གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ SILMI NUR'AFIFAH 2213053129

3H 2023 Pendidikan Nilai dan Moral -> Tugas analisis

SILMI NUR'AFIFAH 2213053129 གིས-
Nama : Silmi Nur’Afifah
NPM : 2213053129
Kelas : 3H


Penanaman nilai dan moral dilingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat untuk anak didik.

1.Keluarga

Cara :
1.Memberikan Contoh kepada Anak
2.Mengajarkan Kebiasaan yang Sederhana
3.Menyampaikan Nasehat dengan Cara yang Menyenangkan
4.Mengajak Anak untuk Bersosialisasi dengan Lingkungan yang Baik
5.Jangan Memaksa Anak untuk Melakukan Sesuatu

Hambatan :
Anak tidak mau melaksanakan hal yang diberikan

Strategi :
Membimbing secara perlahan dan memberika konsekuensinya jika tidak dilakukan.

2. Sekolah

Cara :
1.Integrasi Melalui Mata Pelajaran
2.Pengembangan Diri
3.Budaya Sekolah

Hambatan :
1.Lingkungan keluarga
2.Teman Bermain
3.Bapak/ibu guru yang berbeda pendapat dengan pendidik yang lain, seperti ketika siswa datang terlambat masuk sekolah pihak tata tertib sekolah memberikan sanksi pada siswa, tapi ketika masuk kelas siswa dibiarkan saja tanpa ada tindakan apapu dari guru kelas.

Strategi :
1.Melakukan teguran dan hukuman pada siswa yang melanggar tata tertib sekolah
2.Menghubungi wali murid yang melakukan pelanggaran tata tertib sekolah yang melakukan pelanggaran lebih dari tiga kali oleh guru BP
3.Melakukan kerjasama dengan warga sekolah dan wali murid sehingga bisa terjadi komunikasi yang baik


3.Masyarakat

Cara:
1.Mengajarakan gotong royong
Mengajarkan dan mencontohkan bertegur sapa saat beremu masyarakat sekitar
2.Mengajarkan sopan santun
3.Mengajarkan bertutur kata yang baik

Hambatan:
Anak zaman sekarang kurang baik tutur katanya karena lingkungan sekitarnya yang

Strategi :
Mengarahkan dan membiasakan anak memiliki kewajiban melakukan sendiri
Nama : Silmi Nur’Afifah
NPM : 2213053129
Kelas : 3H

Analisis Jurnal
Nama jurnal : JURNAL MORAL KEMASYARAKATAN
Volume : 2
Nomor : 1
Halaman : 30-44
Tahun terbit : 2017
Nama penulis : Ilham Hudi
Judul : PENGARUH PENGETAHUAN MORAL TERHADAP PERILAKU MORAL
PADA SISWA SMP NEGERI KOTA PEKAN BARU BERDASARKAN PENDIDIKAN ORANGTUA

Ada banyak faktor yang berkontribusi mempengaruhi kualitas moral di kalangan siswa. Di sekolah siswa memerlukan institusi dan sesi formal untuk mendapatkan pengetahuan moral (moral knowing), untuk menghargai nilai-nilai murni (moral feeling) dan untuk melaksanakan moral (moral action) yang baik.

Konsep dasar karakter
Terdapat enam karakter utama (pilar karakter) pada diri manusia yang dapat digunakan untuk mengukur dan menilai watak dan prilaku dalam hal-hal khusus. Keenam karakter ini dapat dikatakan sebagai pilar-pilar karakter manusia, di antaranya: (1) Respect (Penghormatan); (2) Responsibility (Tanggung Jawab); (3) Citizenship-Civic Duty (Kesadaran Berwarga Negara); (4) Fairness (Keadilan dan Kejujuran); (5) Caring (Kepedulian dan Kemauan Berbagi); dan (6) Trustworthiness (Keparcayaan).

Pengetahuan Moral (Moral Knowing)
1. Kesadaran Moral (Moral Awareness)
2.. Mengetahui Nilai-Nilai Moral (Moral Values)
3. Pengambilan Perspektif(Perspektive Taking)
4. Penalaran Moral (Moral Reasoning)
5. Membuat Keputusan (Decision Making)
6. Memahami Diri Sendiri (Self Knowledge)

Perilaku Moral (Moral Action)
1. Kompetensi
2. kehendak
3. kebiasaan

Pendidikan Orang Tua
Pendidikan karakter pada dasarnyamempunyai esensi yang tidak berbeda dengan pendidikan moral, budi pekerti dan pendidikan akhlak, yang bertujuan membentuk pribadi siswa, supaya menjadi pribadi yang baik, jika di masyarakat menjadi warga yang baik, dan jika dalam kehidupan bernegara menjadi warga negara yang baik. Menurut Najib Sulhan (2009:12) Pendidikan karakter dan moral dalam perspektif Islam yaitu Karakter Rasulullah juga menanamkan nilai-nilai, yaitu (1) Sidiq, (2) Amanah, (3) Tabligh, dan (4) Fathanah.
Nama : Silmi Nur’Afifah
NPM : 2213053129
Kelas : 3H

Analisis Jurnal
Nama jurnal : Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Mengabdi Untuk Negeri
Volume : 3
Nomor : 1
Halaman : 79-85
Tahun terbit : 2020
Nama penulis : Ahmad Yani Nasution, Moh Jazuli
Judul : MENANGKAL DEGRADASI MORAL DI ERA DIGITAL BAGI KALANGAN MILLENIAL

Kegiatan PKM yang dilaksanakan memiliki beberapa tahapan, yang pertama dilakukan ialah tahap persiapan, yakni dengan melakukan survei awal. Pada tahap ini, dilakukan wawancara dengan kepala sekolah Mts Insan Madani terkait prosedur kegiatan PKM. Diantaranya pemantapan lokasi dan peserta PKM, penyusunan bahan pelatihan PKM. Pemateri pada pelatihan ini adalah Ahmad Yani Nasution berisikan “Fenomena Degradasi Moral di Era Digital pada kalangan millennial”, dengan moderator Firdaus. Selanjutnya dilanjutkan oleh Muhammad Jazuli dengan judul materi “Solusi Menghadapi Degradasi Moral ”, yang dimoderatori oleh Ahmad Yani Nasution.
Dalah kegiatan ini siswa sangat antusias mengkuti n PKM yang dilakukan oleh TIM PKM dari Universitas Pamulang karena kegiatan PKM dilakukan dalam bentuk pengarahan yang disertai games dan kegiatan seru lainnya.
PKM yang dilaksanakan dengan sasaran Siswa di Mts Insan Madani Kp. Rahong Desa Tegallega Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogo Bogor ini diharapkan dapat bermanfaat kepada semua pihak yang terlibat baik secara langsung ataupun tidak. Selain itu diharapkan PKM ini dapat menginspirasi berbagai pihak untuk terus mendukung berbagai kegiatan yang sama.