Posts made by Annisa Fadillah Quraini 2253053026

Nama: Annisa Fadillah Quraini
NPM: 2253053026
Analisis Video 3

Terdapat perbandingan pendidikan antara Indonesia dan Jepang menunjukkan perbedaan signifikan dalam beberapa aspek. Di Jepang, nilai-nilai kebersihan, tanggung jawab terhadap lingkungan, dan makan bersama di sekolah menjadi bagian integral dari kurikulum. Pembelajaran efektif juga diwujudkan melalui jumlah mata pelajaran yang terbatas, fokus pada pendidikan karakter dalam tiga tahun pertama SD, dan penekanan pada minat baca melalui kegiatan literasi.

Sementara itu, Indonesia belum sepenuhnya mengintegrasikan pendidikan kebersihan dan pengelolaan sampah dalam kurikulum. Makan bersama di sekolah cenderung dipengaruhi oleh pedagang luar, dan pembelajaran lebih terfokus pada aspek akademik dan ujian. Jumlah mata pelajaran lebih banyak, sering berulang dalam seminggu, dan pembagian seragam sekolah cenderung lebih beragam.

Meskipun sistem pendidikan Jepang memiliki kelebihan, seperti pendidikan karakter yang kuat, tekanan belajar yang tinggi di Jepang dapat berdampak negatif, terillustrasi dengan kasus bunuh diri yang meningkat. Kesimpulannya, setiap negara memiliki sistem pendidikan dengan kelebihan dan kekurangan, dan perlu pemahaman yang mendalam terhadap dinamika setiap sistem.
Nama: Annisa Fadillah Quraini
NPM: 2253053026
Analisis Video 4

Dalam video pendek tersebut menyajikan pesan anti korupsi dengan mengisahkan perjalanan Hanafi, seorang siswa SMK Negeri 3 Wonosari, yang terlibat dalam tindakan korupsi kecil. Meskipun nominalnya kecil, pesan yang disampaikan adalah bahwa setiap tindakan korupsi tetap keliru dan berdampak merugikan. Hanafi, awalnya tidak menyadari dampak negatifnya, lalu ia mendapat pencerahan setelah merasakan konsekuensi buruk dari uang korupsinya. Dalam cerita ini, teman Hanafi, Bayu, berperan penting dalam memberikan pemahaman moral. Hanafi akhirnya menyadari kesalahannya, berjanji untuk mengembalikan uang korupsi, dan bersumpah untuk tidak mengulangi perbuatannya. Kesimpulannya, film ini menekankan pentingnya pendidikan moral dan kejujuran, terutama di kalangan pelajar, sebagai upaya pencegahan agar kasus korupsi tidak terulang di masa depan.
Nama: Annisa Fadillah Quraini
NPM: 2253053026
Analisis Jurnal 1

Setelah membaca jurnal yang berjudul Kesadaran Moral Kehidupan Bermasyarakat: Suatu Pemikiran Kefilsafatan, yang ditulis oleh Suparlan Suhartono dapat saya simpulkan, bahwa pemikiran Suparlan Suhartono menyajikan refleksi mendalam terkait kesadaran moral dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menggambarkan bahwa konflik antara kepentingan individu dan masyarakat telah mengalami pergeseran, terutama dengan dominasi konflik untuk mendapatkan kekuasaan dalam pemerintahan. Hal ini disertai dengan adanya praktik korupsi yang merugikan kepentingan umum. Suhartono menyoroti dampak negatif dari individualisme yang berubah menjadi keserakahan, terutama dalam kepemimpinan dan pemerintahan. Dia menegaskan bahwa para pemimpin seharusnya memanfaatkan konflik kepentingan untuk keuntungan bersama, namun sayangnya, hal ini tidak terjadi. Egoisme individual menggantikan semangat kebersamaan, menciptakan krisis kepemimpinan dan melemahkan dinamika sosial untuk mencapai tujuan umum.

Pemikiran ini juga mengajukan solusi dengan menekankan pentingnya kesadaran moral sebagai landasan etika dalam kehidupan bermasyarakat. Suhartono merinci bahwa kesadaran moral harus ditanamkan melalui pendidikan, dan revolusi moral menjadi kunci untuk mengatasi konflik dan membangun kesejahteraan umum. Dengan adanya kesadaran moral, individu dapat mengoptimalkan potensi kreatifnya secara positif, sehingga kebebasan dan kreativitas individual dapat beriringan dengan kepentingan kolektif.
Nama: Annisa Fadillah Quraini
NPM: 2253053026
Analisis Jurnal 2

Setelah membaca jurnal tersebut, dapat saya simpulkan bahwa moral merupakan perilaku yang baik yang menjadi karakter dari individu atau kelompok yang bisa di lihat dari cara berfikir bertindak dan merespon suatu keadaan. Terdapat ketidaksesuaian antara moral bangsa Indonesia dan kepribadian serta perilaku masyarakat, yang seharusnya berlandaskan Pancasila. Pluralisme di Indonesia, dengan beragam agama, budaya, suku, dan bahasa, mempengaruhi etika dalam masyarakat. Untuk membentuk moral bangsa yang sesuai dengan karakteristik Indonesia, penulis menekankan pentingnya penegakan hukum etika di masyarakat. Meskipun hukum dan etika memiliki perbedaan, keduanya diperlukan untuk mempermudah interaksi manusia. Pelanggaran etika dan moral, khususnya dalam kasus pelecehan seksual, menunjukkan hilangnya kesadaran beretika di masyarakat, terutama di Kampung Cijambe Girang Sukaresmi. Terutama perubahan etika dan moral, pada generasi muda, sebagai dampak perubahan zaman, dan menekankan perlunya tindakan pencegahan dan pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi perubahan tersebut.
Nama : Annisa Fadillah Quraini
NPM : 2253053026
Analisis Jurnal 2

Keluarga memiliki peran utama dalam membentuk moral anak karena di sana mereka pertama kali menerima pengajaran yang memengaruhi perkembangan moralnya. Faktor-faktor seperti kurangnya nilai-nilai keimanan, lingkungan yang tidak kondusif, kurangnya pendidikan moral, dan lingkungan rumah tangga yang kurang baik, menjadi penyebab terjadinya penurunan moral anak. Untuk mencegah pelanggaran moral, penting untuk memberikan pembinaan moral sejak dini, dengan kerjasama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Dukungan bersama ini penting karena tanpa keterlibatan semua pihak, anak sulit untuk memiliki moral yang kuat. Nilai-nilai moral dan agama harus diajarkan kepada anak sejak dini dan harus disokong dengan contoh nyata dari orang tua. Proses ini memerlukan pemberian pengajaran moral yang berkelanjutan seiring dengan pertumbuhan anak, termasuk pembiasaan nilai-nilai agama, etika, kejujuran, dan kesabaran.