Nama : Cinta Avril Lavina Putri
NPM : 2213053111
Kelas : 1E
Analisis Jurnal
A. IDENTITAS JURNAL
1. Nama Jurnal : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar
2. Volume,Nomor, Halaman : 2, 2, 29-41
3.Tahun Penerbit : 2018
4.Judul Jurnal : Pancasila Sebagai Filsafat Ilmu dan Implikasi Terhadap Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
5.Nama Penulis : Syarifuddin
6.Kata Kunci Jurnal: Pancasila, Filsafat Ilmu, Ilmu pengetahuan dan Teknologi
B. ISI JURNAL
Ideologi bagi bangsa Indonesia ialah Pancasila. Pancasila adalah rumusan ataupun pedoman dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh masyarakat Indonesia. Tak hanya itu, Pancasila juga lahir karena adanya buah dari pemikiran para pemuda bangsa sehingga Pancasila ini kemudian menjadi falsafah serta pedoman bagi bangsa. Dengan demikian, Pancasila tidak saja falsafah negara, tetapi lebih luas lagi, yakni falsafah bangsa Indonesia (Sunoto, 1991).
Salah satu bagian dari filsafat ilmu ialah Pancasila, karenanya Pancasila dijadikan sebagai landasan untuk berfikir serta landasan berpengetahuan. Pancasila sebagai filsafat ilmu mengandung nilai ganda, yaitu harus memberikan landasar teoritik dan normatif bagi penguasaan dan pengembangan iptek. Selain itu, hadirnya Pancasila sebagai filsafat ilmu juga membantu masyarakat untuk berfikir secara rasional untuk menyelesaikan masalah sehari-hari.
Implikasi Sila dalam Pengembangan IPTEK
•Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, dalam implikasi dalam berkembangnya ilmu pengetahuan, kita memerlukan adanya nilai religi dengan tujuan agar manusia dapat mengetahui batasannya dalam berpikir. Meskipun pengetahuan semakin berkembang luas akan tetapi tak semua hal mampu dijangkau dengan pemikiran manusia, keterbatasan kemampuan itulah yang akan kita kembalikan kepada sang pencipta.
•Sila kedua, Kemanusiaan Yang Adil san Beradab, berkembangnya ilmu pengetahuan saat ini dapat membuat manusia menyalahgunakan fungsi dari pengetahuan itu sendiri, karenanya diperlukan nilai dari sila ke-2 pancasila untuk dapat mengendalikan pengetahuan sesuai fungsinya yaitu kemanusiaan.
.Sila ketiga, Persatuan Indonesia, dengan sila ini dapat menyadarkan seluruh masyarakat Indonesia bahwa dengan IPTEK persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud sebab adanya hubungan yang terjalin antar masyarakat dimana pun berada, sehingga hal ini dapat memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa.
•Sila keempat, Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dengan adanya sila ini memberikan kebebasan bagi seluruh ilmuwan untuk mengembangkan IPTEK tanpa terkecuali, selain itu para ilmuwan juga harus mampu untuk menghargai hasil penemuan dari sesamanya dan mampu untuk menerima kritik membangun demi kemajuan IPTEK.
•Sila kelima, pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan msyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungannya .