གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ BAGUS ADI SAPUTRA

Nama : Bagus Adi Saputra
NPM : 2113053147

Soft skill adalah atribut pribadi atau yang biasanya disebut kemampuan interpersonal yang dibutuhkan dalam pekerjaan. Soft skill ini lebih menunjukkan bagaimana cara seseorang untuk berinteraksi dengan orang lain misalnya komunikasi, presentasi, berfikir kritis dan dalam publik speaking. Hard skill merupakan skill yang mengacu pada pengetahuan dan juga kemampuan terkait dengan pekerjaan yang dibutuhkan oleh karyawan untuk melakukan tugas pekerjaan secara efektif misalnya kemampuan dalam membuat desain dan kemampuan lainnya yang leboh terstruktur dan bisa dipelajari.
Nama : Bagus Adi Saputra
NPM : 2113053147

Pada video tersebut dijelaskan tentang penanaman nilai dan moral melalui 8 fungsi keluarga

1. Fungsi Agama
Yang pertama fungsi agama didalamnya tersapat nilai moral yaitu keimanan, ketaqwaa, kejujuran, bersyukur, kepedulian, tenggang rasa, kerajinan, kesalehan, ketaatan, suka menolong, kedisiplinan, kesabaran, dan kasih sayang. Keluarga sebagai fungsi agama berarti orang tua juga berperan penting dalam mengajarkan agama kepada anaknya. Misalnya dengan mengajarkan mengaji dan mengajarkan kitab.
2. Fungsi Sosial Budaya
Di dalam fungsi sosial budaya ini terdapat nilai yang terkandung di dalamnya yaitu gotong royong, sopan santun, kerukunan, kepedulian, kebersamaan, toleransi, dan kebangsaan. Dalam fungsi sosial budaya, keluarga memiliki peran penting untuk menanamkan pola perilaku dengan orang lain di sekitarnya, misalnya dengan mengajarkan gotong royong dalam membersihkan lingkungan sekitar dan saling toleransi terhadap perbedaan budaya.
3. Fungsi Cinta Kasih
Nilai moral yang terkandung dalam fungsi cinta kasih yaitu empati, keakraban, keadilan, pemaaf, kesetiaan, pengorbanan, suka menolong, dan bertanggung jawab. Jadi, dalam fungsi ini ditanamkan nilai yang utama yaitu tanggung jawab yang harus ada dalam diri individu.
4. Fungsi Perlindungan
Nilai moral yang terkandung dalam fungsi perlindungan adalah pemaaf, tanggap, ketabahan. Dalam fungsi ini, keluarga menjadi tempat ternyaman sebagai pelindung.
5. Fungsi Reproduksi
Nilai moral yang terkandung yaitu bertanggung jawab, kesehatan, keteguhan. Dalam hal ini, anak harus diajarkan sejak dini terkait pendidikan seks sebagai bekal mereka untuk menghargai lawan jenis dan bisa teratur dalam bertindak.
6. Fungsi Sosialisasi dan Pendidikan
Nilai moral dalam fungsi ini adalah percaya diri, keluwesan, kebanggaan, kerajinan, kreativitas, bertanggung jawab, bekerja keras. Dalam hal ini, keluarga menjadi tempat pertama sebagai tempat dalam bersosialisasi dan dalam proses pendidikan.
7. Fungsi Ekonomi
Nilai moral yang terkandung dalam fungsi ini yaitu hemat, ketelitian, disiplin, kepedulian, dan keuletan.
8. Fungsi Pemeliharaan Lingkungan
nilai yang terkandung dalam fungsi ini adalah kebersihan dan kedisiplinan.
Nama : Bagus Adi Saputra
NPM : 2113053147

Dalam video tersebut ditampilkan mengenai proses pembelajaran yang dilakukan di salah satu sekolah, dimulai dengan penguatan karakter yang dilakukan oleh guru sebagai langkah awal proses pembelajaran, proses belajar mengajar terlaksana dengan baik namun ketika sedang fokus dalam pembelajaran tiba tiba salah seorang siswa melemparkan kertas kepada siswa lain bahkan lemparannya pun sampai ke depan kelas dan diketahui oleh guru maka ini sebagai bentuk ketidak sopanan siswa di dalam kelas akibat dari kurangnya moral siswa, dalam hal ini juga guru langsung mengambil sikap tegas kepada siswanya dengan menyuruh si pelempar untuk keluar dari kelas, memang yang terlihat seperti kurang efektif ketika siswa disuruh untuk keluar kelas karena akan ada pelajaran yang akan terlewat yang tidak tersampaikan kepada siswa tersebut, tetapi hal ini sebagai bentuk atau efek jera yang diberikan kepada siswa supaya mereka lebih bisa menghargai gurunya ketika sedang melaksanakan pembelajaran dengan memperhatikan apa yang guru mereka sampaikan.
Nama : Bagus Adi Saputra
NPM : 2113053147

Dalam video tersebut dijelaskan terlebih dahulu mengenai pengertian pendidikan dan moral. Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan manusia, pendidikan merupakan upaya untuk mengubah perilaku dan mengembangkan kemampuan yang ada. Moral adalah ajaran tentang baik dan buruknya sikap dan kewajiban yang diterima oleh umum, jadi pendidikan moral adalah suatu proses untuk menanamkan baik dan buruknya perbuatan untuk mencapai kebiasaan. Pendidikan moral sangat penting keberadaannya sebagai penguat perilaku peserta didik ketika di sekolah dan dapat membentuk tanggung jawab sebagai siswa.

Dalam video tersebut juga dijelaskan penyebab menurunnya moral pada anak yang dalam hal ini menyebabkan beberapa masalah seperti perundungan di sekolah maupun yang terjadi di dalam keluarga seperti kekerasan fisik. Tentunya hal tersebut dapat terjadi karena minimnya moral anak, hal ini juga karena peran guru dan orang tua yang kurang memperhatikan bagaimana kebiasaan anak dan apa yang diinginkan anak, sehingga kurang terkontrol bagaimana yang mereka lakukan. Dalam hal ini, peran guru dan orang tua sangatlah penting. Orang tua menjadi orang pertama yang anak lihat dalam perkembangan moralnya karena anak akan meniru bagaimana tingkah dan perilaku orang tuanya, lalu sebagai guru harus menjadikan role model bagi peserta didik selain itu juga pentingnya metode penanaman moral dalam pelaksanaan pelajaran. Salah satu bentuk penyelesaian dari permasalahan yang terjadi adalah dengan menasehati anak supaya tujuan yang dituju tidak menyimpang dan siswa lebih memahami bagaimana yang seharusnya dilakukan
Nama : Bagus Adi Saputra
NPM : 2113053147

Dalam jurnal tersebut dikatakan bahwa supaya anak-anak memiliki moral yang baik dan terhindar dari pelanggaran-pelanggaran moral, maka perlu adanya pembinaan nilai moral sejak dini kepada anak-anak dalam keluarga. Lingkungan keluarga merupakan tempat pertama di mana anak-anak dibesarkan, sehingga apa yang dilihat dan dirasakan oleh anak-anak dalam keluarga dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan jiwa seorang anak. Keluarga merupakan institusi pendidikan utama dan pertama bagi anak. Karena anak untuk pertama kalinya mengenal pendidikan di lingkungan keluarga, sebelum mengenal masyarakat yang lebih luas. Sebagai lingkungan pendidikan yang pertama keluarga memainkan peran yang sangat besar dalam menanamkan nilai-nilai moral kepada anak. Karena itu orangtua sebagai penanggungjawab atas kehidupan keluarga harus memberikan pendidikan dan pengajaran kepada anak-anaknya ketika di rumah.

Peranan pendidikan yang sepatutnya dipegang oleh keluarga bagi anggotaanggotanya secara umum adalah peranan yang paling pokok dibanding dengan peranan-peranan lain. Lembaga-lembaga lain dalam masyarakat, misalnya lembaga politik, ekonomi, kebudayaan dan lain-lain tidak dapat memegang peranan itu. Keluarga menjadi tempat bagi anak untuk semakin meningkatkan moralnya. Moral sangat penting bagi tiap-tiap orang, tiap bangsa. Karena pentingnya moral tersebut ada yang mengungkapkan bahwa ukuran baik buruknya suatu bangsa tergantung kepada moral bangsa tersebut. Apabila bangsa tersebut moralnya hancur, maka akan hancurlah bangsa tersebut bersama moralnya.