Kiriman dibuat oleh Desviana Safitri 2213053064

Nama : Desviana Safitri
NPM : 2213053064

Dalam video memberikan sebuah refleksi mengenai moral hidup dalam kehidupan manusia. Tujuan video ini yaitu memberikan wawasan pengetahuan dalam bidang etika hidup manusia dan menumbuhkan kesadaran terhadap nilai-nilai hidup manusia serta menumbuhkan kesadaran perlunya menghormati hidup manusia pada setiap fase penting dalam kehidupan manusia.

Dalam video juga menyertakan berbagai contoh mengenai refleksi moral itu dalam kehidupan manusia seperti peduli terhadap lingkungan, membantu orang yang sedang kesusahan, peduli kepada hewan seperti berbagi dan memberikan makanan untuknya. Video ini menjelaskan bahwa kebaikan yang kita berikan kepada orang lain akan memberikan kebahagiaan dalam hidup kita serta lingkungan yang ada disekitar kita.

Contohnya dalam video tersebut kita juga harus menanamkan sikap baik dalam kehidupan kita sehari-hari, seperti menolong dan membantu sesama kita tanpa membedakan suku, ras, agama kepercayaan, ekonomi, latar belakang, dan lain sebagainya itu dengan rasa bersyukur berdampak bagi orang lain. Menolong sesama hidup sesuai dengan ajaran tuhan akan membuat hidup kita menjadi tenang dan akan dikelilingi oleh orang-orang baik.

Jadi alangkah baiknya kita harus hidup berdampak positif bagi lingkungan sekitar kita dan orang-orang disekitar kita agar semakin banyak orang-orang baik yang ada di dunia ini dan di sekitar kita. Walaupun ada orang yang membenci kita jangan menjadi dampak buruk bagi kehidupan kita dan hiduplah sesuai dengan ajaran dan kepercayaan yang kita anut, hidup saling menghormati antar sesama kita tanpa membeda-bedakan suku, ras, agama, dan lain sebagainya.
Nama : Desviana Safitri
NPM : 2213053064
Fungsi keluarga sangat penting dalam menanamkan moral kepada anak-anak di rumah. Keluarga adalah tempat pertama di mana anak-anak belajar tentang nilai-nilai moral, etika, dan perilaku yang benar. Berikut adalah 8 fungsi keluarga dalam menanamkan moral kepada anak-anak di rumah:

1. Memberikan Contoh yang Baik: Orang tua adalah contoh utama bagi anak-anak. Mereka harus menunjukkan perilaku yang positif dan moral yang baik agar anak-anak dapat belajar dari mereka.

2. Pembinaan Karakter: Keluarga memainkan peran penting dalam membentuk karakter anak-anak. Dengan memberikan dorongan positif, disiplin, dan bimbingan, keluarga dapat membantu anak-anak mengembangkan karakter yang kuat dan moral yang baik.

3. Pembelajaran Nilai-Nilai Moral: Keluarga merupakan tempat di mana anak-anak belajar tentang nilai-nilai moral seperti kejujuran, kejuangan, sopan santun, dan bertanggung jawab. Orang tua harus memberikan pengajaran tentang nilai-nilai ini secara konsisten.

4. Menciptakan Lingkungan yang Aman dan Mendukung: Keluarga harus menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung di mana anak-anak dapat merasa nyaman untuk belajar dan bertumbuh. Lingkungan yang positif akan membantu anak-anak merasa aman untuk mengekspresikan diri dan bereksperimen dengan nilai-nilai moral.

5. Mendorong Kepedulian Sosial: Keluarga harus mendorong anak-anak untuk peduli terhadap orang lain dan lingkungan sekitar mereka. Ini dapat dilakukan melalui partisipasi dalam kegiatan sosial, pengabdian masyarakat, dan memberikan contoh dalam membantu orang lain.

6. Mendorong Komunikasi yang Terbuka: Komunikasi yang terbuka antara anggota keluarga sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai moral. Dengan bertukar pikiran, perasaan, dan pendapat, anggota keluarga dapat saling belajar dan tumbuh bersama dalam nilai-nilai moral.

7. Mengajarkan Tanggung Jawab: Keluarga harus mengajarkan anak-anak tentang tanggung jawab dan akibat dari tindakan mereka. Dengan memberikan tugas-tugas rumah tangga dan menegaskan pentingnya tanggung jawab, anak-anak akan belajar untuk bertanggung jawab atas tindakan mereka.

8. Memberikan Dukungan Emosional: Dukungan emosional dari keluarga sangat penting dalam membantu anak-anak mengatasi konflik moral dan dilema. Dengan memberikan dukungan, keluarga dapat membantu anak-anak memahami dan mengatasi perasaan mereka terkait dengan nilai-nilai moral.

Dengan memenuhi fungsi-fungsi ini, keluarga dapat memainkan peran yang penting dalam menanamkan moral kepada anak-anak di rumah. Ini akan membantu anak-anak menjadi individu yang beretika, bertanggung jawab, dan peduli terhadap orang lain.
Nama : Desviana Safitri
NPM : 2213053064

Artikel tersebut membahas tentang penurunan moral di kalangan remaja dan upaya untuk meningkatkan moralitas dalam masyarakat. Menurut artikel, penanaman nilai-nilai agama dan pendidikan karakter sejak dini di keluarga merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan moralitas generasi muda. Selain itu, artikel juga menyoroti dampak negatif media terhadap moral remaja, yang mempengaruhi budaya dan gaya hidup mereka.

Artikel menekankan pentingnya peningkatan moralitas yang mampu mengedepankan nilai-nilai pancasila sebagai pandangan hidup bangsa. Hal ini sejalan dengan upaya untuk memperkuat moralitas masyarakat Indonesia.

Metode penelitian yang digunakan dalam artikel adalah wawancara untuk memperoleh informasi mengenai pemahaman moral dan solusi dalam meningkatkan moral di kalangan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moral melekat pada diri setiap individu dan perlu diukur sesuai dengan nilai-nilai, etika, atau kesusilaan.

Dengan demikian, artikel-artikel tersebut menyoroti pentingnya pendidikan karakter, pengaruh media, dan peningkatan moralitas berdasarkan nilai-nilai pancasila sebagai upaya untuk mengatasi penurunan moral di kalangan remaja dan masyarakat secara umum.
Nama : Desviana Safitri
NPM : 2213053064

Artikel ini membahas krisis multidimensi yang dihadapi Indonesia dan akar penyebab krisis ini, yang disebabkan oleh krisis moral dan etika bangsa itu. Penulis menekankan perlunya pemikiran dan tindakan kolektif untuk mengatasi masalah moral ini, mengingat beragam etnis, agama, dan daerah di Indonesia. Artikel itu juga menandaskan dampak konsumerisme dan materialisme terhadap masyarakat, yang mengukur segala sesuatunya dengan istilah-istilah materi, mengabaikan aspek-aspek rohani dan etika.

Selain itu, artikel ini membahas pengaruh kebudayaan global terhadap nilai-nilai sosial, mendatangkan kemajuan yang konstruktif maupun dampak yang merusak terhadap moralitas manusia.
Artikel itu juga mengulas pengaruh dari konten amoral, seperti pornografi, atas orang-orang yang memiliki nilai-nilai moral dan iman yang kuat, dengan menekankan pengaruh yang merusak terhadap kesejahteraan rohani mereka.

Tidak hanya itu, artikel ini juga membahas masalah korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang serius dan menantang (KKN) sebagai penyakit sosial di negara-negara berkembang seperti Indonesia, karena jaringan lapisan yang rumit.
Sehubungan dengan isu-isu moral ini, artikel itu menyarankan pentingnya menyadari lingkungan hidup dan lingkup sosial seseorang agar tidak terseret ke dalam masalah moral.

Artikel ini juga menekankan pentingnya pendidikan dalam membentuk pengetahuan, pengalaman, gaya hidup, dan pola berpikir orang.
Secara keseluruhan, artikel ini menyediakan analisis komprehensif tentang tantangan moral dan etika yang dihadapi oleh masyarakat indonesia.
Nama : Desviana Safitri
NPM : 2213053064

Video ini menjelaskan mengenai pentingnya nilai, moral, dan etika dalam membentuk individu dan dinamika masyarakat. Nilai, moral, dan etika memainkan peran penting dalam membentuk individu dan dinamika masyarakat.

Melalui pengajaran nilai-nilai moral, pengembangan empati, dan penerapan perilaku etis, individu dapat menjadi agen perubahan yang positif dalam masyarakat. Pendidikan akhlak adalah bagian penting dalam proses pendidikan yang bertujuan untuk membentuk karakter dan moral individu. Nilai dan moral adalah landasan yang kuat dalam membentuk dinamika sosial yang sehat dan berkelanjutan.

Etika adalah suatu sikap dan perilaku yang menunjukkan kesediaan dan kesanggupan seorang secara sadar untuk mentaati ketentuan dan norma kehidupan yang berlaku dalam suatu kelompok masyarakat atau satu organisas. Etika organisasi menekankan perlunya seperangkat nilai yang dilaksanakan setiap orang anggota.

Nilai dan moral manusia memainkan peran penting dalam membentuk dinamika sosial dan mendukung kehidupan yang harmonis. Nilai etika berkaitan dengan akhlak dan merupakan nilai yang menjadikan diri manusia menjadi pribadi yang utuh.