Nama : Shinta Dwi Kartika
NPM : 221305127
Analisis Jurnal
Identitas Jurnal
Nama Jurnal : Dinamika Pendidikan
Volume : -
Nomor : 2
Halaman : 63-75
Tahun Terbit : 2008
Judul : Pentingnya Pendidikan Nilai di Era Globalisasi
Nama Penulis : Hidayati
1.pengertian nilai
Menurut I Wayan Koyan (Dwi Siswoyo. 2005 :22), nilai adalah segala sesuatu yang berharga. Nilai dibagi menjadi dua yaitu.
-Nilai ideal
Nilai yung menjadi cita-cita setiap orang,
-Nilai aktual
Nilai yang diekspresikan dalam perilaku sehari-hari.
Nilai berfungsi untuk mendorong, mengarahkan sikap dan perilaku. Oleh karena itu memiliki nilai-nilai yang luhur seseorang bisa disebut sebagai memiliki budi pekerti yang luhur.
Ada empat kelompok nilai yang tersusun secara hierarkis (dari yang tertinggi sampai yang terendah), yaitu:
(a) nilai-nilai religius-kerohanian, meliputi iman, kesucian, keutamaan moral, kejujuran, ketulusan, tanggungjawab, keadilan, kebijaksanaan, kesetiaan, kesabaran, dan ketabahan
(b) nilai-nilai kejiwaan, meliputi keindahan, kebenaran ilmiah, ilmu. pengetahuan
(c) nilai-nilai kehidupan, meliputi kedamaian, ketenangan, kesehatan, kecukupan, kesejahteraan, dan kerukunan
(d) nilai-nilai kenikmatan, yaitu terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan biologis/raguwi/indrawi.
2. Globalisasi dan dampak terhadap nilai-nilai moral
Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa-bangsa di seluruh dunia. Adapun pengaruh globalisasi diberbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik, ekonomi, dan sosial-budaya.
3. Pentingnya Pendidikan Nilai dan Moral Bagi anak
Tujuan pendidikan adalah menjadikan peserta didik menjadi "manusia yang utuh sempurna". Tercapainya kesempurnaan ditunjukkan oleh terbentuknya "pribadi yang bermoral" (Driyakara. 1980: 129). Pribadi yang bermoral adalah yang memiliki kemampuan untuk mengelola hidupnya sesuai dengan nilai-nilai luhur kemanusiaan. Kemampuan seperti itu ada pada hati nurani yang telah mencapai kedewasaan.
Tahap-tahap pendidikan nilai yang efektif sebagai berikut.
1. Preparasi atau persiapan
2. Konsentrasi/integrasi
3. Asimilasi/transformasi
4. Realisasi/aktualisasi
NPM : 221305127
Analisis Jurnal
Identitas Jurnal
Nama Jurnal : Dinamika Pendidikan
Volume : -
Nomor : 2
Halaman : 63-75
Tahun Terbit : 2008
Judul : Pentingnya Pendidikan Nilai di Era Globalisasi
Nama Penulis : Hidayati
1.pengertian nilai
Menurut I Wayan Koyan (Dwi Siswoyo. 2005 :22), nilai adalah segala sesuatu yang berharga. Nilai dibagi menjadi dua yaitu.
-Nilai ideal
Nilai yung menjadi cita-cita setiap orang,
-Nilai aktual
Nilai yang diekspresikan dalam perilaku sehari-hari.
Nilai berfungsi untuk mendorong, mengarahkan sikap dan perilaku. Oleh karena itu memiliki nilai-nilai yang luhur seseorang bisa disebut sebagai memiliki budi pekerti yang luhur.
Ada empat kelompok nilai yang tersusun secara hierarkis (dari yang tertinggi sampai yang terendah), yaitu:
(a) nilai-nilai religius-kerohanian, meliputi iman, kesucian, keutamaan moral, kejujuran, ketulusan, tanggungjawab, keadilan, kebijaksanaan, kesetiaan, kesabaran, dan ketabahan
(b) nilai-nilai kejiwaan, meliputi keindahan, kebenaran ilmiah, ilmu. pengetahuan
(c) nilai-nilai kehidupan, meliputi kedamaian, ketenangan, kesehatan, kecukupan, kesejahteraan, dan kerukunan
(d) nilai-nilai kenikmatan, yaitu terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan biologis/raguwi/indrawi.
2. Globalisasi dan dampak terhadap nilai-nilai moral
Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa-bangsa di seluruh dunia. Adapun pengaruh globalisasi diberbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik, ekonomi, dan sosial-budaya.
3. Pentingnya Pendidikan Nilai dan Moral Bagi anak
Tujuan pendidikan adalah menjadikan peserta didik menjadi "manusia yang utuh sempurna". Tercapainya kesempurnaan ditunjukkan oleh terbentuknya "pribadi yang bermoral" (Driyakara. 1980: 129). Pribadi yang bermoral adalah yang memiliki kemampuan untuk mengelola hidupnya sesuai dengan nilai-nilai luhur kemanusiaan. Kemampuan seperti itu ada pada hati nurani yang telah mencapai kedewasaan.
Tahap-tahap pendidikan nilai yang efektif sebagai berikut.
1. Preparasi atau persiapan
2. Konsentrasi/integrasi
3. Asimilasi/transformasi
4. Realisasi/aktualisasi