Posts made by Gibran Alfarabi Gibran Alfarabi

Nama : Gibran Alfarabi
NPM : 2115061034
Kelas : PSTI A

Berdasarkan jurnal yang berjudul Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa, dapat dianalisa bahwa realitas sosial bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa dengan kebudayaannya masing-masing. Kebudayaan Indonesia berakar dari kebudayaan etnik (lokal) di Indonesia yang memiliki keragaman, motto “Bhinneka Tunggal Ika” menjadi bingkai dalam memahami isi (nilai) kebudayaan.

Multikulturalisme dapat dimaknai sebagai sebuah kepercayaan yang menyatakan bahwa kelompok-kelompok etnik atau budaya dapat hidup berdampingan secara damai dalam prinsip coexistence yang ditandai oleh kesediaan menghormati budaya lain. Multikulturalisme merupakan sebuah formasi sosial yang membukakan jalan bagi dibangunnya ruang-ruang bagi identitas yang beragam dan sekaligus jembatan yang menghubungkan ruang-ruang itu untuk sebuah integrasi. Di tengah-tengah gelombang perubahan akibat kapitalisme, modernism, dan globalisme, konflik antar budaya tradisional dan budaya modern tidak dapat dihindarkan walaupun sinergi dan adaptasi unsur tradisional dengan unsur modern merupakan fakta kultural yang tidak terbantahkan. Kearifan lokal merupakan bagian dari kebudayaan, bahkan mungkin dapat dianggap sama dengan cultural identity yang dapat diartikan dengan identitas atau kepribadian budaya suatu bangsa.

Menurut Poespowardojo, menyebutkan bahwa sifat-sifat hakiki kearifan lokal adalah:
1. Mampu bertahan terhadap budaya luar.
2. Memiliki kemampuan mengakomodasi unsur-unsur budaya luar.
3. Mempunyai kemampuan mengintegrasi unsur-unsur budaya luar ke dalam kebudayaan asli.
4. Mampu mengendalikan.
5. Mampu memberikan arah pada perkembangan budaya.

Indonesia sebagai negara bangsa yang multietnis dan multikultural memang sejak awal berdirinya mengandung masalah legitimasi kultural. Kearifan lokal sebagai pusaka budaya menempati posisi sentral sebagai inspirasi dalam penguatan jati diri atau indetitas kultural.

Terdapat lima sumber konflik antara suku-suku bangsa atau golongan yaitu:
a. Konflik bisa terjadi kalau warga dari dua suku bangsa masing-masing bersaing dalam hal mendapatkan lapangan mata pencaharian hidup yang sama.
b. Konflik bisa terjadi kalau warga dari satu suku bangsa mencoba memaksakan unsur-unsur dari kebudayaannya kepada warga dari suatu suku bangsa lain.
c. Konflik yang sama dasarnya, tetapi lebih fanatic dalam wujudnya, bisa terjadi kalau warga dari satu suku bangsa mencoba memaksakan konsep-konsep agamanya kepada warga dari suku bangsa lain yang berbeda agama.
d. Konflik terang akan terjadi kalau satu suku bangsa berusaha mendominasi suatu suku bangsa lain secara politis.
e. Potensi konflik terpendam ada dalam hubungan antara suku-suku bangsa yang telah bermusuhan secara adat.

Penting untuk disadari bahwa bangsa Indonesia mewarisi berbagai kekayaan alam, kekayaan hayati, dan kekayaan keanekaragaman sosiokultural. Kekayaan ini merupakan modal dasar yang harus dikelola untuk kesejahteraan masyarakatnya. Kearifan lokal sebagai modal budaya Indonesia diharapkan mampu menumbuhkembangkan identitas ke-Indonesiaan, menjadi referensi dalam mengembangkan wawasan kebangsaan, membangun bobot kualitas manusia dan bangsa Indonesia, kemuliaan harkat dan martabat bangsa yang memancar ke dalam bagi keadaban warga negara bangsa dan ke luar dalam membangun citra dan pergaulan antar bangsa dalam bingkai diplomasi kebudayaan.

Maka dari itu dengan adanya konflik di atas, perlu adanya upaya memulihkan dan membangkitkan kembali ingatan dan kesadaran kolektif masyarakat lokal dengan ciri dan identitas budayanya masing-masing, sementara di pihak lain perlu adanya komitmen untuk meningkatkan kesadaran kolektif bersama sehingga semakin kuat tumbuhnya kesadaran identitas nasional yang memang telah ada sejalan dengan perkembangan historis bangsa.
Nama : Gibran Alfarabi
NPM : 2115061034
Kelas : PSTI A

Berdasarkan video mengenai Identitas Nasional diatas, dapat dianalisis bahwa identitas nasional merupakan hal yang mendasari suatu negara serta menjadikannya berbeda dengan negara lain. Identitas nasional menggambarkan siapa diri kita sebenarnya dan identitas nasional menjadi penting demi terjaganya keutuhan bangsa. Terdapat 4 unsur identitas nasional:

1. Suku bangsa, suku bangsa adalah golongan sosial yang khusus bersifat askriptif yang ada sejak lahir. Indonesia adalah salah satu negara yang terdiri dari beragam suku bangsa. Dan suku bangsa sendiri merupakan salah satu unsur majemuk pembentuk identitas Indonesia.
2. Agama, bangsa Indonesia dikenal dengan bangsa yg agamis. Agama-agama yang tumbuh dan berkembang di Nusantara adalah Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu.
3. Kebudayaan, kebudayaan adalah pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang isinya adalah perangkat atau model pengetahuan yang secara kolektif digunakan untuk menafsirkan dan memahami lingkungan yang dihadapi dan digunakan sebagai rujukan atau sebagai pedoman untuk bertindak sesuai lingkungan yang dihadapi.
4. Bahasa, bahasa merupakan unsur pendukung identitas nasional yang lain. Bahasa dipandang sebagai sistem perlambang yang secara arbiter dibentuk atas unsur-unsur bumi maupun ucapan manusia, dan juga digunakan sebagai sarana berinteraksi antar manusia baik secara lisan, tulisan, gerakan, dan isyarat.

Identitas nasional Indonesia tercantum dalam konstitusi Indonesia yaitu UUD 1945 pasal 35 dan 36C. Identitas nasional yang menunjukkan jati diri Indonesia diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Bahasa Indonesia, sebagai bahasa nasional dan bahasa persatuan.
2. Bendera Merah Putih, sebagai bendera negara.
3. Indonesia Raya, sebagai lagu kebangsaan.
4. Pancasila, sebagai lambang negara.
5. Bhinneka Tunggal Ika, sebagai semboyan negara.
6. Pancasila, sebagai dasar falsafah negara.
7. UUD 1945, sebagai konstitusi hukum dasar negara.
8. Bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat.
9. Konsepsi Wawasan Nusantara.
10. Kebudayaan daerah yang telah diterima sebagai kebudayaan nasional.

Setiap Negara memiliki identitas nasional yang berbeda-beda. Hal ini sama seperti manusia, memiliki identitas yang berbeda setiap individunya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui identitas nasional bangsa Indonesia agar dapat meneruskan warisan nenek moyang serta menjaga identitas bangsa.