Pancasila sudah disepakati bersama sebagai cara pandang hidup bangsa Indonesia (the way of life) dan sekaligus sebagai dasar negara. Oleh karena itu perumusan Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi aktivitas ilmiah di Indonesia merupakan sesuatu yang bersifat niscaya. Bangsa Indonesia memiliki akar budaya dan religi yang kuat dan tumbuh sejak lama dalam kehidupan masyarakat sehingga manakala pengembangan ilmu tidak berakar pada idiologi bangsa, sama halnya dengan membiarkan ilmu berkembang tanpa arah dan oreintasi yang tidak jelas. Pengembangan Iptek tidak dapat terlepas dari stuasi yang melengkapainya, artinya iptek selalu berkembang dalam suatu ruang budaya. Berdasarkan uraian diatas maka yang menjadi permasalahan adalah bagaimana urgensi tentang penegasan Pancasila sebagai dasar nilai pengembnagan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Posts made by Belda Amareta
S1 Farmasi -> Forum Komentar
by Belda Amareta -
Etika terbagi menjadi 2 jenis yaitu etika umum dan etika khusus.Etika khusus terbagi menjadi etika sosial dan etika individu.
Etika identik dengan nilai,moral,dan norma.
Nilai adalah kemampuan yang dipercaya yang ada pada suatu benda untuk memuaskan sifat manusia dari suatu benda yang menyebabkan menarik minat seseorang atau kelompok.Jadi nilai itu adalah sifat dan kualitas yang melekat pada objek.Contoh dari nilai adalah nilai kehidupan dan nilai kenikmatan.
Norma adalah perwujudan martabat manusia sebagai makhluk.contohnya adalah norma agama dan norma kesusilaan.Moral adalah ajaran tentang hal yang baik dan buruk yg menyangkut tingkah laku dan perbuatan manusia.Moral dapat berupa kesetiaan dan kepatuhan terhadap nilai dan norma yang mengikat kehidupan bermasyarakat,berbangsa dan bernegara
Etika identik dengan nilai,moral,dan norma.
Nilai adalah kemampuan yang dipercaya yang ada pada suatu benda untuk memuaskan sifat manusia dari suatu benda yang menyebabkan menarik minat seseorang atau kelompok.Jadi nilai itu adalah sifat dan kualitas yang melekat pada objek.Contoh dari nilai adalah nilai kehidupan dan nilai kenikmatan.
Norma adalah perwujudan martabat manusia sebagai makhluk.contohnya adalah norma agama dan norma kesusilaan.Moral adalah ajaran tentang hal yang baik dan buruk yg menyangkut tingkah laku dan perbuatan manusia.Moral dapat berupa kesetiaan dan kepatuhan terhadap nilai dan norma yang mengikat kehidupan bermasyarakat,berbangsa dan bernegara
S1 Farmasi -> forum diskusi
by Belda Amareta -
Pada saat ini bangsa Indonesia seolah terjebak pada arus kebebasan individu yang mengatasnamakan demokrasi. Akhirnya terombang-ambing dikarenakan lupa akan tujuan yang ingin dicapai, bangsa indonesia seolah kehilangan identitas dan jati dirinya.
Kita sebagai masyarakat Indonesia mengakui Pancasila sebagai falsafah bangsa, dasar negara, ideologi bangsa dan negara, jati diri serta perekat dan pemersatu bangsa. Tapi kenyataanya menunjukkan bahwa terkadang kita melupakan dan mengabaikan kesepakatan dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam Pancasila.
Kita sebagai masyarakat Indonesia mengakui Pancasila sebagai falsafah bangsa, dasar negara, ideologi bangsa dan negara, jati diri serta perekat dan pemersatu bangsa. Tapi kenyataanya menunjukkan bahwa terkadang kita melupakan dan mengabaikan kesepakatan dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam Pancasila.
S1 Farmasi -> Forum diskusi
by Belda Amareta -
Individualitas dan sosialitas adalah realitas keseharian manusia atau faktisitas yang tak terelakan dalam diri manusia. Dalam Mewujudkan dimensi individualitas dan sosialitasnya tersebut manusia Dituntut untuk mengghayati norma-norma escimbangan delam relasi degan sesamanya. Internalisasi norma-norma keseimbangan merupakan Bagan Dari Dari Penghayatan eksistensi manusia sebagai makhluk individu sepaligus sosial, makhluk yang memiliki sosialitas individu sepaligus memiliki sosialitas.
S1 Farmasi -> Forum diskusi
by Belda Amareta -
Individualitas dan sosialitas adalah realitas keseharian manusia atau faktisitas yang tak terelakan dalam diri manusia. Dalam Mewujudkan dimensi individualitas dan sosialitasnya tersebut manusia Dituntut untuk mengghayati norma-norma escimbangan delam relasi degan sesamanya. Internalisasi norma-norma keseimbangan merupakan Bagan Dari Dari Penghayatan eksistensi manusia sebagai makhluk individu sepaligus sosial, makhluk yang memiliki sosialitas individu sepaligus memiliki sosialitas.