Jessica Amelia Putri
2113053029
Analisis Jurnal Berjudul "PENDEKATAN PENDIDIKAN NILAI SECARA KOMPREHENSIF SEBAGAI SUATU ALTERNATIF PEMBENTUKAN AKHLAK BANGSA"
Pendidikan nilai dengan pendekatan konprehensif dipandang sesuai uotuk di terapkan, karena pada masa sekarang ini kehidupan sudah selnakin komplek dan perubahan di segal a segi kehidupan berlangsung dengan sangat cepat.Istilah komprehensif yang digunakan dalam pendidikan nilai Inencakup berbagai aspek. Pertama, isi pendidikan nilai harns kOlnprehensif, meliputi semua pemsalahan yang berkaitan dengan nilai mulai pilihan nilai-nilai yang bersifat pribadi sampai pertanyaan-pertanyaan yang mengenai etika secara umum. Kedua, metode pendidikan nilai juga hams komprehensif, tennasuk didalamnya inkulkasi (penanaman) nilai, pemberian teladan, dan penyiapan generasi muda agar dapat mandiri dengan mengajarkan dan tnemfasilitasi pembuatan keputusan moral secara bertanggung jawab dan keterampilan- keterampilan hidup yang lain. Ketiga, Pendidikan nilai hendaknya terjadi dalcim keseluruhan proses pendidikan . di kelas, dalam kegiatan ekstTakurikuler, dalam proses bimbingan dan penyuluhan, dalatn upacara-upacara pemberiaan penghargaan ~ dan semua aspek kehidupan. Beberapa contoh mengenai hal ini misalnya kegiatan belajar keleompok, penggunaan bahan-bahan bacaan dan topik-topik tulisan mengenai "kebaikan ",peenggWlaan strategi klarifikasi nilai dan dilema moral, pemberian teladan "tidak merokok", "tidak korup", "menyanyangi sesama makhluk Allah",dansebagainya.yang terakhir, pendidikan nilainya hendaknya terjadi melalui kehidupan dalmn masyarakat. Orang tua, lembaga keagatnaan, penegak hukwn, polisi, organisasi kemasyrakatan, semua per)u berpartisipasi dalam pendidikan nilai. Konsistensi selnua pihak dalam melaksanakan pendidikan niali mempengaruhi kualitas moral generasi tnuda (Kirschenbaum, 1995: 9-10).DiIiIlat dari segi materinya., pendidikan nilai dan moral Indonesia sudah cukup komprehensif, karena·nilai-nilai fundamnetal yang dapat tnentuntun kaarah pencapaian kebahagiaan dunia dan akhirat untuk seluruh wnat manusia telah di sampaiklan kepada subjek didik di semua jenjang pendidikan, meJaJui Pendidikan Agmna dan Pendidikan Moral Pancasila. Namun dari segi metode dan strateginya, Inasih banyak kelemahan yang perlu diatasi.Ada empat macam substansi pendidikan nilai yang disebut sebagai gerakan utama pendidikan nilai di Amerika Serikat, yaitu:
1.Realisasi nilai
Realisasi nilai merupakan istilah yang
diutarakan oleh Sidney Simon pada tahun 1980. Hal iill tnerupakan gerakan utatna yang pertama dalam bidang pendidikan nilai. Semua pendekatan untuk menolong individu menentukan, menyadari, mengimplelnen- tasikan, bertindak dan mencapai nilai-nilai yang mereka yakini dalam kehidupan,
tennasuk pendekatan realisasi nilai.
2.Pendidikan Watak
Tujuan pendidikan watak adalah
mengajarkan nilai-nilai yang diterima secara luas sebagai landasan perilaku yang baik dan bertanggung jawab. Nilai-nilai ini juga digambarkan sebagai perilaku moral.
3.Pendidikan Kewarganegaraan
Pendidikan nHai atau moral juga
ditunjukan uotuk mengajaekan nilai-nilai yang menjadi dasar negara, yang menjadi dasar hukuln dan politik.
4. Pendidikan Moral
Gerakan yang keempat dalam pendi-
dikan nitai ·dan pendidikan Inoral dapat diberi nama secara eksplisit" pendidikan moral". Pendidikan moral mencakup penge- tahuan, sikap, kepercayaan, ketrampilan, dan periJaku yang baik, jujur, dan penyayang dapat dinyatakan dengan istilah" bennoral".
Pendidikan dan moral yang terlalu berfokus pada pengembangan kognitif tingkat rendab~ perlu dilengkapi denagan pengembangan kognitif tingkat tinggi sampai subyek didik memiliki ketrampilan membuat keputusan moral yang tepat secara mandiri .. memiliki komitmen yang tinggi untuk bertindak selaras dengan keputusan moral tersebut, memilki kebiasaan (habit) untuk melakukan tindakan bennoral. Dengan kata lain, pendidikan nilai dan moral hendaknya dapat mengembangkan 8ubjek didik secara holistik, yang mencakup pengembangkan kecerdasan intelektual, emosional, dan spritual, pendekatan pendidikan nilai dan moral yang masih bemuansaindoktrinasi periu diinovasi dengan pendekatan komprehensif