Nama : Yuyun Apriyani
NPM : 2226061001
1. 3 karakteritik birokrasi yang harus ada di dalam dynamic governance :
a) Thinking again yaitu jika kita sebagai birokrat kita harus kembali menilik apakah kebijakan-kebijakan yang ada pada saat ini itu masih relevan untuk menjawab pertanyaan yang kompleks, birokrasi tidak bisa berpikir dan tidak bisa lagi berbicara dengan literature klasik, literature saat ini sudah berbeda jauh dengan literature lama sehingga untuk memecahkan masalah publik kontemporer kita membutuhkan literature baru, cara pandang baru, sudut pandang baru. Maka thinking again ini juga menuntut birokrasi yang mau belajar.
b) Thinking Across yaitu bagaimana pemimpin birokrasi memimpin politik dan pemerintah kita harus berpikir di luar kontak yang ada, kebijakan-kebijakan yang ada saat ini harus di ambil berbeda dari sebelumnya. Acuan lama birokrasi adalah aturan-aturan yang sudah ada.
c) Thinking ahead yaitu bagaimana pejabat public, analis kebijakan, pejabat politik itu harus berpikir kedepan untuk kebijakan saat ini mestinya bukan untuk menyelesaikan masalah terdahulu dan sekarang tetapi kebijakan yang diambil juga memiliki perspektif jauh kedepan.
2. Kebijakan yang pintar dan kuat harus memenuhi kriteria Smart (specific, measurable, achievable, relevant, dan time-bound goals). Kemampuan dan pemahaman terhadap prosedur pembuatan kebijakan tersebut juga harus diimbangi dengan pemahaman dari pembuat kebijakan publik terhadap kewenangan yang dimiliki Oleh karena itu, kemampuan dan pemahaman yang memadai dari para ahli terhadap proses pembuatan kebijakan menjadi sangat penting bagi terwujudnya kebijakan publik yang cepat, tepat, dan memadai.
3. Karena Dinamic Governance bertujuan untuk menata dan mengelola pemerintahan menjadi lebih baik dalam pemenuhan pelayanan publik. Kemudian sebagai tata kelola pemerintah yang bersih, efektif, dan efisien. kemampuan pemerintah menyesuaikan kebijakan dengan perubahan lingkungan global yang cepat dan tidak menentu sehingga tujuan yang ditetapkan dapat tercapai.
NPM : 2226061001
1. 3 karakteritik birokrasi yang harus ada di dalam dynamic governance :
a) Thinking again yaitu jika kita sebagai birokrat kita harus kembali menilik apakah kebijakan-kebijakan yang ada pada saat ini itu masih relevan untuk menjawab pertanyaan yang kompleks, birokrasi tidak bisa berpikir dan tidak bisa lagi berbicara dengan literature klasik, literature saat ini sudah berbeda jauh dengan literature lama sehingga untuk memecahkan masalah publik kontemporer kita membutuhkan literature baru, cara pandang baru, sudut pandang baru. Maka thinking again ini juga menuntut birokrasi yang mau belajar.
b) Thinking Across yaitu bagaimana pemimpin birokrasi memimpin politik dan pemerintah kita harus berpikir di luar kontak yang ada, kebijakan-kebijakan yang ada saat ini harus di ambil berbeda dari sebelumnya. Acuan lama birokrasi adalah aturan-aturan yang sudah ada.
c) Thinking ahead yaitu bagaimana pejabat public, analis kebijakan, pejabat politik itu harus berpikir kedepan untuk kebijakan saat ini mestinya bukan untuk menyelesaikan masalah terdahulu dan sekarang tetapi kebijakan yang diambil juga memiliki perspektif jauh kedepan.
2. Kebijakan yang pintar dan kuat harus memenuhi kriteria Smart (specific, measurable, achievable, relevant, dan time-bound goals). Kemampuan dan pemahaman terhadap prosedur pembuatan kebijakan tersebut juga harus diimbangi dengan pemahaman dari pembuat kebijakan publik terhadap kewenangan yang dimiliki Oleh karena itu, kemampuan dan pemahaman yang memadai dari para ahli terhadap proses pembuatan kebijakan menjadi sangat penting bagi terwujudnya kebijakan publik yang cepat, tepat, dan memadai.
3. Karena Dinamic Governance bertujuan untuk menata dan mengelola pemerintahan menjadi lebih baik dalam pemenuhan pelayanan publik. Kemudian sebagai tata kelola pemerintah yang bersih, efektif, dan efisien. kemampuan pemerintah menyesuaikan kebijakan dengan perubahan lingkungan global yang cepat dan tidak menentu sehingga tujuan yang ditetapkan dapat tercapai.