གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Cinta Avril Lavina Putri 2213053111

Kelas 2E -> FORUM JAWABAN POST TEST

Cinta Avril Lavina Putri 2213053111 གིས-
Nama : Cinta Avril Lavina Putri
NPM : 2213053111
Kelas :2E

POST TEST

A. Identitas Jurnal
1. Judul Jurnal : Integrasi Nasional
Sebagai Penangkal Etnosentrisme di Indonesia
2. Nama Penulis : Agus Maladi Irianto
3. Tahun Penerbit : 2013
4. Volume & Nomor Jurnal : 18 & 3

B. Abstrak
Jurnal ini membahas tentang pentingnya integrasi nasional sebagai penangkal etnosentris di Indonesia. Etnosentris merupakan pandangan atau sikap yang memandang kelompok atau bangsa tertentu sebagai yang paling baik atau superior dibandingkan dengan kelompok atau bangsa lain. Hal ini seringkali menjadi penyebab konflik sosial dan perpecahan dalam masyarakat. Integrasi nasional dianggap sebagai solusi untuk mengatasi etnosentris, karena dapat mempersatukan masyarakat Indonesia yang beragam dan menjaga keutuhan negara. Jurnal ini juga membahas berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk memperkuat integrasi nasional, antara lain melalui pendidikan nasional, pengembangan ekonomi, dan perlindungan hak asasi manusia.
C. Pendahuluan
Pendahuluan jurnal ini menguraikan latar belakang pentingnya integrasi nasional di Indonesia. Negara Indonesia terdiri dari beragam suku bangsa, agama, dan budaya yang dapat menimbulkan etnosentris dan memecah belah masyarakat. Integrasi nasional dianggap sebagai solusi untuk mengatasi perpecahan dan konflik sosial. Selain itu, pendahuluan jurnal ini juga membahas definisi etnosentris, dampaknya terhadap masyarakat, dan pentingnya menjaga keberagaman dalam masyarakat.
D. Pembahasan
Pembahasan jurnal ini mencakup tiga bagian utama, yaitu definisi etnosentris, pentingnya integrasi nasional, dan upaya memperkuat integrasi nasional. Bagian pertama membahas tentang pengertian etnosentris dan bagaimana pandangan ini dapat memicu konflik sosial dalam masyarakat. Bagian kedua membahas tentang pentingnya integrasi nasional sebagai upaya untuk mengatasi etnosentris dan menjaga keutuhan negara. Bagian ketiga membahas berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk memperkuat integrasi nasional, antara lain melalui pendidikan nasional, pengembangan ekonomi, dan perlindungan hak asasi manusia.
E. Kesimpulan
Kesimpulannya yaitu integrasi nasional merupakan solusi yang efektif untuk mengatasi etnosentris dan menjaga keutuhan negara. Integrasi nasional dapat dicapai melalui berbagai upaya, seperti pendidikan nasional, pengembangan ekonomi, dan perlindungan hak asasi manusia. Integrasi nasional harus dijadikan prioritas dalam upaya untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, dan mempromosikan identitas nasional yang inklusif dan pluralistis.

Kelas 2E -> FORUM ANALISIS DISKUSI KELOMPOK

Cinta Avril Lavina Putri 2213053111 གིས-
Nama : Cinta Avril Lavina Putri
NPM : 2213053111
Kelas :2E

PRETEST

Kesimpulan dari video tersebut yaitu terdapat penjelasan mengenai Identitas Nasional dan Integrasi Nasional

1. Identitas Nasional
Identitas nasional adalah suatu kumpulan nilai budaya yang tumbuh serta berkembang di dalam macam -macam aspek kehidupan dari berbagai suku, dan dihimpun dalam satu kesatuan.
Hakikat identitas nasional adalah Pancasila, karena pancasila merupakan aktualisasi yang tercermin dalam penataan kehidupan dalam arti yang luas.
•Unsur Identitas Nasional
a. Suku bangsa
b. Agama
c. Budaya
d. Bahasa
•Pembagian Identitas Nasional
a. Identitas fundamental
Identitas fundamental indonesia adalah pancasila, sebagai dasar negara dan
ideologi negara
b. Identitas Instrumental
Identitas instrumental indonesia adalah UUD 1945, dengan bahasa yang digunakan yaitu bahasa indonesia, bendera merah putih, lambang negara yaitu garuda pancasila, semboyan indonesia yaitu bhineka tunggal ika, lambang negara indonesia yaitu burung garuda pancasila, dan lagu kebangsaan indonesia adalah indonesia raya.
c. Identitas Alamiah
Identitas alamiah meliputi kepulauan, serta pluralisme dalam suku, budaya, bahasa, agama, dan kepercayaan

2. Integrasi Nasional
Integritas Nasional adalah proses penyesuaian diantara unsur unsur yang saling berbeda dalam kehidupan masyarakat yang memiliki keserasian fungsi.
Definisi Integrasi menurut Myron Weiner (1971)
a. Penyatuan kelompok budaya
b. Pembentukan wewenang kekuasaan
c. Menghubungkan pemerintah dengan yang diperintah
d. Konsensus terhadap nilai
e. Perilaku yang terintegrasi
•Faktor pendorong
a. Sejarah
b. Cinta tanah air
c. Rela berkorban
d. Consensus nasional
•Faktor Penghambat
a.Heterogen
b.Etnosentrime
c. Ketimpangan
d. Gangguan luar
•Bentuk Integritas Nasional
a. Asimulasi, yaitu pembauran kebudayaan yang disertai ciri khas kebudayaan asli.
b,Akulturasi, yaitu penerimaan sebagian unsur asing tanpa menghilangkan kebudayaan asli.

Kelas 2E -> FORUM JAWABAN POST TEST

Cinta Avril Lavina Putri 2213053111 གིས-
Nama : Cinta Avril Lavina Putri
NPM : 221305111
Kelas : 2E

POSTTEST ANALISIS JURNAL

Identitas Jurnal
Judul jurnal : Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa
Volume : Vol 5
Halaman : Hal 9-16
Tahun : 2016
Penulis : Ida Bagus Brata

Abstrak
Penelitian tentang masalah kesadaran kolektif lokal dan identitas nasional pada masa itu mengenai globalisasi adalah wacana yang sangat pas. Fakta ini bertepatan dengan berbagai perubahan yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara setelah tuntutan yang berlebihan terjadi hampir di setiap aspek kehidupan. Permintaan seperti itu seringkali menimbulkan masalah yang serius, sehingga dapat mengancam keutuhan kehidupan masyarakat, bangsa dan negara. Kearifan lokal merupakan unsur budaya yang sangat diperlukan dan ditemukan dalam mempelajari dan menghidupkan kembali karena pada hakekatnya penting dalam memperkuat pondasi jati diri negara terhadap tantangan globalisasi.

Pendahuluan:
Identitas ruang dan waktu penting dalam soal budaya terkait negara modern seperti Indonesia, tidak hanya berwujud kesatuan geopolitik yang sederhana namun mendalam. Sebenarnya masih banyak keanekaragaman kelompok dan sistem sosial budaya yang tercermin dalam keragaman budaya asli. Melalui perjalanan sejarah, berbagai proses kehidupan manusia memunculkan ciri keragaman bentuk budaya. Dalam melihat sejarah negara ini dapat diketahui titik balik dari proses yang terjadi ke masyarakat yang diidealkan. Modal dalam suasana asli hubungan antar kelompok kelompok etnis tersebar di seluruh wilayah nusantara ini, sekalipun dalam kenyataan sering diwarnai ketegangan tapi cukup menguntungkan untuk kebangkitan komunitas imajiner. Fakta ini juga diperkuat oleh aktivitas suku bangsa yang berbeda, mengenai pengaruh indoktrinasi budaya (agama) yang tinggi telah datang ke Indonesia. 

Pembahasan:
Budaya tradisional menjadi legenda sebagai tokoh budaya. Tapi kenyataannya ada di antaranya di tengah gelombang perubahan konsekuensial, kapitalisme, modernisme dan globalisme, Konflik antara budaya tradisional dan budaya modern tak terelakkan dan sinergi dan adaptasi unsur tradisional dengan elemen modern terkait kebenaran budaya yang tak terbantahkan. Tapi kenyataannya sering dilihat bahwa ada tuntutan yang berlebihan mengenai skala mikro dan makro, yang sering menjadi isu penting dan mengancam keutuhan bangsa dan pemerintah. Dalam konteks itu, kebijakan pelestarian nilai-nilai intelektual lokal pada isu-isu politik tanpa penerapan realitasnya.

Kesimpulan :
Mengacu pada uraian tersebut negara indonesia benar-benar ditakdirkan untuk menjadi negara yang multikultural, atas dasar ini semua konstituen negara ini memiliki kewajiban memelihara dan mendidik masyarakat untuk bisa hidup bersama. Keragaman tanpa kehilangan identitas budaya dan kekuatan untuk memberi dan menjamin kehidupan budaya bangsa/etnis lain. Karena itu perlu pembelajaran yang tepat agar budaya kekerasan sering terkikis dengan budaya damai. Kearifan lokal dipegang oleh wilayah dalam wilayah negara persatuan NKRI dan itu menunjukkan keragaman jenis yang sangat selektif diantaranya dapat disebutkan yaitu kekayaan budaya bangsa dan dapat digunakan sebagai pengikat modal dasar untuk memperkuat identitas nasional.