Izin menjawab pertanyaan Linda Agustina
Penggunaan teori humanistik dalam pembelajaran IPS di Sekolah Dasar dapat diintegrasikan dengan pengaruh teknologi yang mempengaruhi kehidupan peserta didik sehari-hari dengan beberapa cara:
1. Mengintegrasikan Teknologi dengan Nilai-Nilai Humanistik:
- Guru dapat menggunakan teknologi untuk mengajarkan nilai-nilai humanistik seperti empati, kerja sama, dan keadilan. Misalnya, melalui simulasi interaktif, siswa dapat memahami bagaimana keputusan individu mempengaruhi masyarakat secara lebih luas.
2. Membuat Pembelajaran IPS Interaktif:
- Menggunakan media pembelajaran interaktif seperti video, gambar, dan simulasi untuk membuat pembelajaran IPS lebih menarik dan interaktif. Hal ini dapat meningkatkan daya serap siswa dan memungkinkan mereka memahami konsep secara lebih visual dan praktis.
3. Mengembangkan Keterampilan Sosial:
- Melalui platform kolaboratif online, siswa dapat berinteraksi dengan teman-teman lainnya dan mengembangkan keterampilan sosial seperti komunikasi, kerja sama, dan empati. Hal ini dapat membantu siswa memahami bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memperkuat hubungan sosial[3].
4. Mengawasi dan Mengontrol Konten:
- Guru harus mengawasi dan mengontrol konten yang diakses oleh siswa untuk memastikan bahwa mereka tidak terpapar konten negatif seperti pornografi atau informasi palsu. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak pembelajaran yang efektif dan memantau aktivitas online siswa.
5. Mengembangkan Keterampilan Digital:
- Mengajarkan keterampilan digital yang relevan dengan IPS, seperti analisis data, kritik media, dan etika online. Hal ini dapat membantu siswa memahami bagaimana teknologi mempengaruhi kehidupan sehari-hari dan bagaimana mereka dapat menggunakan teknologi dengan bijak.
Dengan cara-cara ini, teori humanistik dapat diintegrasikan dengan pengaruh teknologi dalam pembelajaran IPS di Sekolah Dasar, sehingga siswa tidak hanya memahami konsep IPS secara teoritis tetapi juga dapat menerapkan nilai-nilai humanistik dalam kehidupan sehari-hari yang dipengaruhi oleh teknologi.
Penggunaan teori humanistik dalam pembelajaran IPS di Sekolah Dasar dapat diintegrasikan dengan pengaruh teknologi yang mempengaruhi kehidupan peserta didik sehari-hari dengan beberapa cara:
1. Mengintegrasikan Teknologi dengan Nilai-Nilai Humanistik:
- Guru dapat menggunakan teknologi untuk mengajarkan nilai-nilai humanistik seperti empati, kerja sama, dan keadilan. Misalnya, melalui simulasi interaktif, siswa dapat memahami bagaimana keputusan individu mempengaruhi masyarakat secara lebih luas.
2. Membuat Pembelajaran IPS Interaktif:
- Menggunakan media pembelajaran interaktif seperti video, gambar, dan simulasi untuk membuat pembelajaran IPS lebih menarik dan interaktif. Hal ini dapat meningkatkan daya serap siswa dan memungkinkan mereka memahami konsep secara lebih visual dan praktis.
3. Mengembangkan Keterampilan Sosial:
- Melalui platform kolaboratif online, siswa dapat berinteraksi dengan teman-teman lainnya dan mengembangkan keterampilan sosial seperti komunikasi, kerja sama, dan empati. Hal ini dapat membantu siswa memahami bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memperkuat hubungan sosial[3].
4. Mengawasi dan Mengontrol Konten:
- Guru harus mengawasi dan mengontrol konten yang diakses oleh siswa untuk memastikan bahwa mereka tidak terpapar konten negatif seperti pornografi atau informasi palsu. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak pembelajaran yang efektif dan memantau aktivitas online siswa.
5. Mengembangkan Keterampilan Digital:
- Mengajarkan keterampilan digital yang relevan dengan IPS, seperti analisis data, kritik media, dan etika online. Hal ini dapat membantu siswa memahami bagaimana teknologi mempengaruhi kehidupan sehari-hari dan bagaimana mereka dapat menggunakan teknologi dengan bijak.
Dengan cara-cara ini, teori humanistik dapat diintegrasikan dengan pengaruh teknologi dalam pembelajaran IPS di Sekolah Dasar, sehingga siswa tidak hanya memahami konsep IPS secara teoritis tetapi juga dapat menerapkan nilai-nilai humanistik dalam kehidupan sehari-hari yang dipengaruhi oleh teknologi.