Kiriman dibuat oleh NADIA NUR SAFITRI 2213053275

Nama : Nadia Nur Safitri
Npm : 2213053275
Kelas : 3G
Analisis video 4

Hasil analisis video
Dari video "Bagaimana Cara Menjadi Anak Baik?" oleh Arie Kriting membahas tentang pendidikan nilai dan moral. Dalam video tersebut, Arie menyampaikan bahwa terkadang anak-anak merasa gagal karena tidak dapat mencapai standar yang ditetapkan dalam pendidikan moral. Padahal, kriteria tersebut mungkin tidak selalu sesuai dengan situasi dan kondisi sosial yang ada. Oleh karena itu, pendidikan moral harus beradaptasi dengan perkembangan sosial agar standarnya dapat sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Selain itu, Arie juga menyampaikan perbandingan antara kampus swasta dan negeri dalam hal pendidikan. Meskipun kampus negeri memiliki standar yang lebih tinggi, kampus swasta juga dapat menyediakan pendidikan yang baik jika kurikulum, fasilitas dan tenaga pengajar memadai. Hal ini menunjukkan bahwa mutu pendidikan tidak hanya ditentukan oleh situasi kampus, tetapi juga oleh faktor-faktor lain.

Dari peristiwa dalam video tersebut, dapat disimpulkan bahwa pendidikan nilai harus mengikuti kondisi sosial dan beradaptasi dengan perkembangan masyarakat. Selain itu, perbandingan antara kampus swasta dan negeri menunjukkan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada situasi kampus, tetapi juga faktor-faktor lainnya. Oleh karena itu, kita harus mempertimbangkan berbagai aspek untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.
Nama : Nadia Nur Safitri
Npm : 2213053275
Kelas : 3G
Analisis video 3

Hasil analisis video
Video yang berjudul "Masalah Lingkungan dalam Kajian Etika dan Moral” yang disampaikan oleh Mey Susanti AS. Analisis video tersebut mengambil perspektif etika dan moral dalam mengkaji masalah lingkungan hidup. Lingkungan hidup yang terganggu dan mengalami kerusakan dapat mengganggu kehidupan dan tempat tinggal kita. Masalah lingkungan terkait dengan masalah etika dan moral karena manusia seringkali lupa dan kehilangan orientasinya dalam memperlakukan alam. Tindakan moral adalah faktor penting yang menentukan kualitas baik atau buruknya hidup seseorang.

Dalam konteks kajian perspektif etika dan moral, terdapat beberapa hal yang perlu dikaji, seperti penyusutan sumber daya alam, polusi atau pencemaran, bisnis dan konservasi sumber daya alam. Tindakan konservasi merupakan pemeliharaan dan perlindungan terhadap sesuatu yang dilakukan secara teratur untuk mencegah kerusakan dan kemusnahan dengan cara pengawetan.

Di Indonesia, bisnis dan konservasi sumberdaya alam masih belum berkembang sesuai dengan pengertian yang sesungguhnya jika dikaitkan dengan aspek yang dibisniskan yaitu lingkungan atau bahkan konservasi lingkungan. Namun, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta berkembangnya pasar, menjadikan konservasi sumber daya alam dan lingkungan mempunyai prospek yang sangat luar biasa. Namun, eksploitasi yang berlebihan terhadap sumber daya alam dapat menimbulkan biaya yang jauh lebih besar daripada manfaat ekonomi yang bisa didapatkan.Oleh karena itu, perlu adanya kesadaran lebih untuk menjaga dan melestarikan lingkungan hidup agar dapat mendukung kehidupan manusia secara berkelanjutan.

Dampak kerusakan lingkungan terhadap kelangsungan hidup manusia sudah dimulai dirasakan melalui perubahan iklim yang semakin nyata. oleh karena itu, Kegiatan konservasi selalu berhubungan dengan suatu kawasan dengan fungsi utama lindung atau fungsi utama budidaya. Sifat sumber daya alam di Indonesia yang menonjol adalah penyebarannya yang tidak merata dan adanya sifat ketergantungan antara sumber daya alam satu dengan yang lainnya.
Nama : Nadia Nur Safitri
Npm : 2213053275
Kelas : 3G
Analisis video 2

Hasil analisis video
Video yang berjudul "Pengaruh Lingkungan Terhadap Pendidikan Moral" membahas tentang kemerosotan nilai moral di Indonesia dan faktor-faktor penyebabnya. Salah satu faktor utama yang disebutkan adalah perkembangan iptek, khususnya pada remaja-remaja di Indonesia. Video ini menyarankan agar masyarakat Indonesia mencari solusi untuk membangun kembali pendidikan moral yang baik.

Video ini juga menjelaskan bahwa moral adalah aturan atau ajaran tentang baik buruk, layak tidak layak, dan benar atau salah yang bersumber dari diri sendiri, yang diajarkan oleh agama, orangtua, dan lingkungan dalam bertingkah laku sehari-hari. Pendidikan moral harus ditanamkan sejak dini, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Ada tiga faktor yang menjadi penyebab sistem pendidikan moral yang buruk, yaitu kurangnya pendidikan moral pada lingkungan keluarga, adanya pengaruh dari globalisasi, dan kurangnya peran agama di lingkungan serta di masing-masing individu.

Untuk membangun karakter dan moral yang baik pada anak-anak bangsa, tidak hanya cukup dengan memberikan penyuluhan saja. Pemerintah dan masyarakat juga harus turun tangan untuk membenahi lingkungan yang tidak mendukung pendidikan moral dan karakter setiap individu dan membangun lingkungan baru yang mendukung tumbuh kembang seseorang dalam berbagai aspek terutama pendidikan moral dan karakternya. Di universitas, pembentukan moral dan karakter mahasiswa bisa dipengaruhi melalui mata kuliah pendidikan Pancasila agar moral yang dimiliki dapat disempurnakan.
Nama : Nadia Nur Safitri
Npm : 2213053275
Kelas : 3G
Analisis video 1

Analisis terhadap video "Refleksi Moral Hidup Dalam Kehidupan Manusia" menunjukkan bahwa video tersebut memberikan pesan yang positif dan memiliki tujuan edukatif. Video tersebut disampaikan oleh Angeles Maaf Rizky dari Universitas Katolik Soegijapranata dengan tujuan memberikan refleksi mengenai moral hidup dalam kehidupan manusia. Dalam video tersebut, dijelaskan bahwa penting untuk menanamkan sikap baik dalam kehidupan sehari-hari, seperti menolong sesama tanpa memandang perbedaan yang ada.

Selain itu, video tersebut juga menekankan pentingnya hidup untuk saling menghormati antar sesama tanpa memandang perbedaan seperti suku, ras, agama, atau latar belakang ekonomi. Dengan demikian, video ini dapat menjadi motivasi untuk hidup dengan lebih baik dengan saling tolong menolong antar sesama tanpa membedakan. Video ini juga menginspirasi orang untuk menciptakan lingkungan yang baik dan mendorong orang lain untuk berprilaku baik. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa video ini memiliki nilai edukatif yang tinggi dan menyampaikan pesan moral yang positif.
Nama : Nadia Nur Safitri
Npm : 2213053275
Kelas : 3G
Tugas Analisis

Penanaman nilai dan moral di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat sangatlah penting untuk membentuk karakter dan kepribadian seseorang. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menanamkan nilai-nilai tersebut.
Pertama, di lingkungan keluarga, orang tua dapat memberikan contoh yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Orang tua juga dapat memberikan pengarahan dan nasehat tentang nilai-nilai positif seperti kejujuran, kesopanan, dan kerja keras. Namun, hambatan dalam proses penanaman nilai dan moral di keluarga adalah kurangnya waktu dan perhatian orang tua terhadap anak-anak mereka.
Kedua, di lingkungan sekolah, para guru dapat memberikan pelajaran mengenai nilai-nilai positif dan memberikan contoh dalam kehidupan mereka di sekolah. Hambatan yang sering terjadi dalam proses ini adalah ketidakresponsifan atau ketidakdisiplinan siswa dalam mengikuti pelajaran.
Ketiga, di lingkungan masyarakat, kita dapat mengajak peserta didik serta anggota masyarakat untuk membuat program-program atau kegiatan yang mengajarkan nilai dan moral positif. Namun, hambatan yang sering terjadi adalah perbedaan nilai dan moral di antara masyarakat yang heterogen.

Untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut, ada beberapa trik dan strategi yang dapat digunakan. Salah satunya adalah dengan menggabungkan pendekatan yang berbeda, seperti pendekatan kognitif dan afektif. Selain itu, juga dapat menggunakan media pembelajaran yang menarik dan interaktif agar lebih mudah diterima dan diingat oleh anak didik.

Terkait agar penanaman tersebut dapat menjadi kebiasaan dan dilakukan secara terus menerus oleh anak didik kita, penerapan nilai harus konsisten dan berkelanjutan. Selain itu, peran orang tua, guru, dan masyarakat dalam menunjukkan dan mencontohkan nilai-nilai positif sangatlah penting. Dengan begitu, anak-anak dapat belajar dan menginternalisasikan nilai-nilai tersebut secara lebih baik.