Posts made by Septiana Sabila 2213053105

Nama: Septiana Sabila
NPM: 2213053105
Kelas : 3F
Analisis Video 4
“Film Pendek Korupsi - Pelajar Anti Korupsi"
Berdasarkan vidio tersebut dapat disimpulkan bahwa mengenai hubungan ketidakjujuran dengan kesadaran anti korupsi, ternyata sebagian peserta baik perempuan dan laki-laki pernah melakukan perbuatan tidak jujur, yakni berbohong dan menyontek. Semuanya menyadari bahwa menyontek bukan perbuatan yang baik, namun peserta belum mengetahui hubungan sikap anti korupsi dengan ketidakjujuran. Oleh karena itu, pemateri menjelaskan bagaimana kesadaran anti korupsi itu tumbuh dari sikap jujur. Ketidakjujuran yang sering dilakukan oleh pelajar dapat berbagai bentuk seperti, menyontek, berbohong ketika terlambat sekolah atau bolos sekolah, dsb. Selain itu juga pemateri menyampaikan beberapa hal seperti definisi korupsi pada dasarnya berasal dari kata corruptio atau corruptus yang artinya ketidakjujuran, keburukan, dan penyimpangan dari hal-hal yang baik (Hamzah, 2017).Dengan demikian, pelajar perlu disampaikan makna itu sehingga pemahaman soal menyontek juga dapat menjadi bagian dari bibit prilaku yang korup. Selain itu juga pemateri menyampaikan bahwa prilaku jujur jika terus dilakukan akan berdampak terjadinya tindak pidana korupsi di Indonesia. Jika terjadi maka Indonesia tidak pernah menjadi negara yang bersih dari korupsi dimana masih di angka 38 (Indeks Persepsi Korupsi Data Trasparansi
Internasional, 15 Desember 2015). Karena itu, pentingnya kesadaran anti korupsi ini ditanamkan kepada pelajar agar prilaku anti korupsi dikenal sejak dini, sehingga meminimalisir perbuatan korupsi yang terjadi di Indonesia. Untuk itu, maka pemateri juga menyampaikan
beberapa dampak yang terjadi:
a. Segi Aspek Ekonomi yang berdampak pada penurunan pendapatan pajak, penurunan
produktivitas, rendahnya kualitas jasa dan barang publik, serta peningkatan hutang negara.
b. Segi Sosial dan Kemiskinan berdampak pada peningkatan kemiskinan, terbatasnya akses
layanan masyarakat miskin, hubungan sosial menjadi langka dan sebagainya
c. Segi Politik dan Demokrasi berdampak semakin sulitnya mempunyai calon pemimpin yang
bersih dan sesuai dengan kemampuan dalam memimpin (Infografis Dampak Korupsi, 15
Desember 2019).
Nama : Septiana Sabila
NPM: 2213053105
Kelas : 3F
Analisis Video 3

Perbedaan Pendidikan Dasar Jepang dan Indonesia
Selain Finlandia dan Korea Selatan, Jepang adalah negara berikutnya yang mengantongi predikat sebagai negara dengan sistem pendidikan terbaik. Dan ini bukan tanpa sebab. Selain persentase siswa yang masuk perguruan tinggi (tingkat sarjana) dan perguruan tinggi junior (kursus reguler) yang terbilang tinggi - sebesar 48,6%, negara ini juga unggul dalam urusan kelengkapan fasilitas penelitian, komputer, dan perpustakaan yang nantinya memungkinkan siswa melakukan penelitian di lingkungan yang sangat baik. Lantas bagaimana dengan pendidikan dasar? Sebenarnya ada beberapa kemiripan antara sistem pendidikan dasar di Jepang dan di Indonesia. Setidaknya dalam urusan pendidikan moral dan kepribadian. Bedanya, jika kita di Indonesia memasukan ini ke dalam mata pelajaran - agama dan budi pekerti, di Jepang tidak. Alih-alih memberikan mata pelajaran khusus untuk mengajarkan tentang moral dan kepribadian, Jepang memilih mempraktikkan secara langsung hal ini dalam kehidupan sehari-hari. Jepang meyakini bahwa tujuan untuk 3 tahun pertama sekolah bukanlah untuk menilai pengetahuan atau pembelajaran anak. Melainkan membangun perilaku yang baik demi mengembangkan karakter siswa itu sendiri.
Jam Sekolah Jika di Indonesia siswa SD masuk sekolah pada pukul 7.00 atau bahkan 6.30, jam belajar di Jepang baru dimulai pukul 8.00 dan berakhir pada jam 15.00. Ujian Beda dengan di Indonesia yang kerap menjadikan ujian sebagai acuan, bahkan sejak baru masuk sekolah dasar, siswa di Jepang baru mulai mengenal ujian di kelas 4 SD atau berumur 10 tahun. Sementara 3 tahun pertama dihabiskan siswa dengan fokus pada pelajaran tata karma. Tak heran, jika tingkat kedisiplinan di negara tersebut terbilang tinggi. Berbanding terbalik dengan di Indonesia. Mata Pelajaran Sekolah Dibanding di Indonesia, pendidikan dasar di Jepang memiliki mata pelajaran yang jauh lebih sedikit. Ini menyebabkan siswa bisa lebih fokus dalam belajar dan tidak merasa tertekan dengan pelajaran. Sementara di Indonesia, banyaknya mata pelajaran tak jarang membuat siswa merasa tertekan, stress dan jenuh. Belajar berpikir kritis Sementara siswa di Jepang diajarkan untuk bisa berpikir kritis, bahkan sejak di jenjang pendidikan dasar, para siswa di Indonesia cenderung dihadapkan pada hafalan, hafalan dan hafalan. Perlengkapan Sekolah Keunikan lainnya dari pendidikan dasar di Jepang adalah, sekolah di negeri ini mengharuskan siswa untuk mengenakan perlengkapan sekolah khusus - sepatu, tas, dam lain-lain yang disediakan pihak sekolah. Dengan begitu, semua tampak sama persis. Berbeda dengan di Indonesia, yang adakalanya seolah berlomba untuk tampil dengan pakaian, sepatu atau tas terbaik. Membuat kesenjangan sosial lebih terasa.
Nama : Septiana Sabila
NPM : 2213053105
Kelas: 3F
Analisis Video 2
" Potret Pendidikan di Dusun Terpencil"
Pendidikan memiliki pengaruh yang sangat penting terhadap kualitas hidup anak-anak pedalaman atau anak-anak dari daerah terpencil.Penting untuk dicatat bahwa pendidikan yang baik harus mencakup pendekatan yang sesuai dengan budaya dan kebutuhan lokal. Pendidikan yang relevan dan berdampak harus mencerminkan realitas dan tuntutan dari masyarakat pedalaman atau daerah terpencil tersebut. Di masa pandemi covid-19 ini, ketika pemerintah aktif mengkampanyekan belajar daring, sekolah ini tak mampu melaksanakannya. Di wilayah ini, belum ada jaringan telekomunikasi sama sekali. Karena itu, pihak sekolah terpaksa tetap melakukan kegiatan di sekolah.
Saat ini, Indonesia masih menghadapi tantangan serius dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah terpencil. Mutu pendidikan di desa atau daerah tertinggal masih jauh dari kata baik, dengan faktor-faktor seperti kurangnya sarana dan prasarana yang memadai, guru yang kurang kompeten, dan biaya pendidikan yang mahal menjadi penyebab utama. Salah satu faktor kunci yang mempengaruhi mutu pendidikan adalah kualitas tenaga pengajar. Banyak guru yang masih belum memiliki profesionalisme yang memadai, dan keberadaan guru honorer juga masih menjadi isu. Perbaikan dalam kualitas pendidikan tidak bisa terwujud tanpa guru yang berkualitas.

Biaya pendidikan yang tinggi juga menjadi hambatan besar. Ini membuat banyak keluarga yang kurang mampu harus memilih untuk tidak menyekolahkan anak-anak mereka. Pemerintah harus menjalankan peran pentingnya dalam memastikan akses pendidikan yang berkualitas bagi semua warga negara, terutama mereka yang kurang mampu. Selain itu, permasalahan sarana dan prasarana yang kurang memadai juga harus segera diatasi. Banyak sekolah yang masih kekurangan fasilitas seperti gedung yang rusak, perpustakaan yang tidak lengkap, dan laboratorium yang tidak memadai. Semua ini memengaruhi langsung kualitas pendidikan yang diberikan.

Perlu diakui bahwa ketidakmerataan kualitas pendidikan antara daerah pedesaan dan perkotaan juga menjadi masalah serius. Standar pendidikan yang tidak sesuai dengan realitas di pedesaan menyulitkan proses belajar siswa di sana. Pembaharuan dalam sistem pendidikan dan fasilitasi untuk daerah terpencil sangat diperlukan. Guru yang memerlukan peningkatan kualifikasi juga harus mendapatkan perhatian serius. Mereka adalah elemen kunci dalam penyelenggaraan pendidikan, dan perlu diberikan dukungan yang cukup untuk meningkatkan profesionalisme mereka.
Nama : Septiana Sabila
NPM : 2213053105
Kelas : 3F

Analisis Video 1
“Sepenggal Cerita Pengajar Muda di Pelosok Kalimantan”
Seorang relawan bernama Materncis Veronika Siregar adalah seorang relawan dari gerakan kampus mengajar yang ditugaskan untuk mengajar dipelosok Kalimantan Utara. Potret pemuda yg bisa dibanggakan, ia pengajar muda yg meberikan kontribusi nyata dengn meninggalkan kenyamanan yg ada untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Cita cita beliau yaitu mencerdaskan anak anak yang ada disana agar menggapai cita-cita yang mereka inginkan. Fasilitas dipelosok tersebut sangat minim, tak sedikit siswa memakai pakaian adat karena tidak ada seragam yang memenuhi . Tantangan beliau dalam mengajar yaitu metode dan media pembelajaran agar anak anak mudah mengikuti pembelajaran, bentuk kelas yang menyerupai kelas TK supaya menciptakan suasana yang menyenangkan. Anak-anak disana mudah bosan, karena itu tak jarang ia membawa siswa belajar diluar kelas.
Memang memotivasi anak2 di pedalaman supaya mau pergi sekolah itu susah. Cara yang kreatif dengan mengajak anak berkeliling untuk membuka wawasannya.
Masyarakat disana sangat menyambut beliau dengan hangat. Beliau bersyukur bertemu orang-orang yang baik kepadanya. Anak anak ini yang akan melanjutkan estafet untuk meneruskan perjuangan bangsa Indonesia dan membangun negeri. Cita- cita kami melusuki pelosok nusantara.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> FORUM pertanyaan

by Septiana Sabila 2213053105 -
Nama : Septiana Sabila
NPM: 221053105
Kelas 3F

hard skill adalah keterampilan atau pengetahuan khusus yang dibutuhkan untuk sebuah pekerjaan. Misalnya, untuk pekerjaan Network Engineer, maka hard skill yang harus dimiliki adalah paham standar OSI Layer 7, subnetting IP, routing, switching, dan lainnya. Tapi, kalau kamu mau melamar pekerjaan lain, misalnya Akuntan, Graphic Designer, Copywriter, maka hard skill yang dibutuhkan pasti berbeda.

Setiap pekerjaan membutuhkan hard skill yang berbeda-beda. Tergantung pekerjaan apa yang kamu jalani atau tekuni.

Hard skill adalah keterampilan yang bisa dipelajari dan terukur. Umumnya, hard skill bisa dipelajari dan dikembangkan melalui pendidikan formal, kursus, pelatihan perusahaan, atau sertifikasi. Nah, ijazah, sertifikat pelatihan, atau penghargaan adalah contoh alat untuk mengukur seberapa kamu menguasai hard skill tertentu. Selain menunjukkan seberapa kemampuan kamu terhadap suatu hard skill berdasarkan nilai, ijazah dan sertifikat juga merupakan bukti yang nyata kalau kamu memang benar-benar menguasai hard skill tersebut.

Misalnya, kamu mau belajar bahasa Inggris. Lalu kamu mengikuti kursus di lembaga tertentu. Setelah semua kursus selesai, kamu mengikuti tes TOEFL atau IELTS dan mendapatkan sertifikat yang berisi skor tes. Nah, nilai TOEFL ini menjadi bukti kamu mahir berbahasa Inggris dengan level tertentu. Begitu juga dengan sertifikasi lainnya.

oft skill adalah atribut pribadi atau bisa juga disebut kemampuan interpersonal yang dibutuhkan dalam pekerjaan. Soft skill, lebih menunjukkan bagaimana cara kamu berinteraksi dengan orang lain.

Kalau hard skill adalah kemampuan yang spesifik, soft skill sifatnya lebih general. Maksudnya, soft skill adalah kemampuan yang dibutuhkan oleh pekerjaan apapun. Misalnya, komunikasi, manajemen waktu, motivasi, kecerdasan emosional, dan lainnya. Apapun pekerjaanmu, pasti perlu kemampuan komunikasi, manajemen waktu, kecerdasan emosional, motivasi kerja, dan soft skill lainnya untuk mendukung kinerja mereka.

Sama seperti hard skill, soft skill juga bisa dipelajari dan dikembangkan. Soft skill bisa dipelajari melalui kursus atau pelatihan. Tapi, karena soft skill adalah kepribadian dasar dari seseorang atau bawaan, maka cara terbaik untuk meningkatkannya adalah dengan banyak berinteraksi dengan orang lain dan mengamati lingkungan sekitar