གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Iqbal Inggil Anggono

PSTI B MKU PKN -> FORUM ANALISIS VIDEO

Iqbal Inggil Anggono གིས-
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri
Nama : Iqbal Inggil Anggono
Npm : 2115061063
Kelas : PSTI B

Hasil analisa saya mengenai video tersebut adalah Integrasi nasional merupakan proses penyatuan berbagai perbedaan-perbedaan yang ada pada masyarakat sehingga menjadi selaras dalam sebuah bangsa. Perbedaan tersebut meliputi suku, budaya, bahasa, ras, agama, dan faktor kebangsaan lain. Indonesia sebagai bangsa heterogen merupakan bangsa yang mempunyai keberagaman suku, budaya, ras, dan agama. Keberagaman tersebut adalah lokalitas, etnisitas, dan agama. Namun sayangnya kemajemukan nasional ini menjadi faktor penghambat dalam integarasi nasional. Faktor pendorong integrasi nasional adalah sejarah (sumpah pemuda), keinginan bersatu, cinta tanah air, rela berkorban, dan konsensus nasional.

PSTI B MKU PKN -> FORUM JAWABAN ANALISIS JURNAL

Iqbal Inggil Anggono གིས-
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri
NAMA : IQBAL INGGIL ANGGONO
NPM : 2115061063
KELAS : PSTI B

Saya akan menyampaikan hasil analisis mengenai jurnal yang berjudul " KEARIFAN BUDAYA LOKAL PEREKAT IDENTITAS BANGSA ".

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang sangat amat kaya dengan keberagaman. Hal ini menjadi suatu identitas nasional bangsa Indonesia.
Kearifan lokal merupakan elemen budaya yang harusdigali, dikaji, dan direvitalisasikan karena esensinya begitu penting dalam penguatan fondasi jati diri bangsa
dalam menghadapi tantangan globalisasi. Pada era globalisasi ini, permasalahan kesadaran kolektif lokal dan identitas nasional dalam era
globalisasi sangat relevan diwacanakan. Tuntutan yang demikian sering memicu permasalahan krusial, sehingga dapat mengancam keutuhan dalam hidup
bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Ahli ilmu kemasyarakatan bangsa asing yang menganggap semboyan “ Bhineka Tunggal
Ika” sesungguhnya masih lebih merupakan suatu cita-cita yang masih harus diperjuangkan oleh segenap bangsa Indonesia
daripada sebagai kenyataan yang benar-benar hidup di dalam masyarakat. Dalam kata lain, ahli bangsa asing menganggap bahwa Indonesia masih belum dalam bentuk kesatuan. Oleh karena itulah memahami kebudayaan Indonesia dari berbagai segi penting artinya dalam rangka menemukan integrasi sebagai unsur penting dalam usaha persatuan bangsa.

Indonesia sebagai negara bangsa yang multietnis dan multikultural memang sejak awal berdirinya mengandung masalah legitimasi kultural. Kesenjangan, ketidakadilan, kurangnya pemerataan pembangunan, tirani minoritas yang terjadi di berbagai wilayah di tanah air dalam kenyataannya telah memicu terjadinya konflik sosial di berbagai wilayah di Indonesia. Patut disyukuri bahwa hubungan antar suku bangsa dan golongan yang ada di wilayah NKRI ini, belum seburuk seperti di beberapa negara lain, namun potensi terpendam untuk konflik karena masalah ketegangan antar suku bangsa dan golongan tidak bisa diabaikan demikian saja. Modal budaya
Indonesia terdiri dari kebudayaan-kebudayaan asli yang tersebar dalam kehidupan masyarakat daerah di Indonesia yang mencerminkan keberagaman, termasuk puncak-puncak kebudayaan daerah yang terhitung sebagai kebudayaan bangsa, sesuai dengan isi pasal 32 UUD 1945. Oleh karena itu “kebudayaan bangsa adalah kebudayaan yang timbul sebagai buah usaha budinya rakyat Indonesia seluruhnya”. Istilah “rakyat Indonesia seluruhnya” sesungguhnya di dalamnya terimplisit suatu pernyataan bahwa kebudayaan salah satu suku bangsa belum dapat dikatakan kebudayaan nasional.
Pada era globalisasi dewasa ini muncul upaya-upaya untuk membangkitkan kembali atau pemberdayaan, pelestarian dan pengembangan adat istiadat dan peran dari lembaga-lembaga adat. Perlu adanya komitmen untuk meningkatkan kesadaran kolektif bersama sehingga semakin kuat tumbuhnya kesadaran identitas nasional Menggunakan nilai-nilai budaya lokal untuk menjawab berbagai tantangan inilah sebagai wujud nyata revitalisasi budaya lokal itu. Bahkan tidak hanya mampu menjawab berbagai tantangan ke depan, namun kearifan lokal itu dapat dijadikan sebagai perekat sekaligus memperkokoh identitas bangsa.

Sekian hasil analisis dari saya, terima kasih.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

PSTI B MKU PKN -> FORUM JAWABAN ANALISIS VIDEO

Iqbal Inggil Anggono གིས-
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri.
NAMA : IQBAL INGGIL ANGGONO
NPM : 2115061063
KELAS : PSTI B

Saya akan menyampaikan hasil analisis mengenai video yang berjudul “Identitas Nasional”.

Identitas nasional memiliki tujuan utama yakni sebagai alat untuk mempersatukan bangsa. Seperti kita ketahui bahwa bangsa Indonesia memiliki berbagai macam suku, dengan suku jawa yang hampir setengahnya , sekitar 40,22 persen. Meskipun begitu identitas bangsa Indonesia bukan suku jawa saja, karena indentitas nasional digunakan sebagai merek untuk mempersatukan keberagaman Idonesia tersebut.
Identitas Indonesia tercantum dalam kontitusi Indonesia yaitu UUD 1945 pasal 35 dan 36C, identitas nasional yang menunjukan jati diri nasional adalah bahasa indonesia,bendera sang merah putih,lagu kebangsaan yaitu indonesia raya,lambang negara yaitu pancasila,semboyan negara yaitu "Bhineka tunggal Ika",dasar falsafah yaitu pancasila,konstitusi hukum yaitu UUD 1945,bentuk negara kesatuan republik Indonesia,konsepsi wawasan nusantara,dan kebudayaan daerah yang telah diterima nasional.

Sekian hasil analisis dari saya, terima kasih.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh