Kiriman dibuat oleh NADIA NUR SAFITRI 2213053275

Nama : Nadia Nur Safitri
Npm : 2213053275
Kelas : 3G
Analisis video 2
Judul " Wajib tahu! Ini 5 Masalah Terbesar Remaja Masa Kini"

Dapat di analisis bahwa dalam video tersebut membahas 5 masalah terbesar yang dihadapi oleh remaja masa kini seperti penampilan, pendidikan, persahabatan, percintaan sampai kurangnya rasa percaya diri.
1. Masalah pertama adalah tentang penampilan, di mana beberapa remaja menjadi tidak percaya diri karena masalah seperti jerawat atau berat badan yang tidak sesuai dengan standar sosial yang seringkali menuntut penampilan yang sempurna.
2. Masalah kedua adalah tentang pendidikan, di mana sekarang ini nilai-nilai untuk mendapatkan nilai yang tinggi lebih sulit dibandingkan dengan dulu, meskipun teknologi yang semakin canggih sekarang membantu pendidikan lebih mudah.
3. Masalah ketiga adalah tentang persahabatan, di mana remaja harus memilih teman yang bukan hanya teman sebaya tetapi juga dapat mendukung kegiatan positif, karena teman yang tidak baik dapat memberikan tekanan yang negatif seperti melakukan kekerasan atau bullying di sekolah.
4. Masalah keempat adalah tentang percintaan, di mana remaja seringkali mengalami dilema dalam menjalankan hubungan percintaan dan sulit membagi waktu antara cinta dan pendidikan.
5. Masalah kelima adalah tentang kurangnya rasa percaya diri yang seringkali menyebabkan ketidaknyamanan atau kecemasan pada remaja, terutama tentang penampilan atau bakat yang dimiliki dan mungkin tidak memenuhi standar sosial atau ekspektasinya.
Nama : Nadia Nur Safitri
Npm : 2213053275
Kelas : 3G
Analisis video 1
" Video Animasi Nilai dan Moral Di Lingkungan Masyarakat"

Dalam video animasi tersebut mengilustrasikan mengenai nilai-nilai dan moral positif yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa nilai-nilai dan moral yang ditekankan dalam video tersebut antara lain adalah sikap tolong-menolong, komunikasi sopan dan ramah, menghormati pendapat orang lain, serta kedisiplinan dan fokus dalam belajar. Adanya penekanan terhadap nilai dan moral positif ini bertujuan untuk memperkuat kebersamaan, membangun lingkungan yang inklusif, dan menyadarkan akan konsekuensi perilaku negatif. Selain mengajarkan nilai-nilai positif, video ini juga menyediakan contoh-contoh perilaku buruk dalam lingkungan masyarakat, seperti mencuri, membuang sampah sembarangan, memandang rendah orang lain, dan dengan kecepatan tinggi dalam berkendara.

Video ini bertujuan untuk menyadarkan kita bahwa perilaku negatif tersebut melanggar norma sosial dan merugikan diri sendiri serta orang lain dan juga lingkungan sekitar. Melalui pengajaran ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya menjaga etika dan moral dalam kehidupan sehari-hari dan lebih sadar akan dampak dari perilaku negatif serta memperkuat kesadaran untuk mendorong perilaku positif.
Nama : Nadia Nur Safitri
Npm : 2213053275
Kelas : 3G

8 fungsi keluarga dalam menanamkan moral terhadap anak di rumah.
- Fungsi pertama adalah fungsi agama, dimana keluarga dapat mengajarkan anak nilai-nilai agama yang dianut oleh keluarga. Dengan cara ini, keluarga dapat membentuk moral dan karakter anak melalui nilai-nilai agama yang menjadi dasar dalam kehidupan keluarga.
- Selain fungsi agama, fungsi kedua, yaitu kasih sayang, juga sangat penting dalam menanamkan moral pada anak. Kasih sayang dapat membuat anak merasa dihargai dan memperkuat kepercayaan dirinya.
-Fungsi perlindungan juga memiliki peran penting dalam menanamkan moral pada anak. Dengan memberikan perlindungan, keluarga dapat membantu anak meningkatkan rasa aman sehingga dapat mengurangi rasa takut yang dialami oleh anak.
- Fungsi sosial budaya keluarga dapat membentuk karakter anak, termasuk mengajarkan nilai-nilai dan kepercayaan keluarga yang dianut kepada anak.
- Fungsi reproduksi merupakan salah satu fungsi keluarga. Sebagai bagian dari fungsi reproduksi, keluarga dapat memberikan pendidikan seks sejak dini dan sikap menghargai lawan jenis.
- Fungsi sosialisasi dan pendidikan menjadi sarana yang efektif untuk membantu anak belajar dan memahami nilai-nilai dan norma sosial yang berlaku di lingkungan mereka dan memberikan pendidikan untuk membentuk karakter anak dan memberikan arahan serta panduan dalam perkembangan anak.
- Fungsi ekonomi, Keluarga dapat mengajarkan anak untuk bijak menggunakan uang dan bagaimana memenuhi kebutuhan hidup secara ekonomis tanpa merugikan orang lain.
- Fungsi Lingkungan, mendorong anak untuk dapat lebih care pada lingkungan sekitar. Agar terciptanya lingkungan yang aman, nyaman dan damai sehingga moral anak pun menjadi baik karena lingkungannya juga baik.
Nama : Nadia Nur Safitri
NPM : 2213053275
Kelas : 3G
Analisis Jurnal 2

Identitas Jurnal
Judul: Problematika Moral Bangsa Terhadap Etika Masyarakat
Penulis: Kanesa Putri, STAI Al-Masthuriyah, Sukabumi - kanesa.putri@gmail.com,
Muhammad Eko Maryana, STAI Al-Masthuriyah, Sukabumi – eko.maryana@gmail.com.

Hasil analisis Jurnal
Dari jurnal tersebut dapat di analisis bahwa moral merupakan perilaku yang baik yang menjadi karakter dari individu atau kelompok yang bisa dilihat dari cara berfikir, bertindak, dan merespon suatu keadaan. Namun, di Indonesia kurangnya pemahaman tentang kewajiban beretika di kampung Cijambe Girang Sukaresmi menjadi sumber banyak kasus seperti pelecehan seksual dan hilangnya kesadaran beretika dalam masyarakat.

Etika baik masyarakat sedikit demi sedikit hilang dan berubah berganti dengan etika yang kurang baik dan tidak sesuai dengan nilai, norma, kaidah yang terdapat di dalam rumpun masyarakat itu sendiri. Hal ini terutama dialami oleh pemuda dan pemudi sebagai penerus bangsa terutama di daerah Kampung Cijambe Girang Sukaresmi Kabupaten Sukabumi. Kehidupan mereka banyak dipengaruhi oleh banyak faktor sehingga dapat mengubah sedikit demi sedikit etika dan moral mereka.

Dalam jurnal tersebut penulis juga mengungkapkan bahwa perubahan zaman dapat merubah segala hal, terutama etika dan moral. Maka dari itu, diperlukan upaya pencegahan dan pengetahuan mengenai faktor-faktor yang dapat memberikan perubahan etika dan moral pada masyarakat Kampung Cijambe Girang Sukaresmi, Kabupaten Sukabumi. Di era modern ini, semakin canggihnya teknologi semakin banyak pula kasus-kasus melanggar moral seperti pembunuhan, pergaulan bebas, dan narkoba. Seiring berjalannya waktu, semakin banyak pula moral generasi penerus bangsa yang mulai luntur di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, dapat di lihat pentingnya pendidikan nilai dan moral yang harus di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari sejak dini, agar dapat menciptakan generasi muda yang bermoral dan bertika di era globalisasi.
Nama : Nadia Nur Safitri
NPM : 2213053275
Kelas : 3G
Analisis Jurnal 1

Identitas Jurnal
Judul Jurnal: Kesadaran Moral Kehidupan Bermasyarakat:Suatu Pemikiran Kefilsafatan
Penulis: Suparlan Suhartono

Hasil analisis Jurnal
Dalam Jurnal tersebut dapat ditekankan bahwa terdapat konflik kepentingan antara individualisme dan kolektivisme dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, kedua konflik ini dapat dikelola dengan menekankan pada nilai-nilai moral dan etika yang sesuai sehingga menjadi ketentuan sosial dalam kehidupan bermasyarakat.Dalam manajemen pendidikan, terdapat dua pilihan yaitu dengan sistem menyeragamkan atau justru membina kebebasan untuk mengembangkan berbagai kreativitas individual. Namun, pilihan tersebut memerlukan pertimbangan terhadap pengembangan individu dan juga stabilitas sosial.

Tiga pilar moralitas dan etika dalam bermasyarakat adalah kesadaran moral, kreativitas dalam reproduksi, dan pengendalian perilaku dalam berproduksi. Ketiga pilar ini harus ditanamkan dan dikembangkan pada diri setiap individu melalui pendidikan keluarga, pendidikan sekolah, dan pendidikan bermasyarakat. Jika berhasil, maka konflik kepentingan antara paham individualisme dan kolektivisme dapat diatasi dan menjadi energi sosial dalam mendorong pertumbuhan kehidupan masyarakat yang berkeadilan.Jadi, jurnal ini memberikan pandangan bahwa pengelolaan nilai moral dan etika yang baik sangat penting untuk menjaga keadilan dan stabilitas sosial dalam kehidupan bermasyarakat.