Nama: Annisa Fadillah Quraini
NPM: 2253053026
Kelas: 2G
Analisis Video
Wawasan Nusantara
Wawasan Nusantara merupakan cara pandang bangsa Indonesia terhadap rakyat, bangsa, dan wilayah negara kesatuan republik Indonesia (NKRI), yang meliputi darat, laut, udara diatasnya sebagai suatu kesatuan politik, ekonomi, sosial, budaya serta pertahanan keamanan.
Wawasan Nusantara memiliki manfaat sebagai pedoman, motivasi, dorongan serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijaksanaan, keputusan, tindakan dan perbuatan bagi penyelenggara negara di tingkat pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Wawasan Nusantara bertujuan mewujudkan nasionalisme yang tinggi disegala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasional daripada kepentingan individu, kelompok, suku bangsa, golongan atau daerah.
Latar belakang historis.
Latar belakang historis wawasan nusantara
bangsa Indonesia berusaha memperjuangkan konsepsi wawasan nusantara berdasarkan deklarasi Djuanda ke forum internasional supaya mendapat pengakuan bangsa lain atau masyarakat Internasional.
Latar belakang sosiologis
Konsepsi wawasan nusantara meliputi pandangan politik, ekonomi, sosial, budaya, dan pertahanan keamanan. Dimana, Bangsa Indonesia sendiri ingin mewujudkan persatuan bangsa oleh karenanya perlu terus memantapkan semangat kebangsaan yang diawali dengan terjadinya peristiwa kebangkitan nasional pada tanggal 20 Mei 1908 dan diperkuat dengan adanya hari sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928, serta diwujudkan dalam proklamasi kemerdekaan yang dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 1945.
Latar belakang politik wawasan nusantara
Dalam latar belakang politik wawasan nusantara terdapat Cita-cita nasional bangsa Indonesia sebagaimana tercantum pada UUD 1945 pasal 2 yaitu “mewujudkan negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur”. Adapun tujuan nasional Indonesia sebagaimana tercantum dalam alinea 4 Pembukaan UUD 1945 adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.
NPM: 2253053026
Kelas: 2G
Analisis Video
Wawasan Nusantara
Wawasan Nusantara merupakan cara pandang bangsa Indonesia terhadap rakyat, bangsa, dan wilayah negara kesatuan republik Indonesia (NKRI), yang meliputi darat, laut, udara diatasnya sebagai suatu kesatuan politik, ekonomi, sosial, budaya serta pertahanan keamanan.
Wawasan Nusantara memiliki manfaat sebagai pedoman, motivasi, dorongan serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijaksanaan, keputusan, tindakan dan perbuatan bagi penyelenggara negara di tingkat pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Wawasan Nusantara bertujuan mewujudkan nasionalisme yang tinggi disegala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasional daripada kepentingan individu, kelompok, suku bangsa, golongan atau daerah.
Latar belakang historis.
Latar belakang historis wawasan nusantara
bangsa Indonesia berusaha memperjuangkan konsepsi wawasan nusantara berdasarkan deklarasi Djuanda ke forum internasional supaya mendapat pengakuan bangsa lain atau masyarakat Internasional.
Latar belakang sosiologis
Konsepsi wawasan nusantara meliputi pandangan politik, ekonomi, sosial, budaya, dan pertahanan keamanan. Dimana, Bangsa Indonesia sendiri ingin mewujudkan persatuan bangsa oleh karenanya perlu terus memantapkan semangat kebangsaan yang diawali dengan terjadinya peristiwa kebangkitan nasional pada tanggal 20 Mei 1908 dan diperkuat dengan adanya hari sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928, serta diwujudkan dalam proklamasi kemerdekaan yang dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 1945.
Latar belakang politik wawasan nusantara
Dalam latar belakang politik wawasan nusantara terdapat Cita-cita nasional bangsa Indonesia sebagaimana tercantum pada UUD 1945 pasal 2 yaitu “mewujudkan negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur”. Adapun tujuan nasional Indonesia sebagaimana tercantum dalam alinea 4 Pembukaan UUD 1945 adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.