Kiriman dibuat oleh Septiana Sabila 2213053105

Nama : Septiana Sabila
NPM : 2213053105
Kelas: 3F
Analisis Video 2 :
Video tersebut menjelaskan terkait instrumen penilaian agama dan moral .

Proses penilaian merupakan salah satu proses pengukuran terhadap hasil dari kegiatan belajar anak. Penilaian kegiatan belajar di PAUD menggunakan pendekatan
penilaian autentik. Penilaianautentik merupakan penilaian proses dan hasil belajar untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan berdasarkan fakta yang sesungguhnya. Teknik yang dapat digunakan dalam melakukan pencatatan,
berupa empat skala berikut ini:
BB artinya Belum Berkembang: bila anak melakukannya harus dengan
bimbingan atau dicontohkan oleh guru;
MB artinya Mulai Berkembang: bila anak melakukannya masih harus
diingatkan atua dibantu oleh guru;
BSH artinya Berkembang Sesuai Harapan: bila anak sudah dapat
melakukannya secara mandiri dan konsisten tanpa harus diingatkan
atau dicontohkan oleh guru;

Seluruh kegiatan pembelajaran yang dilakukan peserta didik perlu dinilai sehingga diperoleh berbagai informasi mengenai keberhasilan kompetensi dan gambaran tumbuh kembang anak. Penilaian mencakup 15 Panduan Penilaian Aspek Agama dan Moral pada Kelompok Anak 5-6 tahun seluruh lingkup perkembangan yang terkait dengan Kompetensi Dasar (KD), yakni sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan. Informasi hasil penilaian dicatat pada dokumen penilaian yang disusun oleh setiap satuan PAUD. Dokumen tersebut antara lain dokumen penilaian harian, penilaian mingguan, penilaian bulanan, penilaian semester, dan portofolio
anak, dan dokumen lain yang diperlukan oleh setiap satuan PAUD untuk mencatat seluruh informasi yang akan dapat membantu guru untuk memantau kemajuan belajar, hasil belajar dan melakukan perbaikan hasil kegiatan belajar anak. Bentuk penilaian yang telah dilakukan oleh guru PAUDtersebut akan dijabarkan pada rekaman hasil penilaian
Nama : Septiana Sabila
NPM: 2213053105
Kelas: 3F
Analisis video 1

Dalam video tersebut menjelaskan tentang Nilai, Etika dan Moral. Ketiga hal tersebut saling berkaitan satu sama lain. Istilah etika, moral, norma dan nilai sering tidak bisa dibedakan secara jelas, dan seiring mengacu pada hukum yang berlaku secara umum di masyarakat. Etika adalah sebuah cabang filsafat yang membicarakan nilai dan norma, moral yang menentukan perilaku manusia dalam hidupnya. Etika mempunyai tiga arti : Pertama, nilai-nilai atau norma-norma moral yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya. Kedua, etika dalam arti kumpulan asas atau nilai moral. Yang dimaksud disini adalah kode etik. Ketiga, etika dalam arti ilmu tentang baik dan buruk. Etika baru menjadi ilmu bila kemungkinan- kemungkinan etis (asas-asas dan nilai-nilai yang dianggap baik dan buruk)yang bisa diterima masyarakat. Moralitas atau sering disebut ethos ialah sikap manusia berkenaan dengan hukum moral. Moralitas ini terkandung dalam ajaran berbentuk petuah, nasihat, wejangan, peraturan, perintah yang diwariskan secara turun temurun melalui agama atau kebudayaaan.
Sedangkan norma berarti ukuran, garis pengarah atau aturan, kaidah bagi pertimbangan dan penilaian. Nilai yang menjadi milik bersama dalam suatu masyarakat dan telah tertanam dengan emosi yang mendalam akan menjadi norma yang disepakati bersama. Norma ini mengandung sangsi dan penguatan ( reinforcement), yaitu (a) jika tidak dilakukan sesuai norma, maka hukumannya adalah celaan, (b) jika dilakukan sesuai dengan norma, maka pujian, balas jasa  adalah imbalannya.