas adalah konsep universal yang berlaku untuk semua aspek kehidupan, dari tindakan pribadi hingga interaksi sosial. Ini adalah prinsip moral yang mendorong individu untuk kreatif dan terbuka untuk perubahan. Kreativitas adalah komponen penting dari moralitas, karena memungkinkan individu untuk membuat keputusan berdasarkan realitas mereka sendiri dan untuk beradaptasi dengan perubahan keadaan. Kreativitas adalah komponen kunci dari moral, karena membantu individu memahami dan beradaptasi dengan dunia yang berubah di sekitar mereka.
NPM 2213053200
Masyarakat adalah sistem komunikasi sosial antar individu untuk mencapai tujuan bersama. Maka konflik antara kepentingan individual (individualisme) dan kepentingan ko lektif (kolektivisme) justru menjadi potensi bagi eksistensi masyarakat. Kunci persoalannya terletak pada sejauh mana kesadaran moral dan etika menjadi watak perilaku setiap individu. Kesadaran moral terbingkai dalam sistem norma-norma perilaku sosial (etika), kedua kepentingan akan terselenggara secara berkeadilan. Analysa dan sintesa digunakan dalam pemikiran, dan sintesis berbagai metode analisa dan sintesis.
Pemikiran Filosofis tentang Manusia dan Masyarakat, Systematika pembahasan tentang manusia dan masyarakat diawali dengan pemikiran filosofis dan etika pendidikan dalam kehidupan bermasyarakat. Pemikiran filosofis tentang manusia terdapatkan sifat hakikat manusia sebagai makhluk sosial. Suryomentaram (1974) menitikberatkan sifat hakikat manusia sebagai makhluk sosial, dan kehidupan masyarakat tidak ada dan apalagi berkembang. Huijbers (1986) mengajukan seperangkat bukti bahwa manusia lahir dari masyarakat dan masyarakat terbentuk dari individu. Keberadaan masyarakat tergantung pada hubungan ko-eksistensial antar pribadi individual. Sifat hakikat manusia adalah sebagai makhluk individual yang memasyarakat dan makhluk sosial yang mengindividu. Perbedaan setiap potensi individual mengendap di dalam keutuhan masyarakat, dan sebagai kebersamaan yang berkembang pula kharakteristik sosialnya.
Kesadaran moral, dasar etik bermasyarakat sangat penting dalam kehidupan masyarakat, karena mereka saling terkait dan saling bergantung. Manusia harus menyadari apa yang harus dilakukan untuk memenuhi tanggung jawabnya. Moralitas adalah konsep universal yang berlaku untuk semua aspek kehidupan, dari tindakan pribadi hingga interaksi sosial. Ini adalah prinsip moral yang mendorong individu untuk kreatif dan terbuka untuk perubahan. Kreativitas adalah komponen penting dari moralitas, karena memungkinkan individu untuk membuat keputusan berdasarkan realitas mereka sendiri dan untuk beradaptasi dengan perubahan keadaan. Kreativitas adalah komponen kunci dari moral, karena membantu individu memahami dan beradaptasi dengan dunia yang berubah di sekitar mereka.